
8. PANGGUNG SEKOLAH
"Inka, Difa pulang dulu ya." Pamit Difa.
"Cantik, tante pulang dulu ya." Kata mama Difa berpamitan kepada Inka.
Inka menyalami mama Difa.
"Tante dan Difa hati-hati iya... "
Difa dan mama Difa menuju parkiran.
Sesampai di parkiran, Difa dan mamanya ketemu Fadel teman Difa yang juara umum angkatan Difa.
"Hai Difa, Hai Tante." Fadel menyalami mama Difa.
"Mah, ini Fadel teman Difa plus saingan Difa hehehe..., dia yang juara umum angkatan Difa mah." canda Difa.
"Wah, sudah ganteng, sopan, pintar lagi. Sekaeang pasti rangking 1 iya. Selamat ya Fadel." Ucap Mama Difa.
"Terima kasih ya tante." Jawab Fadel tersipu.
"Yaudah duluan ya Fadel, pak Ucok uda datang." Pamit Difa.
Fadel menjawab, "iya hati-hati tante dan Difa."
Difa dan mama Difa naik ke mobil.
Fadel berjalan ke pinggir lapangan bertemu dengan teman-temannya.
"Fadel, kamu kenapa senyum-senyum sendiri kehabisan obat ya ." tanya Aji heran.
"Tadi ketemu bidadari sama mamanya."
Jawab Fadel sambil tersenyum.
"Hah,bidadari di siang bolong gini?" tanya Agra kaget.
"Paling Difa, soalnya tadi Difa jalan ke parkiran juga."
Jawab Rudi.
"Nah itu pintar Rudi, ada camer juga tadi" Ucap Fadel.
"Yaelah masi bocah udah mikir cewe aja." Kata Aji sambil menepuk punggung Fadel.
"Jodohku masa depan si Difa." Sambil berhayal memberi cincin ke Difa.
Aji memagang muka Fadel. "Ngayal aja."
Tiba-tiba dari atas panggung melempar kaos dan yang mendapat Inka.
"Silahkan maju ka atas panggung yang dapat kaos tadi." Ucap kak Juli.
"Malu banget Rin, gimana donk." Kata Inka terhadap Rini.
"Udah ga apa-apa." Ucap Rini sambil mendorong inka.
Anak-anak bersorak "naik naik naik."
Lalu Inka naik dengan malu-malu.
__ADS_1
"Wah, yang naik duet sama saya ya di sini." Ajak kak Juli.
"Hah, tapi suara saya jelek kak." Jawab Inka memelankan suaranya.
"Sudah kamu ikutin aja, ga apa kok." Ucap kak Juli.
Kak Juli ke depan panggung.
"Ayo semua ikutun kita ya,
Kita akan menyanyi lagu sempurna." Ajak kak Juli.
"Kau begitu sempurna
Dimataku kau begitu indah
Kau membuat diriku akan s'lalu memujamu." Suara Kak Juli.
"Inka.." kata kak Juli.
"Disetiap langkahku
Kukan s'lalu memikirkan dirimu
Tak bisa kubayangkan hidupku tanpa cintamu"
"Janganlah kau tinggalkan diriku
Takkan mampu menghadapi semuaa
Hanya bersamamu ku akan bisa
Kau adalah jantungku
Kau adalah hidupku
Lengkapi diriku
Oh sayangku, kau begitu
Sempurna, Sempurna..." Inka dan Kak Juli nyanyi bersama
...........
...........
...........
"Sekarang Inka ya yang nyanyi sendiri, setuju semua kan" ucap Kak Juli
Semua jawab setuju.
"Kak, malu.. " kata Inka
"Udah, ga apa suaramu bagus kok de" kata kak Juli
Inka ke tempat gitar dan ke tempat anak main piano membisikan lagu yang dia mau nyanyikan
1 2 3
"Hari telah terganti
__ADS_1
Tak bisa ku hindari
Tibalah saat ini bertemu dengannya
Jantungku berdegup cepat
Kaki bergetar hebat
Akankah aku ulangi merusak harinya
Mohon Tuhan
Untuk kali ini saja
Beri aku kekuatan
'Tuk menatap matanya
Mohon Tuhan
Untuk kali ini saja
Lancarkanlah hariku
Hariku bersamanya
Hariku bersamanya
Kau tahu betapa aku
Lemah dihadapannya
Kau tahu berapa lama
Aku mendambakannya
Tuhan tolonglah (beri kesempatan)
Tuhan tolonglah…" Inka menyanyi
Semua tepuk tangan dan kaget Inka bisa nyanyi bagus banget.
Sampai kak Juli pun kaget.
Sampai berkaca-kaca.
foto saat Inka menyanyi sendiri di atas panggung.
Ada pertanyaan buat pembaca.
Episode selanjut nya.
Juli akan......
a. Nembak Inka untuk jadi pacarnya.
b. Mengajak Inka buat jadi vokalis band dia
c. Cuma bilang terimakasih karena suaranya bagus
__ADS_1