
Setelah memakan waktu hampir 2 jam , akhirnya pertarungan tahap pertama yang awalnya berjumlah 100 peserta pun kini sudah tersisa setengah nya yang menunjuk kan jika Pertarungan itu sudah berakhir
"Baiklah, selamat untuk kalian yang sudah lolos untuk babak selanjutnya, silahkan istirahat karena kalian akan kembali bertarung besok pagi di babak selanjutnya, " ucap sang pembawa acara memberikan selamat pada 50 peserta yang bisa bertahan sampai akhir, dan sesuai dugaan Lin Fan sebelum nya , jika pemuda itu akhirnya bisa memenangkan pertempuran sebelum nya dengan kecerdikannya ia bergabung dengan kelompok lain untuk menghemat tenaga nya yang sudah hampir habis itu ,
Alhasil cara itu terbukti berhasil karena dengan adanya orang orang di kelompok yang ia dekati itu, maka secara otomatis musuh musuh yang mengepung dirinya sebelum nya langsung di hajar oleh kelompok itu karena mereka mengira jika orang orang itu akan menargetkan kelompok nya
selanjutnya Setelah samua peserta yang gugur di tahap pertama ini di obati oleh pihak terkait yang sudah di siapkan oleh istana Bing, dan para peserta yang lolos udah meninggal kan arena
Si pembawa acara itupun langsung melayang Kemabli di atas arena untuk memanggil peserta di tahap kedua , seperti sebelumnya
"Baiklah , silahkan Perseta dengan nomor urut 101 sampai 200 Untuk memasuki arena , " Ucap nya
Tak lama setelah itu para pesertanya yang memiliki nomor urut yang di sebutkan sebelumnya langsung bergegas ke arena , termasuk juga di sana sosok Lin Fan dan satu lagi sosok yang di kenal oleh Lin Fan , yaitu Cuan Ji yang nampak nya juga memiliki nomor urut di tahap kedua ini
Setelah semua peserta sudah berkumpul di arena , sang pembawa acara pun berbicara lagi pada mereka
"Kalian akan bertarung seperti 100 orang sebelumnya, karena peraturan di tahap ke 2 sampai tahap ke 6 Nanti aturannya tetap sama , yaitu hanya separuh dari kalian yang akan lolos ke babak kedua besok pagi , jadi tidak perlu berlama lama lagi , tahap kedua mulai "...
__ADS_1
Gonggggg!......."
Setelah gong itu di pukul, nampak keadaan di arena itu langsung rusuh oleh pecah nya pertarungan antar peserta, kecuali dua sosok yang masih diam di tempat nya dan ke-dua nya saling menatap satu sama lain
"Aku tidak menyangka jika saudara Cuan Ji akan bisa memiliki Kekuatan seperti ini setelah perpisahan kita 6 bulan yang lalu, selamat saudara kamu memang pantas mendapatkan julukan jenius di empat kerajaan ini " ucap Lin Fan sambil menatap ke arah Cuan Ji , yang nampak terkejut di tempat nya setelah mendengar suara nya itu
"emmm, saudara Fan , jangan terlalu memujiku, bahkan sekuat apapun aku saat ini tetap saja aku tidak bisa melihat sejauh mana perkembangan mu saat ini dari waktu itu , tapi aku yakin dengan pasti jika saat ini kamu sudah jauh melampaui kekuatan ku saat ini " ucap Cuan Ji Tersenyum sedikit canggung setelah di puji oleh Lin Fan , sebab ia merasa Lin Fan sedang menggoda nya saat ini , pasalnya ia sangat yakin jika sosok pemuda bertopeng yang sudah menyelamatkan nyawa nya 6 bulan yang lalu itu kultivasi nya sudah sangat jauh meninggal dirinya
Mendengar ucapan Cuan Ji itu , Lin Fan tidak membantah nya , hanya tersenyum tanpa membalas nya kemudian ia menatap ke arah Cuan Ji dan berkata
"Ayo kita urus masalah ini dulu , setelah ini selesai kita bisa mengobrol lagi " ucapan Lin Fan sambil menatap kerumunan peserta yang tengah menatap ke arah keduanya
Sementara untuk Lin Fan , ia hanya diam di tempat nya untuk menunggu musuh menghampiri nya , karena ia tidak berniat untuk menunjuk kan kekuatan nya saat ini, jadi ia hanya menunggu saja tanpa bergerak sedikitpun dari tempat nya
...
