
10. BANDARA
"Kalian sedang apa di sini?" Tanya Kak Cibot.
"Kita mau liburan ke Milan kak jadi ke sini dulu." Kata Endri sambil makan es krim nya.
Sambung Kak Cibot, "berdua saja?"
Difa menjawab, "Papa dan Mama lagi istrirahat kak di hotel Bandara."
"Kaka dari Indonesia iya?" Tanya Endri daritadi melihat Kak Cibot.
"Iya,kaka dari Indonesia. Dulu pernah ketemu sama kakakny Enri." Jawab Kak Cibot.
"Loh, Kak Cibot juga kok bisa ada di sini?" Tanya Difa.
"Iya, ayah kaka kerja di sini. Mumpung liburan jadi ke sini sama ibu." jawab Kak Cibot.
"Enak donk Kak, ke luar negeri terus." Ucap Endri.
"Iya enak, nanti Enri mau kakak ajak juga kalo liburan ke sini." Ajak Kak Cibot.
"Boleh-boleh kak, es krim di sini enak banget." Endri tersenyum.
"Kak Cibot orang tuanya dimana?" Tanya Difa.
"Lagi dibawah urus bagasi, paling ntar lagi selesai." Jawab Kak Cibot.
Tidak lama handphone Difa bunyi.
Difa mengakatnya, yang menelepon Mama Difa.
Menanyakan mereka dimana.
Setelah telepon di tutup, mereka bertiga melanjutkan bercerita.
"Difa, sekarang sudah SMP berarti iya? Kemaren masih SD pas ketemu di halte." Ucap Kak Cibot.
Difa menjawab sambil melihat Kak Cibot, "iya kak, sudah SMP sekarang kalau kak Cibot?"
__ADS_1
"Kakak kelas 3 SMK sekarang Difa, ini Enri kelas berapa? Terus Difa SMP mana sekarang?" Tanya Kak Cibot.
"SMP Panda kak, ini Enri sekarang kelas 4 kak." jawab Difa.
Tidak lama Papa dan Mama Difa datang.
"Ini siapa Difa, orang Indonesia nak?" tanya Papa Difa.
"Saya Anggara, Om. Iya saya orang Indonesia." jawab Kak Cibot.
"Disini liburan juga nak?" tanya Papa Difa.
"Iya Om, kebetulan ayah kerja di sini." jawab Kak Cibot.
"Kerja di perusahaan mana?" tanya Papa Difa lagi.
"Kerja di perusahaan Tutul Om." Jawab Kak Cibot.
"Wah, keren itu perusahaan minyak asing." Kata Papa Difa.
Tiba-tiba ada pengumuman untuk pesawat Difa.
"Anggara kita naik pesawat dulu ya. Terimakasih sudah jaga anak-anak Om." Kata Papa Difa sambil menggandeng Enri.
"Iya om sama-sama, hati-hati Endri, Difa, Om dan Tante." Jawab Kak Cibot.
Lalu mereka meninggalkan kak Cibot dan melambaikan tangan ke kak Cibot.
Tidak lama keluarga Difa pergi, orang tua Kak Cibot datang.
"Lama ga sayang nunggu kita" Ucap Ibu kak Cibot.
"Ga kok bu, tadi ada orang Indonesia juga di sini. Cibot jadi ada teman ngobrol." Jawab Kak Cibot.
"Mana sayang, ibu mau kenalan." Ucap Ibu Kak Cibot.
"Sudah pergi bu, soalnya mereka transit saja mereka mau ke Milan." Kata Kak Cibot.
"Ya sudah kita samperin ayah yuk." Ajak Ibu Kak Cibot.
__ADS_1
*Difa dan keluarganya melanjutkan perjalanan panjangnya.
"Pah, kaka tadi baik loh belikan kita es krim." kata Enri.
"Baik banget ya sayang kakaknya. " Jawab Papa Difa tersenyum
Pesawat terbang melaju..
Pesawat sampai di Milan.
Ada pengumuman" I passeggeri sono arrivati, benvenuti a Milano."
"Alhamdulillah, anak-anak kita sudah sampai." Kata Mama Difa.
"Alhamdulillah. " kata Difa dan Endri.
Sesampai di bandara mereka mengambil barang bagasi dan menuju keluar bandara yang sudah di sambut keluarga mereka, dan mereka berpelukan.
"Wah Difa dan Endri sudah besar ya, yang satu cantik yang satu ganteng. Sehat semuakan ya?" Ucap Tante Rosa.
"Sehat tante. Tante bisa aja, Raline juga cantik banget" kata Difa sambil melirik ke Raline.
Mereka masuk ke dalam mobil Tante Rosa.
Tante Rosa adalah pengusaha kain di Milan, dan Om Rui adalah usaha perkebunan anggur.
"Rui mana, Ros? " Tanya Mama Difa.
"Rui lagi di Tuscany di sana lagi panen Anggur kak. Nanti tante ajak ke sana ya," jawab Tante Rosa
Hore sorak Difa dan Endri
*Bersambung
Gambar Dubai International Airport.
__ADS_1