Kehidupan Difa

Kehidupan Difa
PERTANDINGAN DI MULAI


__ADS_3

31. PERTANDINGAN DI MULAI


Flashback.


Episode sebelumnya pertandingan Taekwondo Cup sudah di mulai. Papa, Mama dan Enri juga datang untuk menonton. Kak Cibot juga hadir di pertandingan tersebut.


Difa mendatangi keluarganya. Difa senang sekali orang tua dan adiknya datang. Difa memeluk mereka.


Dari jauh Kak Cibot dan Kak Juli melihat Difa bersama orang tuanya.


Pertandingan sudah di mulai, Difa di panggil saboemnya untuk latihan di luar GOR. Difa keluar GOR meninggalkan keluarganya yang sedang di dalam GOR.


Di luar GOR, banyak pemandangan atlet lainnya sedang latihan di luar GOR. Difa mencari klubnya, saat mencari klubnya bertemu Kak Juli. Mereka lalu mencari bersama.


Mereka melihat klub mereka di dekat patung atlet-atlet yang berasal dari kampus tersebut. Kak Yani yang melihat mereka datang bersamaan tampak kesal.


Klub Chagi berlatih bersama, Kak Juli dapat urutan kelima dalam pertandingan.


***


Sejam kemudian, saatnya Kak Juli kembali masuk ke dalam stadion. Kak Juli di temani Saboem Yosep.


Mereka lalu masuk ke dalam GOR.

__ADS_1


Kak Yani penasaran ingin menonton pertandian Kak Juli, dia lalu izin ke saboem untuk menonton ke dalam. Saboem Billy mengizinkan dan meminta Difa juga masuk ke dalam menemani Kak Yani menonton.


Difa mengangguk dan ikut berjalan bersama Kak Yani. Kak Yani makin kesal karena dia ingin menonton sendiri atau teman lainnya yang jelas bukan Difa.


Mereka masuk ke dalam GOR, di sana Kak Juli berada di pinggir lapangan sedang memakai perlengkapan taekwondo. Kak Yani mendekati Kak Juli.


"Semangat ya Jul!" sorak Kak Yani.


"Iya terima kasih. Difa nggak semangatin juga?" jawab Kak Juli bercanda, mendengar itu Difa hanya mengacungkan jempolnya. Perlengkapan sudah di pakai, Kak Juli ke tengah lapangan.


Suara teriakan dukungan dari kedua kubu, serasa bergetar GOR tersebut. Wasit meniupkan peluit, waktunya pertandingan di mulai.


Musuh Kak Juli menendang duluan, kena badan Kak Juli. Skor sekarang 1-0, Kak Juli balas menendang, skor menjadi 1-1.


Lawan Kak Juli tidak mau kalah dia menyerang dua kali ke arah pelindung badan Kak Juli dan kena semua, lawan Kak Juli mendapat nilai 2 poin. Skor sekarang 3-4. Kak Juli masih unggul.


Mereka saling menyerang dan melindungi body mereka, agar musuh tidak mendapatkan poin.


Detik-detik terakhir Kak Juli menendang kepala lawannya dan mendapatkan nilai 3 poin lagi.


Bunyi tanda bel, ronde pertama selesai.


Kak Juli menang dengan skor 3-7.

__ADS_1


Difa, Kak Yani dan pendukung Kak Juli berteriak, senang melihat Kak Juli menang.


Kak Juli ke pinggir lapangan, ada waktu 2 menit untuk istirahat.


"Mantab Jul, pertahankan ya!" ucap Saboem Yosep.


"Juli, kamu tadi keren banget," puji Kak Yani.


"Kak semangat dua babak lagi!" kata Difa.


Kak Juli minum dan bilang terima kasih semua. Dia lalu masuk ke dalam lapangan untuk memulai ronde kedua.


Ronde kedua di mulai, lawan Kak Juli langsung menendang kepala Kak Juli dan masuk. Skor sekarang 3-0. Lawan Kak Juli menendang body protector sebanyak dua kali sekaligus, lawan Kak Juli mendapatkan poin 2. Skor sekarang 5-0.


Mereka saling menyerang, sampai waktu tersisa 10 detik lagi. Kak Juli menendang memutar mengarah kepala ke lawannya dan kena, Kak Juli mendapatkan 4 poin. Skor sekarang 5-4. Waktu habis, Kak Juli kalah beda 1 poin.


Terdengar suara anak-anak dari klub Chagi menonton dari pinggir lapangan. Difa yang memanggil mereka untuk menyemangati Kak Juli.


Kak Juli ke pinggir lapangan, mereka bersorak.


"Yo ayo...! ayo Juli menang, kita yakin Juli pasti menang."


Mendengar itu Kak Juli bersemangat sekali dan melanjutkan pertandingan ronde ketiga.

__ADS_1


__ADS_2