
"Tuan muda tidak perlu meminta maaf pada kami , karena betul apa yang di katakan oleh putri sebelum nya , bahwa kesembuhan pangeran saat ini jauh lebih utama dari pada keinginan pribadi kami "
jawab salah satu pengawal pada Lin Fan , semua pengawal itu sangat menyukai pribadi seperti Lin Fan ini karena dia tidak pernah menempatkan siapapun di bawahnya bahkan ia tidak sungkan untuk meminta maaf seperti saat ini jika ia merasa bersalah pada seseorang
"Syukurlah jika paman pengawal mengerti , jika begitu paman bisa mengambil harta mereka sebelum kita meninggalkan tempat ini , nanti di istana paman bisa membagikannya dengan para teman teman paman , "
Lin Fan bernafas lega saat mendengar jawaban dari pengawal tersebut , kemudian untuk menebusnya kesalahan nya ia membiarkan para pengawal itu untuk memiliki harta yang di miliki oleh anggota organisasi langit darah yang sudah di bunuh oleh para serigala sebelum nya
"Terimakasih tuan muda " tanpa menolak mereka langsung menjarah habis Setiap cincin penyimpanan yang melekat di jari mayat mayat yang ada di sana , karena mereka tau bagaimana sifat Lin Fan, makanya mereka tidak berdebat dan langsung menerima hal tersebut
setelah melihat ke enam pengawal itu sudah selesai dengan kegiatan menjarah nya , Lin Fan langsung menjentikkan jarinya kemudian muncul api hitam di jari nya , dan melempar kan nya ke arah tumpukan mayat mayat tersebut untuk membakar nya
Sontak kemunculan api hitam tersebut membuat Mereka syok karena api tersebut tidak pernah mereka ketahui sebelum nya , tapi tidak dengan dua orang yang berada di dalam kereta kuda saat ini
"Elemen Api , dan ini adalah api hitam yang juga bisa di sebut api iblis , bagaimana bocah itu bisa memiliki nya " Lin Juan dengan kaget menatap ke arah api hitam yang tengah membakar tumpukan mayat tak jauh dari kereta kuda nya itu
"Ada apa Gege , apakah ada yang salah dengan elemen api yang di miliki anak kita itu , mengapa seperti Gege sangat syok begitu saat melihat nya.?" tanya Ling Hua penasaran pada sang suami
"Kamu jika tau apa rahasia yang di miliki bocah itu pasti akan bersaksi sama seperti ku saat ini Hua'er, asal kamu tau saja bocah itu sebelum nya sudah menunjuk kan 4 elemen nya padaku , dan saat ini ia masih memiliki satu elemen lagi yang ia tunjukkan pada kita , bagaimana aku tidak kaget dengan ini bahkan elemen api nya itu bukan lah elemen biasa melainkan api yang bisa membakar apapun dan tidak akan bisa di matikan oleh apapun tanpa se izin pemilik nya , sampai di sini apakah kamu sudah mengerti mengapa suami mu ini bereaksi seperti itu sebelumnya.?" ucap Lin Juan menatap ke arah Sang istri
"Oh itu , aku kira apa " Jawab Ling Hua singkat
"Hanya itu , haish kau ini , setidak nya bereaksi lah sedikit biar suami mu ini tidak bersemangat sendiri an seperti ini "
__ADS_1
Lin Juan berkata dengan tidak puas ke arah sang istri , sebab saat membahas sang putra istrinya itu tidak pernah mau tau apapun selain kebahagiaan nya, urusan lain ia tidak akan mau tau karena baginya anaknya sehat dan bahagia itu sudah lebih dari cukup
Tapi meski begitu , Lin Juan yakin jika sang istri menyimpan kekaguman dan kebanggaan nya pada sang putra di hatinya, namun ia tidak menunjukkan nya saja seperti dirinya
"Ayah ibu , apakah kalian akan tetap melanjutkan perjalanan dengan kereta kuda itu atau menunggangi serigala seperti sebelumnya.?" terdengar suara Lin Fan dari luar kereta kuda tersebut
"Tunggu kami di luar , kami akan segera turun , " Teriak Lin Juan dari dalam kereta kuda
...
setelah kedua orang tuanya keluarga dari gerbong kereta kuda itu Lin Fan Langsung membagi lagi serigala serigala itu seperti sebelumnya untuk menjadi tunggangan mereka nanti menuju ibu kota kerajaan,
dengan Ling Hua bersama Qing Lang menjadi pemimpin perjalanan itu
.
