
Keesokan harinya di kamar Raline. Difa sedang menyisir rambut Raline. Raline rambutnya lurus panjang dan halus. Raline cerita kalau di daerah Tuscany banyak pemandangan bagus selain di perkebunan anggurnya. Difa mendengar itu semangat untuk jalan-jalan. Tiba-tiba ada bunyi ketukan pintu.
Difa membuka pintu, ternyta Enri yang datang.
Foto Raline dan Difa
"Kak Difa, Kak Raline ayo sarapan sudah ditungguin sama yang lain." Ajak Endri sambil menoleh ke arah ruang makan.
Lalu mereka keluar kamar dan menuju ruang makan.
Di ruang makan.
"Enri dan Difa ini makanan khas Tuscany dimakan yang banyak ya."Kata Tante Rosa sambil memberi sendok kepada Difa dan Enri.
Difa dan Endri mencicipinya.
"Wah tante ini enak sekali spagetinya, gede-gede lagi." Ucap Endri sambil menyatap makannya.
"Ini Tante Rosa dan Om Rui loh Endri yang buat sudah cocok buka rumah makan ."Canda Mama Difa.
"Itu nama ny Pici Endri, nanti kalau Endri mau tante buatkan setiap hari." Balas Tante Rosa tersenyum.
"Kalau ini sup apa tante nama nya enak banyak rotinya." Tanya Difa sambil makan supnya.
__ADS_1
"Ini soup Ribollita Difa ciri khasnya rotinya banyak bisa di campurkan bisa di pisah Difa." Jawab Tante Rosa.
Mereka makan sampai habis semua tanpa ada sisa. Setelah makan mereka pindah ke ruang keluarga Om Rui rencananya mau mengajak mereka jalan-jalan ke daerah Kota. Difa dan Endri senang sekali.
Mereka ganti baju lalu bergegas ke dalam mobil.
Tujuan pertama mereka ke Florence. Disana ada wisata museum seni paling besar dan paling tua di Florence, bernama Galleria degli Uffizi. Museum yang berada tepat di jantung kota Florence ini dikenal sebagai salah satu museum paling populer di dunia. Beberapa koleksi utama di tempat yang satu ini adalah lukisan buatan Michelangelo, Boticelli, Raffaelo, hingga sang pelukis termasyhur dunia, Leonardo da Vinci. Bangunan ini punya 45 ruangan serta 2 galeri.
Sehabis dari museum tadi, mereka ke tempat makan Gustarium. Tempat ny kecil hanya 6 meja, tetapi pizza di sana terkenal enak dan banyak macam. Endri dan Difa senang sekali. Pizzanya enak sekali, ada yang topingnya sayur-sayuran, ikan salmom, daging sapi asap dan lain-lain. Makan sampai Endri memyerah.
Raline bercerita sebenarnya masih banyak tempat bagus di sini. Tante rosa ingin mereka ke satu tempat lagi sebelum pulang ke rumah, Piazzale Michelangelo merupakan sebuah tempat yang dikhusukan untuk sebagai wahana menikmati pemandangan kota Florence yang didesain pada tahun 1869 oleh arsitek asli Florence bernama Giuseppe Poggi.
Sesampai di sana pemandangannya sangat bagus sekali, banyak orang di sana. Kata Om rui orang-orang tersebut menunggu matahari terbenam. Endri, Difa dan Raline memohon untuk melihat juga matahari terbenamnya.
Setelah melihat matahari terbenam mereka pulang ke rumah. Di perjalanan.
"Difa dan Endri bagaimana perjalanan hari ini,seneng tidak?" Tanya Om Riu.
"Seneng banget om." Jawab Difa bersorak
"Endri seneng makam pizza tadi om enak banget." Jawab Endri sambil membayangkan pizza tadi
"Ok besok sebelum ke Milan kita mampir ke sana dulu." Ajak Om Riu.
Endri bersorak , mobil mereka melaju pulang.
__ADS_1
Sepintas, tak ada yang menarik dari makanan ini, karena sangat mirip dengan spageti. Bentuknya yang lebih besar serta sausnya yang dominan rasa bawang putih menjadi ciri khas Pici.
Ribollita adalah sup sayuran kental yang dua kali direbus, terbuat dari kubis hitam dan putih, kacang putih dan sayuran lainnya, kemudian dituangkan diatas roti panggang Tuscan.
Foto Gallery degli Uffizi
Foto Gustarium
Penyajian Gustarium.
__ADS_1