Kelahiran Kembali Sang Pembantai

Kelahiran Kembali Sang Pembantai
Bab 48


__ADS_3

Di Dalam istana ....


Saat ini tempat itu sangat hening tanpa ada yang berbicara sepatah katapun setelah Lin Fan dan kedua orangtuanya pergi dari sana sebelum nya ,


Hanya terdengar sayup sayup tangisan tertahan dari Putri Yuan Ruer saat ini , dengan tubuhnya yang nampak bergetar dan wajah menunduk menghadap lantai


melihat itu , permaisuri Yuan Luer menghampiri sang putri kemudian memeluknya dengan erat, ia tentu tau kekecewaan dan penyesalan yang tengah di alami putrinya saat ini ,


Ia menatap ke arah Raja Yuan Zhou yang merupakan sang suami dengan tatapan penuh kekecewaan, sebab karena kelalaiannya semua itu bisa terjadi , coba saja jika saja Sang suami bisa bersikap layaknya seorang raja sejati , langsung menindak para menteri yang memprovokasi keluarga yang sudah menyelamatkan sang putri sebanyak dua kali itu sebelumnya , pasti putri nya saat ini tidak akan mengalami kesedihan seperti saat ini , karena ia sangat tahu sedekat apa putri nya itu dengan keluarga penolong nya itu


"Sayang , ayo ikut ibu dulu , biarkan yang ada di sini di urus oleh ayah mu , kamu bisa menenangkan diri dulu di dalam bersama ibu " permaisuri Yuan Luer membangunkan tubuh sang putri dari lantai dan membawanya nya pergi dari tempat itu yang tanpa ada jawaban dan respon apapun dari sang putri, tapi meski begitu putri Yuan Ruer tetap mengikuti sang ibu untuk meninggal kan tempat itu


melihat kepergian permaisuri dan puteri nya , tiba tiba tatapan Yuan Zhou langsung berubah menjadi dingin menyapu seluruh menteri yang ada di depan nya itu ,


Kemudian mengalihkan pandangannya pada sosok yang tergelatak tak sadarkan diri di lantai ,


"Jelaskan darai awal apa yang menimpa putriku sejak kepergian nya dari istana ini hingga kembali lagi ke tempat ini , dan juga siapa orang ini." Yuan Zhou menoleh ke arah ke enam pengawal Putri nya untuk meminta penjelasan Mengenai apa yang terjadi dan apa hubungannya dengan seseorang yang di maksud sebagai hadiah oleh Lin Juan sebelum nya


mendengar pertanyaan tersebut salah satu pengawal langsung maju satu langkah dan langsung angkat suara


"Yang mulia Begini ceritanya.........


.


.


.

__ADS_1


Cukup lama salah satu ke pengawal itu menjelaskan perjalanan nya di mulai dari keluar istana hingga saat ia di cegat untuk pertama kali, kemudian di lanjutkan dengan cerita saat kedatangan Lin Juan dan Lin Fan dengan menunggangi serigala hingga proses pembantaian di lembah pada kelompok yang sama dengan kelompok yang mencegat kelompok nya untuk pertama kali


"Terakhir Yang mulia , Tuan Juan membawa orang itu kemari agar yang mulia mengintrogasi sendiri agar yang mulia bisa mendapat kejelasan akan Masalah ini , dan yang lebih penting lagi menurut tuan muda Fan yang merupakan putra dari Tuan Juan Dan nyonya Hua , ia menjelaskan jika Masalah ini ada kaitannya dengan sakit nya Putra mahkota, yang kemungkinan besar di lakukan oleh orang dalam istana , jadi kedatangan mereka ke istana selain Untuk mengantarkan putri , mereka juga berniat akan membantu Yang mulia untuk mengurusi masalah ini tapi sekarang malah terjadi seperti ini " pengawal tersebut' menceritakan semua yang ia ketahui pada Yuan Zhou membuat Sang Raja yang mendengar semua cerita itu semakin merasa bersalah kepada Lin Juan dan keluarganya atas apa yang terjadi sebelum nya dan satu lagi , ia saat ini juga merasa sangat sangat marah dengan kenyataan yang kemungkinan terjadi di istana nya tapi ia malah tidak mengetahui nya malah orang luar yang bisa menciumnya lebih dulu dari pada diri nya sebagai seorang raja


