Kelahiran Kembali Sang Pembantai

Kelahiran Kembali Sang Pembantai
Bab 63


__ADS_3

saat ini rombongan itu sudah Sampai di depan pos pendaftaran yang di jaga oleh beberapa Tetua yang memiliki kekuatan di alam langit 🌟 1 seperti Lin Fan ,


Lin Xiao sebagai petunjuk jalan langsung berkata pada Lin Fan


"Kakak ini tempat nya, "


Lin Fan hanya menatap sekilas kedua tetua sebelum melangkahkan kakinya maju menuju ke tempat pendaftaran tersebut


"Apakah anda akan mendaftar di turnamen beberapa hari lagi.?" tanya salah satu penjaga pos pendaftaran itu pada Lin Fan


"Benar , apakah tuan bisa membantu saya melakukan semua itu .?" jawab Lin Fan


"Tentu saja kami bisa melakukan itu untuk anda , Asal anda memilikinya usia dibawah 20 tahun maka kami akan bisa mendaftarkan anda dalam Turnamen itu " Jawab penjaga pos itu lagi


"Baiklah , lalu apa yang harus saya lakukan untuk membuktikan jika saya memenuhi persyaratan itu .?" tanya Lin Fan lagi


Mendapati pertanyaan itu , kedua penjaga pos itu hanya saling pandang kemudian menatap ke arah Lin Fan


"Maaf sebelumnya Tuan, bukannya kami meragukan anda , tapi untuk lebih terbuka dana transparan, anda bisa menyentuh kristal ini , jika warna yang di tunjukan oleh kristal ini hijau maka anda bisa langsung mengisi formulir nya , apakah anda keberatan dengan ini.?" ucap penjaga itu lagi , sambil meletakkan kristal putih se besar telapak tangan di atas meja di hadapan Lin Fan , yang mana kristal itu merupakan alat untuk mengetahui kualitas tulang seseorang kultivator


"baiklah , bisakah saya langsung mencoba nya.?" ucap Lin Fan seraya menatap kristal itu


"silahkan Tuan " ucap penjaga itu sopan ,


tanpa menunggu waktu lama , Lin Fan langsung meletakkan tangan kanannya di tas kristal tersebut,


Dan perlahan kristal itu mulai bersinar, awalnya berwarna putih , kemudian perlahan berwarna hijau dengan 17 garis cahaya , menandakan usia si pemegang kristal tersebut


"17 Tahun , anda bisa langsung mengisi formulir nya di sini tuan , silahkan anda mengisi nama anda dan juga kalau ada tuan bisa menuliskan juga kekuatan di belakang anda"

__ADS_1


Melihat 17 cahaya hijau dari kristal itu , Penjaga satunya langsung mengeluarkan selembar kertas formulir untuk di isi oleh Lin Fan ,


Kemudian Lin Fan dengan tenang mengisi identitas nya di sana , tapi ia kembali berpikir apakah ia harus menggunakan paviliun miliknya atau tidak , karena jika ia menggunakan itu takut malah menimbulkan kehebohan nanti nya ,


Tapi setelah ia pikir pikir kembali , akhirnya ia pun memutuskan untuk tidak menggunakan nya , melainkan ia menggunakan Pasukan serigala Pembantai sebagai kekuatan di belakang nya , karena ia mengingat sang ayah saat ini tengah membentuk kelompok itu


Setelah di rasa cukup , Lin Fan menyerahkan kertas formulir itu kembali pada kedua penjaga di hadapan nya


kemudian keduanya membaca informasi dari Lin Fan itu sebelum menyerahkan selip giok padanya sebagai tanda jika ia merupakan peserta di turnamen itu


Di mana di slip giok itu bertuliskan nomor , 117 yang merupakan nomor urut nya untuk bertanding nantinya


"Terimakasih, " ucap Lin Fan menerima slip giok tersebut kemudian berbalik dan meninggal kan tempat itu


Sepeninggal Lin Fan , kedua penjaga pos itu masih fokus memandangi kertas formulir milik Lin Fan itu


Pasalnya ada sesuatu yang tidak pernah kedua nya tau sebelumnya dari tulisan yang ada disana , yang mana itu adalah Pasukan Serigala pembantai ,


....


