Kehidupan Difa

Kehidupan Difa
PANGGUNG SEKOLAH


__ADS_3

8. PANGGUNG SEKOLAH


"Inka, Difa pulang dulu ya." Pamit Difa.


"Cantik, tante pulang dulu ya." Kata mama Difa berpamitan kepada Inka.


Inka menyalami mama Difa.


"Tante dan Difa hati-hati iya... "


Difa dan mama Difa menuju parkiran.


Sesampai di parkiran, Difa dan mamanya ketemu Fadel teman Difa yang juara umum angkatan Difa.


"Hai Difa, Hai Tante." Fadel menyalami mama Difa.


"Mah, ini Fadel teman Difa plus saingan Difa hehehe..., dia yang juara umum angkatan Difa mah." canda Difa.


"Wah, sudah ganteng, sopan, pintar lagi. Sekaeang pasti rangking 1 iya. Selamat ya Fadel." Ucap Mama Difa.


"Terima kasih ya tante." Jawab Fadel tersipu.


"Yaudah duluan ya Fadel, pak Ucok uda datang." Pamit Difa.


Fadel menjawab, "iya hati-hati tante dan Difa."


Difa dan mama Difa naik ke mobil.


Fadel berjalan ke pinggir lapangan bertemu dengan teman-temannya.


"Fadel, kamu kenapa senyum-senyum sendiri kehabisan obat ya ." tanya Aji heran.


"Tadi ketemu bidadari sama mamanya."


Jawab Fadel sambil tersenyum.


"Hah,bidadari di siang bolong gini?" tanya Agra kaget.


"Paling Difa, soalnya tadi Difa jalan ke parkiran juga."


Jawab Rudi.


"Nah itu pintar Rudi, ada camer juga tadi" Ucap Fadel.


"Yaelah masi bocah udah mikir cewe aja." Kata Aji sambil menepuk punggung Fadel.


"Jodohku masa depan si Difa." Sambil berhayal memberi cincin ke Difa.


Aji memagang muka Fadel. "Ngayal aja."


Tiba-tiba dari atas panggung melempar kaos dan yang mendapat Inka.


"Silahkan maju ka atas panggung yang dapat kaos tadi." Ucap kak Juli.


"Malu banget Rin, gimana donk." Kata Inka terhadap Rini.


"Udah ga apa-apa." Ucap Rini sambil mendorong inka.


Anak-anak bersorak "naik naik naik."


Lalu Inka naik dengan malu-malu.

__ADS_1


"Wah, yang naik duet sama saya ya di sini." Ajak kak Juli.


"Hah, tapi suara saya jelek kak." Jawab Inka memelankan suaranya.


"Sudah kamu ikutin aja, ga apa kok." Ucap kak Juli.


Kak Juli ke depan panggung.


"Ayo semua ikutun kita ya,


Kita akan menyanyi lagu sempurna." Ajak kak Juli.


"Kau begitu sempurna


Dimataku kau begitu indah


Kau membuat diriku akan s'lalu memujamu." Suara Kak Juli.


"Inka.." kata kak Juli.


"Disetiap langkahku


Kukan s'lalu memikirkan dirimu


Tak bisa kubayangkan hidupku tanpa cintamu"


"Janganlah kau tinggalkan diriku


Takkan mampu menghadapi semuaa


Hanya bersamamu ku akan bisa


Kau adalah jantungku


Kau adalah hidupku


Lengkapi diriku


Oh sayangku, kau begitu


Sempurna, Sempurna..." Inka dan Kak Juli nyanyi bersama


...........


...........


...........


"Sekarang Inka ya yang nyanyi sendiri, setuju semua kan" ucap Kak Juli


Semua jawab setuju.


"Kak, malu.. " kata Inka


"Udah, ga apa suaramu bagus kok de" kata kak Juli


Inka ke tempat gitar dan ke tempat anak main piano membisikan lagu yang dia mau nyanyikan


1 2 3


"Hari telah terganti

__ADS_1


Tak bisa ku hindari


Tibalah saat ini bertemu dengannya


Jantungku berdegup cepat


Kaki bergetar hebat


Akankah aku ulangi merusak harinya


Mohon Tuhan


Untuk kali ini saja


Beri aku kekuatan


'Tuk menatap matanya


Mohon Tuhan


Untuk kali ini saja


Lancarkanlah hariku


Hariku bersamanya


Hariku bersamanya


Kau tahu betapa aku


Lemah dihadapannya


Kau tahu berapa lama


Aku mendambakannya


Tuhan tolonglah (beri kesempatan)


Tuhan tolonglah…" Inka menyanyi


Semua tepuk tangan dan kaget Inka bisa nyanyi bagus banget.


Sampai kak Juli pun kaget.


Sampai berkaca-kaca.



foto saat Inka menyanyi sendiri di atas panggung.


Ada pertanyaan buat pembaca.


Episode selanjut nya.


Juli akan......


a. Nembak Inka untuk jadi pacarnya.


b. Mengajak Inka buat jadi vokalis band dia


c. Cuma bilang terimakasih karena suaranya bagus

__ADS_1


__ADS_2