.
.
2 hari kemudian setelah melakukan perjalanan panjang , kelompok yang menunggangi serigala kegelapan itu pun sudah mulai mendekati tembok besar ibu Kota ,
Selama 2 hari itu kelompok tersebut sudah tak terhitung jumlahnya dalam memberantas bandit Bandit yang kebetulan berpapasan dengan mereka
__ADS_1
Dan kesempatan itu di berikan oleh Lin Fan pada ke enam pengawal untuk mengurus nya , bahkan putri Yuan Ruer juga ikut ambil bagian dalam menumpas bandit bandit tersebut, dan selama itu juga Lin Fan juga memberikan arahan bagi sang putri untuk memperbaiki jurus jurusnya , hingga membuat keterampilan berpedang sang putri naik beberapa tingkat dan saat ini sang putri sudah tidak ragu lagi untuk membunuh musuh musuhnya sebab ia sudah di berikan arahan oleh Lin Fan , agar sang putri tidak terlalu lembut pada musuh nya ,
akibatnya apa yang Putri Yuan Ruer dan pengawal nya itu lakukan pada bandit bandit itu selama 2 hari ini pun segera tersebar dengan sangat cepat ke ibukota,
Para pedagang dan juga kultivator yang di selamat kan oleh kelompok serigala pembantai milik Lin Fan itu segera menyampaikan berita itu dari mulut ke mulut hingga berita itu sampai juga pada akhirnya ke ibu kota bahkan istana
.....
Mendekati Pos pemeriksaan Ke enam yang awal nya berada di bagian belakang langsung merangsek maju ke depan bersama serigala tunggangan nya itu untuk memberitahu prajurit yang menjaga gerbang tersebut untuk Segera melaporkan kedatangan nya pada petinggi kota agar segera di sampai kan pada pihak istana jika rombongan tuan putri sudah memasuki ibu kota
kemudian tanpa pemeriksaan kelompok itupun memasuki ibukota, dan kebetulan saat ini di jalan jalan ibu kota nampak cukup padat membuat orang orang yang ada di jalan jalan saat itu menatap ngeri ke arah gerombolan serigala hitam dengan tubuh tinggi hampir dua meter tersebut,
Tapi setelah melihat ke enam pengawal dan juga Putri Yuan Ruer berada di antara kelompok tersebut, barulah ketegangan tersebut langsung mencair ,
bahkan diskusi kembali berlanjut setelah itu, karena mereka mengetahui jika kelompok dengan serigala hitam itulah yang beberapa hari ini terkenal di ibu kota , dan saat ini mereka berkesempatan untuk melihat langsung kelompok tersebut,
"Bagiamana rasanya menjadi terkenal Tuan muda.?" tanya salah satu pengawal pada Lin Fan sambil menunggangi serigala di jalanan ibu kota menuju istana kerajaan
"Paman jangan meledekku , justru yang mereka bicarakan saat ini bukan aku melainkan paman berenam dan juga putri Yuan Ruer , aku hanya membantu sedikit sebelum nya , sisanya kalian lah yang mengurus nya , jadi aku tidak merasa mereka membicarakan ku saat ini " Lin Fan tersenyum kecil menjawab pertanyaan pengawal tersebut
"Saudara memang tidak terlalu menunjuk kan kekuatan sebelum nya , tapi jika tanpa bimbingan saudara , apakah mungkin kami akan bisa mengatasi para bandit bandit itu.?" ucap Yuan Ruer ikut ke dalam obrolan tersebut
Sementara Lin Juan dan Ling Hua hanya diam mendengar kan pembicaraan putera nya bersama pengawal dan putri saat ini , keduanya hanya menjadi pendengar yang baik karena tidak ingin ikut campur dalam pembicaraan tersebut agar sang putra lebih banyak bicara dengan mereka ,
__ADS_1