Di tempat lain kini Lin Fan bersama kedua adiknya tengah bersantai di taman ibu kota , kebetulan di sana juga banyak orang orang yang melakukan hal yang sama ,


"Apakah kalian ingin bertemu dengan ayah dan ibu kakak.?" tanya Lin Fan pada kedua bocah yang saat ini tengah bermain di hadapan nya


Mendapati pertanyaan itu , kedua nya langsung menoleh ke arah Lin Fan , terlihat jelas raut ke-dua nya nampak ada kecemasan di sana , mungkin mereka takut tidak di terima atau bagaimana entah apa yang di pikirkan kedua bocah tersebut


"Kakak kami takut " ucap Lin Jiali menunduk kan kepala nya , begitu juga dengan Lin Xiao


"Tenanglah , ibu dan ayah kakak adalah orang yang baik , di tambah adik kakak ini sangat cantik dan tampan , pasti nanti mereka akan sangat senang saat melihat kalian " Ucap Lin Fan menghibur keduanya, karena memang apa yang ia katakan ini adalah kebenaran nya , sebab se tahunya sang ibu juga sangat menyukai anak anak , apalagi kalo seperti si kecil yang menggemaskan ini

__ADS_1


"Apakah yang kakak katakan tadi benar.?" tanya Lin Jiali dengan tatapan mata penuh semangat , sebab Jika itu benar maka keluarga lengkap yang ia dambakan akan segera ia miliki


"Tentu saja sayang ,lalu keputusan kalian bagaimana ?,


jika adik adik kakak ini ingin menemui ibu dan ayah sekarang , maka kakak akan mengantarkan kalian ke sana , kebetulan turnamen masih kurang 4 hari lagi, ini sudah lebih cukup untuk kakak Membawa kalian bertemu dengan ibu dan ayah " Jawab Lin Fan


kedua bocah itu saling pandang sebelum ke-dua nya sama sama mengangguk pertanda persetujuan nya tentang rencana Lin Fan itu


"Baiklah, ayo kita pergi"


Lin Fan membawa kedua nya kedalam pelukannya dengan di taruh di posisi kanan dan kiri


Lin Fan dengan santai membawa kedua nya melewati kerumunan di jalan jalan ibu kota itu hingga sampai di pintu gerbang keluar ibu kota ,


Sesampainya di sana Lin Fan tidak di cegat lagi oleh kedua penjaga di sana , karena Lin Fan sudah menyiapkan lencana miliknya sebelum keluar tadi


baru setelah keluar dari gerbang dan jaraknya cukup jauh , Lin Fan mengeluarkan Qing Lang dari cincin naga hitam miliknya, membuat kedua bocah yang ada di gendongan nya itu berteriak histeris karena takut dengan tampilan Qing Lang yang tinggi dan dengan buul bulu hitam menutupi sekujur tubuh nya


"Tenanglah, ini adalah saudara kakak , dan akan menjadi saudara kalian juga , namanya Qing Lang , " ucap Lin Fan menenangkan kedua bocah itu


kemudian dengan hati hati Lin Fan menempatkan kedua nya di atas tubuh besar Qing Lang ,


"Kakak , aku takut " ucap Lin Jiali dengan raut wajah tertekan menatap ke arah Lin Fan , sedangkan untuk Lin Xiao saat ini ia nampak sangat menyukai nya berbeda dengan sebelumnya


"Tidak apa apa, lihat kakak Xiao yang ada di belakang mu saat ini , Qing Lang tidak akan berbuat jahat pada kalian , bukan begitu Lang .?" ucap Lin Fan


"Auuuuuu......Auuuuuuuu"


Jawab Qing Lang dengan suara lolongan nya , membuat Lin Jiali yang sebelumnya nampak masih takut takut , kini sudah mulai mengelus punggung Qing Lang ,

__ADS_1


"Hihihi kakak benar , bulu Qing Lang sangat lembut " Ucap Lin JiaLi seperti menadapat kan mainan baru saat ini , kedua tangan nya terus mengelus punggung Qing Lang , bahkan ia nampak merebahkan kepalanya di sana , begitu juga dengan Lin Xiao yang nampak bertingkah konyol saat ini di belakang sang adik , dengan berpose layaknya kesatria yang menunggangi kuda untuk berperang


__ADS_2