
"ehemm, tolong diam sebentar" pembawa acara ber dehem dengan sedikit di aliri tenaga dalam milik nya yang membuat suaranya langsung membuat penonton yang berisik itu langsung diam
kemudian ia menatap kerumunan itu sekali lagi sebelum membuka suara nya
"Langsung saja tanpa basa basi aku akan menjelaskan alur dari turnamen ini , dimana akan ada 3 tahap dan untuk tahap pertama akan ada beberapa babak untuk menentukan siapa saja yang bisa terus melanjutkan Masuk ke babak selanjutnya, karena peserta kita saat ini berjumlah 600 Orang , maka kita bisa langsung memulainya saat ini , dimana babak pertama Perseta dengan nomor urut 1 sampai 100 akan bertarung terlebih dahulu di arena besar ini , peraturan nya sederhana, tidak boleh membunuh dan dilarang menggunakan racun , selebihnya kalian bisa bertarung dengan keahlian kalian masing masing , dan dari 100 orang tersebut akan di ambil 50 orang saja yang akan masuk ke babak selanjutnya, jadi kalian harus berjuang untuk menjadi 50 orang tersebut, untuk yang gugur adalah orang yang menyerah ataupun yang keluar dari Arena , jadi tunggu apalagi ayo bagi kalian yang bernomor 1 sampai 100 silahkan langsung masuk ke arena"
ucap Sang pembawa acara panjang lebar dan di akhir ucapan nya ia langsung mengundang seratus Peserta yang akan bertarung pertama kali di babak perempat ini
"Aku yakin pangeran Jian Mingzi akan lolos dengan mudah di putaran pertama ini " ucap salah satu penonton
"kamu benar , tapi jangan lupakan juga pangeran lainnya , seperti pangeran Wang Gang yang seperti nya juga memiliki kekuatan yang sama saat ini , tapi sayang pangeran dari kerajaan Yuan saat ini tidak ikut dalam turnamen jenius empat kerajaan kali ini padahal jika ia ikut aku rasa acara ini akan lebih menarik lagi " jawab penonton di sebelah nya
"Dengan peserta sebanyak ini, semoga saja banyak kejutan yang akan kita lihat nanti nya " ucap penonton lain nya ikut menimpali
Sementara tak jauh dari mereka , terlihat seseorang dengan pakaian serba hitam dengan topeng hitam menutupi wajah nya tengah bersandar di kursi nya , se olah olah apa yang terjadi di sekitar nya tidaklah penting , ya meski sebenarnya memanglah tidak penting baginya, karena orang itu adalah Lin Fan yang nampak memejamkan matanya tidak terpengaruh sedikitpun dengan riuh penonton yang tengah berdiskusi di sekitar nya bahkan dengan suara suara bising penonton yang ada di tribun lainnya
.
.
.
__ADS_1
Saat ini di arena sudah ada 100 orang tengah bersiap siap di posisi nya masing masing , Terlihat ada yang membentuk kelompok dan ada pula satu orang yang nampak menyendiri, tapi meski begitu tidak ada raut khawatir ataupun cemas di wajah peserta itu , membuat sosoknya cukup menarik perhatian penonton di sana
"Baiklah , kompetisi di mulai "
Gonggggg......."
ketika bunyi gong sudah terdengar, semua peserta pun langsung bersiap untuk saling maju untuk menyerang
"Trank"
"Duakkkk!!"
