
setelah mendengar penjelasan Lin Fan Tersebut barulah mereka semua mengerti mengapa sebelum nya tiba tiba Lin Fan memerintah kan serigala serigala itu untuk pergi , rupanya ia sudah memprediksi akan adanya serangan lanjutan dari kelompok sebelum nya pada rombongan putri Yuan Ruer
"Jadi apa rencana mu nak.?" tanya Lin Juan pada Lin Fan serius , karena ia sangat yakin jika putera nya itu sudah memiliki rencana di kepalanya
"apalagi ayah tentu saja langsung mendatangi mereka dan membunuh nya ,tapi kita harus menyisakan satu orang untuk di interogasi agar kita mengetahui apa maksud dari pencegatan mereka itu dan yang paling penting siapa dalang dari ini semua " Jawab Lin Fan Santai
"Baiklah lalu apa yang akan kita lakukan tidak mungkin kan jika kita langsung mendatangi mereka begitu saja.?" tanya Lin Juan yang merasa ucapan putranya itu tidak sesederhana kedengarannya
"Hehehe , ayah memang pintar seperti biasa nya , aku menang berencana untuk memberikan serangan kejutan untuk mereka malam ini , karena mereka mengira rombongan putri akan tiba di lembah itu paling cepat dua hari kemudian, pasti mereka tidak akan menyangka jika kita malam ini sudah berada di sana , dan tentu saja malam itu juga akan menjadi akhir bagi mereka "
Jawab Lin Fan sambil mengarahkan jempolnya ke arah Sang ayah di sertai tawa di mulut nya membuat Lin Juan sedikit jengkel dengan itu , tapi ia tidak mau berdebat saat ini karena ada yang lebih penting dari pada kekesalan nya itu
"Baiklah lalu bagaimana dengan putri dan para pengawal nya , tidak mungkin kita meninggal kan mereka semua di sini sementara kita bertiga datang ke lembah itu kan.?" tanya Lin Juan lagi
__ADS_1
mendapatkan pertanyaan itu dari sang ayah Lin Fan langsung menepuk jidat nya yang terhalangi topeng membuat Lin Juan mengerutkan keningnya dengan apa yang di lakukan putera nya itu
"Ada apa.,? apakah ada yang salah dengan pertanyaan itu .?" ucap Lin Juan
"Tidak ada , tapi aku sedikit menyesali perkataan ku sebelumnya yang sempat memuji ayah " jawab Lin Fan dengan suara rendah tapi masih bisa di dengar oleh semua orang yang berada di sana
"Bocah nakal apa maksud mu ha.?" Lin Juan langsung berdiri dari duduknya sambil melotot ke arah sang putra membuat semua orang yang ada di sana langsung secara refleks menutupi mulut mereka agar tidak mengeluarkan suara tertawa yang sudah mereka tahan itu agar tidak menyinggung Lin Juan , tapi ada satu suara yang tidak menahan sama sekali tawa nya , siapa lagi kalau bukan Ling Hua
"Hihihi , Gege duduklah , biarkan Fan'er menjelaskan alasan mengapa ia mengatakan itu sebelumnya " Ling Hua menarik tangan sang suami untuk duduk di sampingnya dan tak lupa ia juga memberikan kode bagi yang lainnya untuk berhenti tertawa agar Lin Fan bisa memulai lagi penjelasan nya
"Baik anakmu ini meminta maaf dengan tulus pada ayah , tapi meski begitu anakmu ini punya alasan mengapa sebelum nya mengatakan menyesal memuji ayah Setelah mendengar pertanyaan itu " Jawab Lin Fan dengan Nada yang terdengar bersungguh sungguh di telinga yang lain, tapi tidak dengan Lin Juan dan Ling Hua mereka tau jika sang anak saat ini tengah tersenyum di balik topeng nya , tak lama kemudian Lin Fan kembali melanjutkan ucapan nya