"Kalau begitu , bangunkan b*jingan ini , aku ingin tau siapa saja yang sudah terlibat dalam masalah ini , dan jika sampai ada di diantara kalian terlibat dengan ini ,maka tidak hanya kalian yang akan mati untuk membayar nya melainkan seluruh garis darah keluarga kalian akan terputus saat itu juga " Yuan Zhou menatap tajam ke arah para menteri nya yang nampak masih belum beranjak dari lantai sejak kepergian Lin Juan sebelum nya


terlihat wajah beberapa para mentri langsung buruk, lebih buruk dari pada kondisi sebelum nya saat di tekan oleh Lin Juan , karena saat ini ancaman yang akan mereka terima sangat menakutkan, yaitu kemusnahan bagi dirinya dan garis keturunan keluarganya


"Byurrrr"


Salah satu pengawal membawa kendi besar berisikan air dan langsung menyiramkan nya pada anggota langit darah yang nampak masih pingsan tersebut


dan saat air tersebut menyentuh kulit nya , maka ia langsung membuka matanya dan betapa terkejutnya ia saat menemukan jika dirinya tengah berada di ruangan sangat mewah dan di sekitarnya terdapat satu sosok yang sangat ia kenali siapa Lagi kalau bukan Raja Yuan Zhou penguasa seluruh wilayah yang ada di kerjaan Yuan Ini


"Jawab dengan jujur pertanyaan ku , jika kau berani berbohong maka aku akan memerintah kan para pengawal yang ada di samping mu itu untuk menguliti Tubuhmu di mulai dari kaki hingga kepala mu , dan jangan harap untuk bisa mati dengan cepat karena aku tidak akan membiarkan itu terjadi sebelum kau membocorkan siapa dalang di balik peristiwa yang terjadi sebelum nya "


kemudian Raja Yuan Zhou langsung mengajukan pertanyaan tanpa menunggu orang itu merespon ucapan sebelum nya


"Organisasi Langit darah , apakah kalian ingin memulai perang dengan kerajaan sehingga kalian berani Mencegat putri kerajaan di luar istana sebelum nya , dan satu lagi apakah kalian bergerak atas inisiatif sendiri atau ada kelompok lain yang memang menginginkan ini terjadi , silahkan jawab waktu mu hanya 1 menit untuk berfikir, karena setelah waktu itu habis maka bukan hanya kamu yang akan mati tapi juga seluruh garis darah keluarga mu yang akan aku hancurkan " ucap Yuan Zhou sambil menatap sosok tanpa kultivasi yang saat ini tengah bersimpuh di lantai itu


Deg.....Deg.. ..


Setelah Kalimat ini keluar dari mulut Raja Yuan , terdapat perubahan ekspresi dari beberapa menteri yang menyaksikan interogasi tersebut , bahkan dengan sembunyi sembunyi nampak ada yang memberikan ancaman pada orang yang tengah bersimpuh di lantai tersebut agar tidak membocorkan informasi itu pada Raja , tapi apakah orang itu akan patuh pada ancaman tersebut sedangkan keluarganya yang akan menjadi taruhannya saat ini , jawaban nya tentu saja tidak ,


Bahkan saat ini terlihat wajah orang itu nampak terlihat Tersenyum penuh kebencian pada beberapa menteri yang dari tadi sengaja mengancam nya itu , kemudian


karena waktunya hanya satu menit Untuk nya berfikir sebelum menjawab , maka ia langsung mendongak kan kepalanya menatap ke arah sang Raja bersiap untuk menjawab pertanyaan sebelum nya tanpa berniat menyembunyikan apapun lagi karena ia sudah tidak memiliki keberanian untuk menutupi hal itu dari Sang Raja...

__ADS_1


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


#Maaaf untuk hari ini author hanya bisa up satu chapter dulu , karena Ada beberapa kegiatan hari ini , jadi author tidak bisa menulis dalam waktu lama , .


tapi Untuk selanjutnya insha Allah akan kembali seperti sebelum nya 2-3 chapter setiap hari


....


Terimakasih atas dukungan nya teman teman , dan selamat Berakhir pekan

__ADS_1


Bye Bye.......


__ADS_2