Kelahiran Kembali Sang Pembantai

Kelahiran Kembali Sang Pembantai
Bab 80


__ADS_3

Pertarungan di arena saat ini masih berlanjut Dimana Yang paling menarik saat ini untuk di lihat adalah pertarungan antara Cuan Ji bersama Pemuda yang ada di sampingnya melawan Shi Long, yang sebelumnya dengan senagaja memblokir serangan ke-dua nya saat ingin menyerang ke arah dua perwakilan dari sakte langit kerajaan Bing


"Kalian berdua sebaik nya tunggu di tempat jangan bergerak lagi , atau aku akan benar benar menjadikan kalian sebagai lawan pertama ku , " Ucap Shi Long datar pada Cuan Ji dan pemuda yang ada di sisi nya


"Apa maksudmu.?" Tanya Cuan Ji heran dengan perkataan Shi Long itu


Bukan nya menjawab pertanyaan itu , Tiba tiba Shi Long berbalik badan dan langsung bergerak dengan kecepatan tinggi ke arah kedua peserta dari sakte langit yang sebelumnya ia bantu itu


"Biarkan aku mengeluarkan kalian dari tempat ini sebagai ucapan terimakasih kalian untukku atas apa yang aku lakukan pada kalian sebelum nya "


"Wush "


Shi Long muncul di samping ke dua nya dan langsung mengayunkan kaki nya hingga tepat mengenai tubuh ke-dua murid sakte langit itu


"Brak, Brak.."


"Boomm...Boomm"


Karena tidak siap dengan serangan yang tiba tiba itu , kedua murid dari sakte langit itu langsung di hempaskan begitu saja oleh tendangan tiba tiba itu


melihat apa yang di lakukan oleh Shi Long saat ini , Cuan Ji dan teman yang ada di sisi nya di buat bingung , pasalnya sebelum nya Shi Long dengan tegas menghentikan serangan mereka lalu mengapa saat ini malah menyerang kedua orang yang sebelumnya di tolong itu , sebenarnya apa yang terjadi


Pikiran keduanya kacau tidak menemukan apapun alasan di balik tindakan mengejutkan Shi Long itu


Bukan hanya mereka , kedua murid dari sakte langit yang di hempaskan oleh tendangan Shi Long itu masih linglung di tempat nya , dengan keadaan berantakan

__ADS_1


"Sebenarnya aku tidak mempunyai dendam apapun dengan kalian para murid sakte langit , tapi karena kalian bagian dari kerajaan Bing ini , maka keluarlah untuk tuan muda ini "


Secara tiba tiba Shi Long muncul tepat di hadapan keduanya, dan membisik kan sesuatu yang hanya bisa di dengar oleh ke-duanya, tapi belum sempat mereka bereaksi dengan itu


Rasa sakit yang tak tertahankan menyerang tubuh bagian perut keduanya


"Bugh... Bugh"


Dua tinju Shi Long, Mendarat sempurna di perut keduanya, hingga membuat kedua perwakilan dari sakte langit itu pingsan di tempat dengan kondisi darah mengalir dari sudut bibir mereka


"Tinggal satu lagi "


Setelah mengalahkan keduanya, Shi Long langsung bergerak ke arah lain dimana di sana ada satu orang yang tidak memiliki lawan saat ini , Ya orang itu adalah perwakilan dari Klan besar Ba yang ada ada di kerajaan Bing Ini juga ,


"Kau perwakilan terakhir dari kerajaan Bing , silahkan keluar dari arena untuk menemani kedua orang yang sudah aku hajar sebelumnya "


Dengan tangan kanannya, Shi Long mencekik tuan muda Klan Ba itu dan mengangkatnya hingga kakinya tidak menyentuh tanah


"Uhuukkk, lepaskan aku sialan , jika memang kau berani ayo bertarung dengan ku secara adil jangan muncul tiba tiba seperti itu "ucap Tuan muda Klan Ba itu dengan wajah memerah karena sudah mulai ke habisan nafas saat ini


"Orang lemah yang tidak mengetahui batas kemampuannya sendiri sangatlah menyedihkan , dan lebih konyolnya lagi dalam kondisimu saat ini kau masih ingin menantang ku untuk bertarung , benar benar menggelikan, Baiklah meskipun aku membenci Raja Bing sebelum nya , tidak baik juga memperlakukan para perwakilan kerajaan nya dengan memalukan seperti ini , jadi kau bisa beristirahat di luar sana setelah ini "


"Wush.......


