Kelahiran Kembali Sang Pembantai

Kelahiran Kembali Sang Pembantai
Bab 46


__ADS_3

mendekati luar ibu kota yang merupakan wilayah istana kerajaan, tiba tiba terdengar terompet dari tanduk beast yang di tiup oleh salah satu prajurit, tak hanya sampai di situ saja , kemudian terlihat di sepanjang jalan menuju istana terdapat banyak sekali prajurit yang sudah berbaris rapi di sisi kiri dan kanan jalan sampai ke depan pintu gerbang istana , hal itu terjadi karena laporan dari pengawal sebelum nya saat di gerbang ibu kota ,


Setelah laporan tersebut tiba di telinga sang raja maka raja pun memerintah kan ribuan prajurit nya untuk menyambut rombongan itu


"Selamat datang kembali Tuan Putri , Mari kami kawal Anda dan rombongan anda untuk kembali ke istana " ucap salah satu Jendral sambil mengepalkan tangannya memberikan hormat ke arah sang putri dan rombongan nya , tubuh sang jendral sedikit bergetar saat menatap Qing Lang yang merupakan beast level 7 itu , tapi ia berusaha menekan ketakutan nya itu karena sang putri dan juga ke enam pengawal nya menaiki serigala serupa saat ini


"Jendral terlalu sungkan , maaf bila kedatangan kami merepotkan anda dan pasukan" jawab putri Yuan Ruer sambil melambaikan tangan nya


Para penduduk yang menyaksikan Itu dari kejauhan di buat takjub dengan apa yang mereka saksikan saat ini , apalagi melihat sikap sang putri yang sangat ramah sepanjang perjalanan ia melambaikan tangannya ke arah penduduk yang menyapa nya


para jenderal dan juga para prajurit yang berjejer rapi di tempat itu di buat penasaran dengan ketiga sosok bertopeng yang bersama sang putri saat ini, terlebih beast serigala yang di jadikan tunggangan saat ini bukan lah beast yang bisa di jinakkan semudah itu , sosok Lin Fan dan Kedua orang tuanya menjadi perbincangan saat ini di sana ,


Saat Memasuki halaman istana setelah melewati gerbang sebelum nya ,


Rombongan itu di sambut oleh pelayan kepercayaan keluarga kerajaan


"Putri , raja telah menyiapkan tempat khusus bagi serigala serigala untuk beristirahat, sementara anda dan pengawal juga ketiga tamu di minta oleh raja untuk langsung menemuinya " ucap pelayan tersebut seraya sedikit membungkuk kan tubuh nya


"Saudara, bisakah kamu menjelaskan ini pada mereka .?" ucap Yuan Ruer menoleh pada Lin Fan , sebab ia tidak paham cara berkomunikasi dengan para serigala serigala ini

__ADS_1


Lin Fan mengangguk kemudian ia turun dari panggung serigala tunggangan nya , setelah itu ia membantu sang ibu untuk turun dari punggung Qing Lang , tak lupa juga ia membantu Putri Yuan Ruer turun dari serigala Tunggangan nya setelah melihat tatapan sang putri padanya ,


setelah semua turun , Lin Fan mengelus kepala Qing Lang


"Qing Lang kamu ikutlah dengannya bawa saudara saudaraku yang lainnya untuk beristirahat di tempat yang akan ia tunjukkan pada kalian nantinya , tunggu aku di sana , setelah aku selesai di dalam , aku akan langsung menemui kalian lagi " Lin Fan menunjuk ke arah pelayan kepercayaan raja yang sebelumnya mengatakan sudah menyiapkan tempat untuk Qing Lang dan yang lain nya, kemudian ia menjelaskan pada Qing Lang agar mengikuti orang tersebut untuk beristirahat