Sementara di tempat lain
__ADS_1
"Orang itu" ucap sosok berpakaian putih bercorak emas dengan cadar putih menutupi wajah nya sambil menatap dengan serius ke arah sosok Lin Fan yang nampak bersantai di tempat nya Setelah berbicara dengan Cuan Ji sebelum nya
"Ada apa Yueer , apakah kamu mengenal nya .?" tanya Raja Bing Zuan pada sosok bercadar tersebut yang merupakan Sang putri Bing Ruyue
"Tidak ayah , hanya saja seperti nya aku pernah bertemu dengan beberapa waktu yang lalu , " Ucap Bing Ruyue menggelengkan kepala nya ,
"Kalian pernah bertemu, kapan itu? Juga apakah pemuda bertopeng itu kuat.?" tanya Bing Zuan penasaran, sebab setahu diri nya sang putri sangat jarang keluar dari istana karena sibuk berkultivasi, lalu kapan putri nya menemui pemuda bertopeng itu , itulah pertanyaan yang ada di kepala nya saat ini
"eh itu , sebenarnya aku hanya pernah melihat nya saja ayah , tapi aku tidak terlalu yakin apakah orang itu sama dengan orang yang aku lihat saat itu , sebab aku hanya melihat nya sebentar karena penasaran saja dengan cara dia berpakaian yang sangat tertutup itu , jadi aku tidak tau apakah pemuda itu kuat atau tidak ". Jawab Bing Ruyue gugup , sebab baru sadar jika kepergian nya dari istana tidak di ketahui sang ayah , jadi ia hanya bisa mengarang cerita saja saat ini agar ayahnya tidak bertanya lebih lanjut mengenai masalah ini
"Begitukah.? , ayah kira kamu mengenal nya , sebab ayah merasa ada sesuatu yang istimewa tersembunyi di balik pemuda bertopeng itu, tapi apa itu, ayah tidak mengetahui nya , karena yang bisa ayah lihat saat ini melalui pemuda bertopeng itu hanya kekuatan nya yang berada di alam Bumi 🌟 1 , sisanya ayah tidak bisa membaca nya , itulah mengapa ayah mengatakan jika pemuda bertopeng itu memiliki sesuatu yang istimewa sebelum nya "
ucap Bing Zuan dengan Nada yang terdengar sedikit kecewa saat mengetahui jika putri nya tidak mengenal sosok bertopeng tersebut sebab intuisi nya mengatakan jika sosok itu memiliki sesuatu yang tidak di miliki oleh kultivator muda lainnya, tapi mengenai apa itu iya tidak bisa mengetahui nya karena sosok tersebut terlalu jauh untuk ia periksa dengan teliti , karena saat ini posisi mereka di memang sangat jauh dari arena karena tempat duduk kerajaan Bing berada di podium palingan Atas di tempat itu , karena Posisinya sebagai tuan rumah
Mendengar ucapan Sang ayah, Bing Ruyue tidak terlalu memikirkannya, sebab sosok bertopeng itu nampak biasa saja saat ini bahkan terlihat seperti tidak bersemangat berbeda dengan para peserta lainnya yang nampak mati Matian untuk menunjuk kan kekuatan dan kehebatan mereka saat ini
kembali lagi ke arena
__ADS_1
Lin Fan saat ini memang nampak acuh di tempat nya membuat beberapa kelompok yang melihat nya sangat marah, sebab mereka mati matian berjuang untuk bisa bertahan tapi ada satu orang yang hanya diam di tempat Tanpa berusaha sedikit pun tapi bisa bertahan dengan nyaman tanpa gangguan sedikit pun