"Brak..."

__ADS_1


Dengan enteng nya Shi Long menghempaskan tubuh itu hingga meluncur dengan kecepatan tinggi menuju luar arena , membuat penonton dari kerajaan Bing marah atas kejadian itu , sebab ketiga perwakilan dari kerajaan nya di keluarkan dengan waktu singkat oleh nya , dengan cara yang memalukan tanpa bisa di balas oleh ketiganya


Tapi apakah Shi Long akan mendengarkan ocehan penonton penonton itu , tentu saja tidak , ia hanya acuh dan memasang ekspresi datar nya , tapi meski begitu ada seulas senyum kepuasan di bibirnya, karena ia sudah melampiaskan kebencian nya pada raja Bing sebelum nya pada ketiga orang itu yang sudah ia keluarkan dengan kedua tangan nya sendiri


...


Di tempat bangku penonton tepat nya di area para patriak para perwakilan yang bertarung di arena


Nampak raut wajah patriak sakte Langit dan patriak klan Ba saat ini sudah memerah karena marah dengan apa yang di lakukan oleh Shi Long sebelum nya , tapi meski begitu ke-duanya tidak bisa melakukan apa apa , karena memang kemampuan murid murid mereka berada jauh di bawah Shi Long yang sudah berada di alam bumi 🌟 5, sementara ketiganya baru naik ke alam Bumi 🌟 4 seminggu ini , tapi meski begitu mereka tidak percaya jika ketiganya akan di keluarkan secepat ini dan dengan cara memalukan pula tanpa bisa melawan sama sekali


....


Kembali ke arena


Di tempat lain , pertarungan Antara Lin Fan dan tuan muda sakte Halilintar dari kerajaan Wang wilayah Utara tangah berlangsung ,


dimana nampak tuan muda sakte halilintar yang memiliki kekuatan di alam Bumi 🌟 4 saat ini tengah melancarkan berbagai Serangannya ke arah Lin Fan , mengunakan elemen petir miliknya, ia sangat percaya diri untuk bisa menjatuhkan Lin Fan yang ia ketahui hanya memiliki kekuatan di alam Bumi 🌟 1 itu ,


dengan kekuatannya yang ada di atas Lin Fan dan di tambah kecepatan serangan nya yang di padukan dengan elemen petir kebanggaan saktenya , ia dengan penuh semangat meluncur kan berbagai serangan nya ke arah Lin Fan


15 menit pertarungan keduanya berjalan, Pemuda dari sakte halilintar itu masih belum bisa mendarat kan satu pukulan pun pada Lin Fan , bagiamana ia bisa melakukan itu bahkan membuat Lin Fan bergerak dari tempat nya saja pun ia tidak mampu


"Kenapa saudara , apakah kamu sudah puas menyerang nya .?" tanya Lin Fan menyilangkan Kedua tangannya di dada nya , sambil menatap lurus ke arah pemuda yang berada di hadapan nya itu


"Bagaimana kau melakukan nya.?" bukannya menjawab pertanyaan Lin Fan sebelum nya , tuan muda sakte halilintar itu justru bertanya dengan penasaran bagaimana Lin Fan bisa menghindar setiap sarangan yang ia lancarkan sebelum nya bahkan tanpa bergerak satu inci pun dari tempat nya

__ADS_1


"untuk pertanyaan mu ini mungkin aku tidak bisa menjelaskan nya padamu dengan kata kata , tapi jika kamu mau aku bisa langsung menjawab nya dengan Langsung menunjukkan nya padamu , bagaimana dengan itu apakah kamu mau melihat nya.?" ucap Lin Fan datar , tidak ada emosi apapun dari nadanya, tapi bagi tuan muda sakte halilintar yang mendengar nya ,


Ada semacam ancaman tersembunyi dari kalimatnya itu


__ADS_2