"Pertama , ayah menanyakan putri dan rombongan nya harus di kemana kan , inilah alasan mengapa aku membatalkan pujian sebelum nya , karena jawaban nya sudah sangat jelas bahwa mereka akan ikut dengan kita tapi ayah malah menanyakan nya lagi , dan satu lagi ke enam pengawal pun sudah aku berikan pil Kultivasi untuk menaikkan ranah mereka sebelumnya yang bertujuan untuk menjaga putri dan itupun ayah sendiri yang menjaga mereka sebelumnya, dengan semua ini apakah ayah sudah paham mengapa anakmu ini berbicara seperti itu sebelumnya.?" ucap nya mengakhiri penjelasan nya sambil menatap ke arah Lin Juan yang nampak menunduk kan kepalanya di samping Ling Hua kemudian ia mengangkat kepalanya untuk menatap sang anak
__ADS_1
"Baik kamu memang kali ini ,lalu apa rencananya.?" jawab Lin Juan pada akhirnya mengakui kesalahannya dan langsung mengubah topik ke pembahasan rencana agar sang putra tidak kembali membahas kebodohan nya tadi
Mendengar sang ayah seperti sengaja mengalihkan pembicaraan dengan mengeluarkan pertanyaan lanjutan membaut Lin Fan tersenyum tipis di balik topeng nya tapi ia tidak berniat membahas masalah sebelumnya lebih lanjut karena ada banyak orang di sini , Andai hanya ada keluarga nya saja sudah pasti ia akan terus menggoda sang ayah sampai puas
"untuk rencana nya kita akan menggunakan pengalihan untuk menipu mereka , dengan cara menempatkan ayah dan ibu di dalam kereta kuda itu nantinya saat sudah mendekati lembah , sementara untuk putri Yuan Ruer akan bersamaku , biarkan ayah dan ibu di kawal oleh ke enam pengawal menuju tempat yang sudah mereka siapkan untuk menyergap rombongan itu, tapi untuk paman pengawal kalian harus menekan kekuatan kalian ke alam bumi seperti sebelum nya agar mereka merasa diatas angin terlebih dahulu barulah nanti di saat saat terakhir kita bisa langsung mengeksekusi Mereka setelah Mereke semua sudah keluar dari persembunyiannya dan bergerak ke arah kalian , dan saat itulah aku nanti bersama putri Yuan Ruer akan muncul bersama Lang dan serigala serigala lain nya untuk mengepung tempat itu untuk memastikan tidak ada satupun orang dari kelompok itu melarikan diri , bagaimana sampai di sini apakah ada yang ingin di tanyakan.?" Lin Fan menatap mereka samua satu persatu
Tapi tidak ada yang membuka suara karena semua orang saat ini tengah mengangumi rencana yang di susun oleh Lin Fan itu , tapi kemudian ada gerakan ragu ragu dari Yuan Ruer yang nampaknya ingin mengangkat tangannya tapi ia mengurungkan niatnya, tapi gerakan kecil itu berhasil di tangkap oleh Lin Fan
"Putri apakah ada pertanyaan.?" tanya Lin Fan
Yuan Ruer yang mendapatkan pertanyaan itu langusung gugup , tapi ia berusaha menekan perasaan nya dan memberanikan diri untuk buka suara
"Saudara Fan , lalu bagaimana cara kita bisa sampai di tempat itu Malam ini sedangkan menurut ucapan mu sebelumnya kita memerlukan setidak nya 2 hari perjalanan menggunakan kereta kuda ke tempat itu dan satu lagi kamu tadi mengatakan jika aku akan bersamamu ,ehmm itu bisakah kamu menjelaskan nya lebih rinci lagi ,karena aku tidak terlalu memahami maksud nya " tanya Yuan Ruer yang di akhiri dengan pertanyaan yang membuat nya gugup hingga membuat ucapan nya sedikit terbata bata
__ADS_1
Ling Hua yang melihat reaksi dari putri Yuan Ruer hanya bisa tersenyum kecut di hatinya, ia sudah menduga dari awal jika sang putri akan terpincut dengan pesona anaknya meski ia tidak pernah melihat wajah sang putra sekalipun ,
bukan hanya Ling Hua yang mengetahui jika sang putri sudah menaruh hati pada Lin Fan , tapi Lin Juan dan ke enam pengawalnya pun mengetahui itu dari cara putri bersikap dan kegugupannya tadi sudah menjelaskan semuanya