
"Paman Juan , kemana tuan muda pergi mengapa tidak tinggal di sini saja bersama kita .?" tanya Yuan Ruer yang memang tidak mengetahui kemana Lin Fan sebelumnya pergi karena memang hanya Lin Juan saja yang di beri tahu oleh Lin Fan mengenai kepergian nya
"Putraku kini tengah menyiapkan daging untuk kita santap bersama setelah ini , dia berada tak jauh dari sini tepat air terjun di pinggiran hutan itu , dan kebetulan tempat nya sangat nyaman untuk kita tinggali beberapa waktu untuk sekedar menyantap makanan , hitung hitung sebagai perayaan pertemuan kita ini , dan itupun jika Ruer dan yang lain nya mau , " Jawab Lin Juan
"Dan satu lagi , panggil anakku Lin Fan , itu adalah mamanya, kamu bisa memanggil nya dengan nama itu , " imbuhnya lagi
"Baik paman Juan " jawab Yuan Ruer , kemudian ia menoleh ke arah pengawal nya untuk membicarakan mengenai ajakan makan bersama tersebut
" Bagaimana paman ?" tanya Yuan Ruer pada mereka berenam , karena meski ia seorang putri ia tidak pernah melakukan hal semena mena pada setiap pengawal nya , maka dari itu ia meminta pendapat mereka
"Kami terserah anda saja putri , kemanapun anda pergi kami akan selalu ada bersama anda karena itu adalah tugas kami " Jawab seseorang pengawal mewakilinya Yang lainnya
"paman kami akan ikut , apakah kita akan berangkat sekarang , karena aku takut Saudara Fan sudah menunggu kita di sana " Yuan Ruer berbicara pada Lin Juan setelah berdiskusi dengan pengawal nya , dan ia sudah merubah panggilannya pada Lin Fan dengan sebutannya saudara bukan tuan muda seperti sebelumnya
"Kita bisa pergi sekarang , di sana pasti bocah itu sudah memanggang daging saat ini " Lin Juan langsung bangun dari duduk nya untuk Menuju tempat Lin Fan berada , di ikuti oleh yang lain nya
Kemudian Lin Juan meminta dua serigala yang ada di sana untuk memandu mereka menuju tempat Lin Fan berada , tapi sebelum itu Lin Juan memerintah kan Yuan Ruer untuk menyimpan kendaraan yang ia kendarai sebelum nya dan melepaskan kedua kuda yang menarik gerbong mewah tersebut agar bisa menyimpan nya di dalam cincin penyimpanannya, sementara untuk kedua kuda tersebut di tangani oleh dua pengawal agar tidak melarikan diri dengan memasang tali di kedua leher kuda tersebut
....
Di tempat Lin Fan saat ini , tepat seperti yang di katakan Lin Juan sebelum nya , saat ini Lin Fan sudah membakar daging daging beast tersebut di beberapa api unggun berbeda agar bisa masak dalam waktu bersama an , tak lupa ia mengoles kan bumbu rahasia Miliknya yang berupa madu dan beberapa tumbuhan-tumbuhan yang di jadikan rempah , sehingga tercium lah aroma khas daging panggang menyebar di Udara
__ADS_1
membuat rombongan Lin Juan yang baru saja tiba di sana tak bisa menahan diri untuk segera mencicipi nya , apalagi Lin Juan dan Ling Hua yang sudah mengetahui seberapa nikmat daging beast bakar buatan putra nya tersebut
...
