
"Brak..."
Bunyi hancurnya meja tempat hidangan yang ada di hadapan patriak sakte Qilin Api , setelah terkena hantaman kepalan tangannya setelah mendengar tantangan tidak masuk akal Lin Fan sebelum nya pada murid kesayangan nya sekaligus putra mahkota Kerajaan Jian itu
"Kurang ajar, siapa sebenarnya berandalan bertopeng itu , Apakah menurut nya ia adalah lawan yang cocok untuk Pangeran , dan satu lagi ia dengan bodohnya meminta jenius sakte pilar kembar itu untuk melawannya sekaligus, benar benar konyol , aku jadi ingin mengetahui apa reaksi dari patriak Meng Lo setelah mendengar ini "
Patriak sakte Sekaligus guru Jian Mingzi di sakte Qilin Api tersulut amarah nya saat ini setelah tindakan Lin Fan sebelum nya , apalagi cara Lin Fan menunjuk langsung Sang pangeran tanpa sopan santun membuat nya naik darah , tapi meski begitu ia tidak visa melakukan apa apa di tempat ini , tapi meski begitu ia ingin mengetahui reaksi dari guru Shi Long yaitu patriak Meng Lo mengenai masalah ini ,
karena dengan bergerak nya patriak Meng Lo , itu juga akan membuka jalan untuk nya bertindak pada sosok bertopeng itu nantinya
dan benar saja seperti dugaan nya , di tempat lain saat ini Patriak Meng Lo sudah berdiri dari tempat duduk nya dengan tatapan tajam mengarah ke tempat pertarungan berada
tapi tidak ada kata apapun yang muncul dari mulut nya untuk saat ini tapi meski begitu dari tatapannya bisa di simpulkan jika saat ini ia sangat membenci sosok Lin Fan yang sebelumnya menempatkan murid jenius kebanggaan nya itu dalam pandangan remeh nya ,
Sementara orang yang mengatakan kata kata itu masih berada di bawah kekuatan murid nya , benar benar penghina an yang sangat membuat nya ingin berteriak pada Shi Long sang murid untuk membunuh pemuda bertopeng itu ,
__ADS_1
tapi ia sadar jika melakukan itu akan membuat keributan di tempat ini maka ia hanya diam di tempat nya ,
Sedangkan di tempat orang orang kerajaan Bing berada ,
"Menurut ayah , apakah pemuda itu bisa mengatasi keduanya jika benar benar bertarung.?" tanya Putri Bing Ruyue pada Bing Zuan di samping nya
"Menurut ayah pemuda bertopeng itu terlalu ceroboh untuk menantang keduanya sekaligus , apalagi pemuda bernama Shi Long dari sakte pilar kembar itu , kekuatan nya saat ini sudah berada di alam bumi 🌟 5 , sama seperti kekuatan mu sebelumnya, dengan fakta itu sudah menunjuk kan betapa sulitnya ini untuk pemuda bertopeng itu, tidak perduli sekuat apapun kekuatan fisik nya dan setinggi apapun penguasaan elemen petir miliknya, jika musuhnya memiliki kekuatan 4 tingkat di atas nya itu sama saja dengan bunuh diri "
Jawab Raja Bing Zuan menggelengkan kepalanya menyayangkan keputusan ceroboh yang di lakukan oleh Lin Fan itu , karena ia memiliki kesan mendalam pada sosok nya sebelumnya, tapi hancur begitu saja setelah mendengar ucapan Lin Fan sebelum nya
Komentar Leluhur Tua Bing Tianzen ikut menimpali pembicara an antara ayah dan anak di samping nya itu ,
"Apakah kakek mempercayai kekuatan pemuda bertopeng itu akan bisa melawan kedua nya .?" tanya Bing Ruyue penasaran pada Sang kakek , sebab ia tau jika kakek nya itu tidak pernah salah menilai orang selama ini
"Tidak usah bertanya itu untuk saat ini , karena jawaban nya akan kita ketahui sebentar lagi " Jawab Bing Tianzen dengan tatapan yang masih fokus ke arena tanpa menoleh ke arah Bing Ruyue
__ADS_1
kembali ke area
Shi Long yang di tunjuk oleh Lin Fan sebelum nya langsung memandang ke arah Lin Fan dengan tatapan dingin
"Apakah kau yakin dengan itu , jangan terlalu percaya diri dengan kekuatan fisik yang kau miliki itu , sehingga kau berfikir untuk bisa mengalahkan ku yang memiliki 4 tahap kekuatan di atas mu , Tapi Jika kau masih bersikeras meminta ku untuk mengeluarkan mu dari turnamen ini maka aku dengan senang hati akan mengabulkan itu untukmu , bukan hanya kau saja yang akan aku keluarkan melainkan dua orang yang berada tak jauh darimu saat ini juga , kalian bertiga bisa maju secara bersamaan melawan ku , tidak perlu untuk Pangeran Jian Mingzi bergerak sendiri untuk melawan sekumpulan sampah seperti kalian, apalagi kau yang tidak di ketahui latar belakang nya itu bahkan tidak berani melepaskan penutup wajah nya di sini , apakah kau se tidak percaya diri itu untuk membuka Topeng mu karena takut kalah disini yang akhirnya akan membuat mu malu setelah nya , "
Jian Mingzi menanggapi dengan kata kata sombong dan tajam nya menghantam kuping para penonton yang menyaksikan turnamen saat ini , bagaimana tidak , ia dengan terbuka menantang 3 orang sekaligus Untuk melawannya ini bahkan lebih mengejutkan dari tantangan yang di ajukan Lin Fan sebelum nya
"Hahahah saudara Long memang jenius sejati , aku mendukungmu untuk membungkam mulut bajingan bertopeng ini, setelah turnamen ini selesai aku pangeran dari kerajaan Jian mengundang saudara secara pribadi untuk datang ke kerajaan Jian di wilayah barat " Jian Mingzi sangat senang dengan ucapan Shi Long sebelumnya yang seperti sangat menghormati nya itu , dan dengan murah hati ia langsung mengundangnya ke kerajaan Jian sebagai bentuk pengakuan persahabatan keduanya
"Anda terlalu sopan pangeran , tapi baiklah aku menerima undangan itu dan semoga kita menjadi rekan yang baik setelah ini " Jawab Shi Long dengan senyum tipis di bibirnya karena rencana nya untuk mendapatkan perhatian pangeran Jian Mingzi berhasil
"Apakah kalian sudah selesai dengan omong kosong nya , jika sudah cepat maju siapa yang akan melawan ku , tidak ada yang akan ikut campur dalam pertarungan ini termasuk dua orang itu , karena aku saja sudah cukup untuk mengurus kalian " Lin Fan yang sudah muak mendengar kata kata tidak masuk akal Shi long sebelumnya di tambah obrolan nya dengan Jian Mingzi itu , makin membuat nya ingin segera nampar kedua nya apalagi Shi Long ,dan ia mengatakan untuk tetap melawan nya sendiri tanpa Cuan Ji dan pemuda yang ada di samping nya
"Long'er, tidak usah berbelas kasih padanya , berikan saja apa yang ia minta itu , buat dia sadar akan posisi nya " teriak Patriak Meng Lo dari tempat nya
__ADS_1
mendengar itu Shi Long yang awalnya masih santai itu langsung berubah ekspresi nya menjadi dingin dan Langsung bersiap dengan kuda kuda nya Untuk menyerang Lin Fan