Pertarungan pun dimulai dengan di awali oleh benturan senjata antar peserta dimana kelompok kelompok dengan warna seragam berbeda langsung saling menyerang satu Sama lain
terlihat sosok yang sebelumnya menyendiri itu kini mulai bergerak menuju gerombolan peserta yang nampak mulai pecah' pertarungan nya
peserta itu dengan mudah menjatuhkan dan menghempaskan peserta yang di lewati nya hingga terpental keluar arena ,
Terlihat meski ia Hanya menggunakan kedua tangan nya untuk melakukan itu , gerakan tangannya sangatlah kokoh saat memukul ataupun membanting lawan nya
hingga akhirnya ia di perhatikan oleh kelompok lain yang tak jauh dari posisi nya karena begitu mudah ia menjatuhkan beberapa peserta sebelum nya
__ADS_1
Maka sosoknya langsung di kepung oleh kelompok itu dan mulai menyerang nya dari berbagai arah untuk menyulitkan nya
Sementara di tempat lain peserta yang bertarung sudah mulai berkurang tapi meski begitu jumlahnya tidak lah banyak hanya beberapa belas orang saat ini yang sudah berhasil di kalahkan itupun balasan peserta yang tidak memiliki kelompok dan beberapa peserta yang hanya memiliki tidak sampai 5 orang di kelompok nya maka tak heran jika kelompok lain dengan jumlah yang lebih banyak bisa dengan mudah mengalahkan mereka
Satu Jam, pertarungan itupun sudah berlalu, kini jumlah peserta sudah mulai menipis hanya tersisa 66 orang , yang artinya tinggal 16 orang lagi yang harus di kalahkan untuk mengakhiri pertarungan tahap pertama ini
"Benar benar pertarungan yang seru , padahal ini hanya peserta dari sakte menengah dan beberapa klan yang ada di berbagai kerajaan, tapi apa yang kita saksikan saat ini sungguh di luar ekspektasi kita sebelumnya pada mereka, lalu bagaimana jika nanti para pangeran dan tuan muda dari sakte besar yang turun apakah akan lebih seru lagi dari ini ?"
", tentu saja itu sudah pasti , tapi sebelum itu lihatlah satu orang itu , bukankah dari awal ia hanya mengandalkan dirinya sendiri untuk bisa bertahan dari setiap gempuran peserta lain nya , tapi hebatnya pemuda itu nampak masih bisa bertahan dan satu lagi ia nampak tidak tertekan sama sekali dengan situasi yang di hadapi nya saat ini "
ucap penonton yang tak jauh dari posisi Lin Fan berada dengan tangan nya menunjuk ke arah seorang pemuda yang nampak di keroyok oleh kelompok peserta yang saat ini nampak sangat bernafsu untuk mengalahkan nya sebab setengah dari kelompok itu sudah di keluarkan oleh satu orang itu
"Kamu benar , aku jadi tidak sabar untuk menantikan nya saat memasuki babak selanjutnya dan bertemu dengan salah satu dari tuan muda sakte besar atupun pangeran kerajaan, aku harap pemuda itu bisa lolos dan mewujudkan keinginan kita untuk melihat aksinya nanti " jawab teman di samping nya dengan tatapan mata yang masih fokus ke Arena
Lin Fan yang mendengar obrolan tersebut mau tak mau mau membuka matanya dan mengarahkan pandangan nya ke arah Arena untuk melihat sosok pemuda yang tengah di bicarakan oleh orang orang sebelumnya
Saat pandangan Matanya menatap ke sosok pemuda yang dimaksud sebelum nya , Lin Fan cukup di buat kagum dengan kegigihan orang Itu sebab ia melihat kalau nafas orang tersebut sudah mulai memburu yang artinya ia sudah mulai kelelahan tapi semangat di Matanya tidak padam sedikitpun
"pemuda yang menarik, dengan Kultivasi yang hanya di ranah alam bumi 🌟 1 mampu melawan puluhan alam master 🌟 7 hingga 🌟 9. , ya meski ia menang satu level kekuatan dari lawan yang menyerang nya saat ini , tetap saja tanpa kekuatan fisik dan ketenangan yang ia tunjukkan saat bertarung saat ini , maka akan sangat sulit bahkan untuk kultivator yang dua bintang di atas nya sekalipun " ucap Lin Fan sambil terus mengamati jalan nya petarung pemuda tersebut dengan penuh minat
Apa yang di katakan Lin Fan sebelum nya sangat benar adanya, sebab jika itu orang lain meski memiliki kekuatan seperti nya jika di hadapkan dengan banyaknya musuh seperti itu maka tidak akan mudah untuk bisa lolos dari itu apalagi bisa mengalahkan orang orang itu seperti yang di tunjuk kan oleh pemuda tersebut
__ADS_1