
24. NEW NORMAL
**Flashback
Mama dan Papa Difa sedang mengadakan pesta bersama teman anak-anaknya. Aji meminta maaf atas kesalahan papanya ke Papa Difa**.
Saat pukul 21.00 mereka pulang ke rumah masing-masing. Anak cowok ikut ke mobil Aji yang di jemput supirnya dan anak cewek ikut ke mobil Rini. Kak Juli pulang naik go jek online. ( belum 17 taun, tidak punya sim).
Di dalam rumah mereka sambil beres-beres.
"Difa kata Juli mau ada pertandingan antar klub se provinsi apa Difa dan Enri mau ikut ?" tanya Papa Difa sambil membantu beres-beres.
"Iya pingin Pah, tapi di luar kota. Boleh ga pah?" Jawab Difa mata seperti meminta mengiyakan.
"Kalian kan mau ujian. Apa tidak menggangu kalian belajar? ucap Mama Difa.
"Dua bulan lagi mah, tapi Difa janji mah abis pertandingan Difa konsen ke ujian." Kata Difa sambil ✌🏻.
"Kalau Enri gimana? Mau ikut sayang?" Mama Difa menoleh ke Enri.
"Enri ga ikut mah, mau belajar buat ujian aja." Jawab Enri sambil makan sate yang masih ada.
Papa Difa melanjutkan "Gimana ya Difa,tapi janji abis pertandingan bener konsen ke ujian ya."
Difa menjawab "Siap pah. Difa janji."
Mama Difa akhirnya juga menyetujuinya Difa ikut pertandingan dan bekomentar Difa harus hati-hati saat pertandingan jangan sampai cidera. Difa mengiyakan mamanya dan memeluk papa mamanya.
Setelah beres-beres mereka masuk kamar tidur masing-masing.
__ADS_1
Keesokan hari, Difa dan Enri berangkat sekolah di antar Pak Ucok, sebelum pergi mereka tidak lupa sarapan dulu.
***
Kantor polisi, Papa dan Mama Difa mencabut laporannya di polisi. Pak Anggara dan anak buahnya sekarang sudah bebas. Pelaku penculik Enri juga sudah bebas
karena laporannya telah di cabut. Papa dan Mama Difa mengajak penculik tersebut makan di luar.
Saat di tempat makan.
"Mas rencana habis kejadian ini, Masnya mau ngapain? Istri di kampung mau melahirkan ya mas?" Tanya Mama Difa.
"Iya bu, rencana mau pulang bu. Nanti saya coba cari kerja di kampung aja bu, semoga ada bu " Jawabnya.
"Namanya tadi siapa mas ?" tanya Papa Difa.
"Iwan Pak" jawab Mas Iwan.
"Bbbooollleeehhh bu, saya maaauuuu bu." Ucap Mas Iwan sambil gugup sangking kagetnya.
Setelah sarapan Papa dan Mama Difa mengantarkan Mas Iwan ke rumahnya. Besok Mas Iwan langsung kerja di kantor Mama Difa.
Mas Iwan sangat bersyukur dan berterimakasih karena bertemu dengan orang baik sepertu Pak Wisnu dan Bu Dena
Setelah mengatarkan Mas Iwan, Mama Difa kembali ke kantor dan Papa Difa pulang ke rumah.
***
SMP PAN
__ADS_1
"Duh pegelnya, gara-gara kecapean di rumah Difa ni." Kata Rini menyenderkan kepalanya ke meja.
"Oh gitu, gara-gara Difa ni. Ok nanti ada acara Rini g usah di ajak." Jawab Difa memasang muka bete.
"Haha bercanda Difa, gitu aja marah. Cup cup kalo marah nanti ga cantik lagi loh." Canda Rini menggoda Difa.
Lalu mereka ketawa bersama. Guru masuk kelas; mereka mulai belajar. Hari ini ujian dadakan. Siswa serontak kaget, apalagi Rini makin sakit aja badannya pas tau ada ulangan😂.
Anak-anak yang selesai ulangan duluan boleh keluar.
Difa dan Inka sudah keluar duluan,Rini dan Tiwi masih di dalam mengerjakan Ujian.
Mereka berdua ke kantin, sesampai d kantin Difa memesan makan. Difa melihat hanya memesan minum saja. Difa jadi penasaran sama Inka kenapa Inka selama ini jarang banget jajan atau makan di kantin.
"Inka boleh nanya ga? tapi jangan marah." Ucap Difa memelankan nadanya.
Inka menjawab "bole Difa, mau tanya apa Difa?"
Difa menanyakan alasan Inka jarang beli makanan di sekolah. Inka menjawab dia selama ini hanya di beri uang saku cuma cukup buat beli minum dan ongkos pulang pergi ke sekolah misal mau makan dia harus menabung dulu atau dia dapat upah dari menyanyi dengan band nya atau kak Juli.
Difa langsung memeggang tangan Inka dan bilang kalau mau makan bilang ke Difa saja nanti di traktir. Inka tersenyum dan berterimakasih karena mempunyai sahabat yang super baik sama dia.
Tidak lama kemudian Rini dan Tiwi datang.
"Hy guys hari ini Difa traktir ya, sepertinya hari ini Difa ujiannya dapat 100 deh." Ucap Difa sambil tertawa.
"Duh ni anak sombong bener, untung baik." Jawab Tiwi sambil tertawa.
Difa lalu memanggil pelayan kantin untuk menulis pesanan teman-temannya. Inka tersenyum melihat Difa. Inka tau ini alasan Difa buat meneraktir dia.
__ADS_1
Inka membisikan telinga ke Difa bilang terimakasih. Difa membalas dengan senyuman.