Kehidupan Difa

Kehidupan Difa
TEROR SMS (2)


__ADS_3

17. TEROR SMS (2)


Sebelumnya Difa mendapatkan sms teror kalau dia mau di culik dan keluarganya harus berhati-hati, tetapi Difa tidak memberitahu keluarganya karena takut mereka cemas.


***


Tempat lain,orang yang memberi sms Difa.


"Bagaimana kamu sudah sms itu anak?" Kata seorang bapak-bapak kepada anak buahnya.


"Sudah pak tetapi sepertinya kondisi masih seperti biasa." Jawab anak buah tersebut kepada bapak itu.


"Sepertinya itu anak tidak memberitahu orang tuanya atas sms ini." Ucap anak buah lainnya.


Si Bapak itu memberikan intruksi untuk sms itu anak lagi dan bilan papahnya jangan berani macam-macam kalau tidak dia dan adenya akan diculik.


****


Rumah Difa


Setelah memasak bersama Bibi Tini, Difa duduk disamping Enri dan membuka hp. Dia kaget mendapatkan sms ancamam lagi. Difa keringat dingin, Enri melihat kakaknya dia berusaha mengintip handphone kakaknya, tetapi di halangin Difa.


Difa menyuruh adenya mandi dan dia masuk kamar.


Difa chat Rudi...

__ADS_1


👩 : Assalamualaikum... Rud, maaf ganggu.. Difa dapat sms teror lagi, gimana donk?


👨 : Walaaikumsalam wr wb. Lebih baik kasitau orang tua Difa, takutnya ini orang serius.


👩: Takut Rud.. hiks hiks..


👨: Jangan nangis Difa, tenang.. kan ada keluargaa Difa dan sahabat-sahabat Difa, oh ya Fadel jangan lupa 😜.


👩: iyyuhhhh... Coba nanti Papah Difa pulang, Difa cerita Rud. Terimakasih ya rud, sementara jangan kasitau siapa-siapa dulu.


👨: Ok, tenang aja Difa.🤐


👩: Bye.. Assalamualaikum.


👨: Waalaikumsalam wr wb.


Tidak lama, Papa dan Mama Difa datang.


"Assalamualaikum." Salam Mama Difa dan Papa Fia


"Waalaikumsalam wr wb." Jawab Difa dan Enri


"Wah, anak mama lagi makan apa ini?" Tanya Mama Difa duduk di samping Difa. Papa Enri kekamar dulu untuk mandi.


"Makan sioamay Ma, yang buat Kak Difa dan Bibi Tini loh enak banget...." Jawab Enri sambil asik makan

__ADS_1


"Mama mandi dulu ya sayang, abis itu Mama cicipin siomaynya."


"Ok Ma." Jawab Enri sambil mengacungkan jempolnya.


Tidak lama Papa Difa keluar, ikut makan siomay bersama anak-anaknya.


Saat Magrib tiba, mereka sholat Magrib berjama'ah lalu membaca Al-qur'an sampa Isya.


Saat setelah Isya, Enri mengantuk dan masuk kamarnya. Difa lalu mendatangi orang tuanua di kamar dan menceritakan kalau dia dapat sms teror. Difa menunjukan sms-sms tersebut ke orang tuanya.


Papa Difa berencana besok melaporkan ke polisi.


Difa lalu ke kamarnya bersama Mamanya, malam ini Mama Difa tidur bersama Difa.


Keesokan harinya, Papa Difa mengantar anak-anaknya ke sekolah. Setelah mengantar anak-anaknya dia ke kantor polisi untuk melaporkan sms tersebut. Polisi akan mengabari Papa Difa bila ada kabar.


***


Siang hari di sekolah Enri. Enri membeli jajanan pentolah di luar sekolah, saat dia mau masuk gerbang dia di culik orang tidak kenal. Semua orang yang melihatnya berteriak, tetapi mobil begitu kencang jadi tidak terkejar.


Saat dapat kabar Enri diculik Mama Difa pingsan, sedangakan Papa Difa langsung ke kantor polisi dan mencari anaknya keliling kota.


Difa yang di sekolah harusnya pulang sore langsung izin sekolah dan mencari adiknya.


*Flashback

__ADS_1


Pagi di sekolah Difa. Fadel menarik tangan Rudi dan mengajak Rudi ke parkiran. Fadel bertanya sedang apa kemaren bersama Difa di kantin. Rudi hanya cerita Difa sedang ada masalah tetapi dia tidak mau Rudi cerita ke yang lain. Fadel kesel, kenapa Difa cerita ke Rudi bukan dia. Dia tidak memaksa Rudi untuk menceritakan masalah Difa, karena tidak mau Difa marah nantinya.


Tebak siapa yang culik Enri ?


__ADS_2