"Paman tidak perlu takut , silahkan pandu mereka ke tempat yang sudah raja siapkan , mereka tidak akan memakan paman , paling hanya meminum darah paman sedikit karena mereka belum minum apapun selama perjalanan sebelum nya " Lin Fan menatap ke arah pelayan raja yang nampak takut kepada kelompok Qing Lang itu


Tapi bukan nya menenangkan nya Lin Fan malah sengaja menggodanya nya membaut pelayan tersebut langsung pucat wajah nya sebab ia menganggap serius ucapan Lin Fan itu


Ling Hua yang melihat kelakuan sang putera itu hanya menggelengkan kepala nya ,berbeda dengan Lin Juan yang nampak menikmati pertunjukan tersebut , karena sifat ke-dua nya yang memang memiliki kesamaan yaitu jahil


barulah setelah sang Putri angkat suara , pelayan tersebut berani melangkahkan kakinya dan mulai membawa Qing Lang dan yang lainnya menuju ke tempat yang sudah di siapkan


"Fan'er , lihat apa yang kamu perbuat pada pelayan itu , " ucap Ling Hua menatap ke arah sang putra yang nampak masih tertawa tersebut, meskipun ia mengunakan topeng saat ini , itu masih terlihat dari kedua pundak nya yang bergerak naik turun saat ini


"Hehehe , maaf ibu , habisnya Fan'er melihat paman sebelum nya sangat takut dengan Lang dan yang lainnya, jadi aku kerjain saja sekali an " Lin Fan Hanya tertawa canggung saat di marahi oleh ibunya, kemudian ia melihat ke arah putri Yuan Ruer


"Putri ,tolong sampaikan permohonan maafku pada paman sebelum nya , dan berikan juga ini sebagai hadiah dari permintaan maaf ku ini " Lin Fan menyerahkan satu cincin penyimpanan pada Yuan Ruer untuk di berikan pada pelayan sebelum nya sebagai permintaan maaf nya

__ADS_1


"Saudara apa ini.?" tanya Yuan Ruer penasaran dengan isinya


"bukan apa apa , hanya ada beberapa pil level 1 hingga level 3, selebihnya tidak ada yang spesial paling hanya ada beberapa ratus ribu koin emas di sana " jawab Lin Fan Santai


"Bang....."


kepala mereka semua berdengung


Setelah ucapan itu keluar dari mulut Lin Fan , baik putri Yuan Ruer dan juga ke enam pengawal di buat sedikit iri dengan keberuntungan sang pelayan ,


"Baiklah , nanti akan aku berikan sendiri pada pelayan itu , saat ini mari kita masuk paman bibi , " setelah menyimpan cincin pemberian Lin Fan sebelum nya , Yuan Ruer langsung menggandeng tangan Lin Juan dan Ling Hua , dan membawa nya masuk Menuju ke dalam istana , di ikuti oleh Lin Fan dan ke enam pengawal di belakang nya


saat mereka memasuki istana ,


di dalam sana sudah di tunggu oleh sosok pria paruh baya dengan aura agung di singgasana nya , di sampingnya terdapat wanita cantik Memiliki fitur wajah yang sangat mirip dengan wajah Yuan Ruer


mereka berdua adalah Raja Yuan Zhou , dan permaisuri Yuan Luer , yang dari tadi sudah menunggu kedatangan sang putri bersama rombongan nya


Dan di sepanjang pintu kiri dan kanan di depan singgasana itu terdapat kursi kursi yang sudah di isi beberapa orang paruh baya yang merupakan para menteri kerajaan

__ADS_1


Tampak beberapa wajah para petinggi kerajaan di sana menatap penuh tanya ke arah Lin Fan dan keluarga nya , tapi dari semua itu terdapat beberapa menteri yang menatap dengan penuh kebencian dan tatapan membunuh pada rombongan tersebut dan tentu nya semua itu tidak luput dari perhatian Lin Fan dan kedua orang tuanya, tapi mereka tidak berkomentar apa apa saat ini membiarkan itu setidak nya untuk saat ini


__ADS_2