"Ayah ibu , kalian silahkan langsung cicipi saja daging yang berada di perapian pertama dan kedua , untuk paman pengawal bisa mengambil nya di api ketiga ,. sementara untuk putri bisa mengambil nya di api ke empat , "Lin Fan menunjuk satu persatu api anggun yang berjejer di sana , dimana di atasnya terdapat daging yang sudah matang pada mereka semua , sementara dirinya akan memakan daging yang ada di barisan api unggun terakhir, karena ia sudah menyiapkan 5 tempat pembakaran berbeda tujuannya untuk ini agar bisa memasak dalam jumlah besar dalam waktu bersamaan, ia hanya tinggal menggunakan elemen api dan angin'nya tadi untuk mengatur kelima api unggun tersebut agar bisa membakar daging daging tersebut secara merata
"Tunggu apalagi , silahkan kalian langsung ambil sendiri sesuai dengan apa yang di katakan putraku sebelum nya , tidak usah sungkan"
Setelah mengatakan itu Lin Juan langsung menuju api unggun ke dua sementara Ling Hua ke api Unggun di sebelah nya
melihat Lin Juan dan Ling Hua sudah mengambil daging bakar yang ada di sana , Yuan Ruer mengajak para pengawal nya untuk juga mengambil daging yang sudah matang tersebut
Sementara Lin Fan yang sudah matang juga daging yang di panggang nya langsung bergabung dengan ayah dan ibunya,
Sementara Untuk rombongan pengawal kini tengah terjadi perdebatan sengit akibat rebutan daging bakar buatan Lin Fan itu , karena rasa nya yang sangat nikmat membuat mereka saling berdebat untuk memiliki nya dan mendapat kan porsi lebih dari pada yang lain nya
Sementara untuk Yuan Ruer, ia juga merasakan hal yang sama , tapi ia bisa menyembunyikan perasaan nya ,
Ia menatap ke arah pengawal nya untuk berhenti berdebat karena ia malu dengan keluarga kecil yang kini nampak tengah menikmati makan bersama nya itu
....
__ADS_1
30 menit kemudian
"Tuan muda , sungguh daging bakar buatan anda sangatlah nikmat, ini adalah pertama kalinya bagi kami merasakan daging bakar dengan rasa senikmat ini " Puji salah satu pengawal kepada Lin Fan
"Paman bisa saja ," jawab Lin Fan se adanya karena ia tidak tau harus merespon nya bagaimana
"Paman bibi , setelah ini kalian mau kemana.?" tanya Yuan Ruer setelah selesai mengabiskan makanan nya
"Awalnya bibi akan melanjutkan perjalanan ke ibu kota , tapi setelah bertemu dengan mu di sini , bibi berubah pikiran karena ada yang mencegat kalian sebelum nya , pasti akan ada lagi nanti orang orang lain nya yang akan berurusan dengan kalian , dan bibi tebak pasti keberangkatan kalian dari istana sudah ada yang membocorkan nya pada pihak luar , sebab tidak mungkin ada orang bodoh yang mau berurusan dengan kalian orang orang kerajaan, Pasti ini sudah di rencanakan oleh mereka , itu terlihat dari kekuatan orang orang yang mencegat kalian sebelum nya , karena tidak mungkin bandit biasa memiliki kekuatan seperti itu , jadi bibi putuskan untuk bersama rombongan kalian setidaknya sampai nanti tiba di ibu kota kerajaan " Jawab Ling Hua, menjelaskan Rencana nya
"Benarkah bibi akan mengantarkan kami hingga nanti kembali ke Ibukota.?" tanya Yuan Ruer semangat, karena dengan begitu bukan hanya rombongan nya mempunyai pelindung, ia juga bisa berlama lama bersama paman dan bibinya yang sudah lama ia rindukan itu
"Tentu saja sayang , bibi tidak akan membiarkan wanita kecil bibi ini di ganggu oleh orang orang seperti mereka " jawab Ling Hua lembut
"Bibi Terimakasih "
Yuan Ruer tidak segan lagi kemudian langsung memeluk Ling Hua dengan erat , karena selain sebagai ucapan terimakasih ia juga sangat merindukan wanita yang di anggap nya keluarga tersebut
"Jika ibu sudah berkata begitu maka kalian tidak perlu lagi melanjutkan perjalanan ke kota naga , kita bisa langsung kembali ke ibu kota " Suara Lin Fan tiba tiba terdengar,
"fan'er apa maksudmu.?" tanya Ling Hua heran, sebab sang anak malah melarang mereka untuk ke kota naga , padahal tujuan Yuan Ruer ke kota itu untuk mendapat pil untuk putra mahkota
__ADS_1
"Ibu salah paham , bukan aku melarang Untuk kalian ke kota naga , tapi aku sudah mempunyai pil pil tersebut karena kebetulan aku berada di kota itu sebelum nya , jadi aku memilikinya di sini " jawab Lin Fan menjelaskan alasannya kemudian menunjuk cincin penyimpanan Yang ada di tangan kiri nya
Kemudian ia menggerakkan tangannya ke udara , tak lama kemudian muncul satu botol kaca berisikan pil penyembuhan level 6 yang sudah ia buat sebelumnya dan kualitas pil tersebut berada di kualitas sempurna yang bisa di sejajarkan dengan pil level 7 kualitas bawah bahkan menengah