Kembali Ke Masalalu

Kembali Ke Masalalu
Masalah Ini Harus Di Jelaskan Oleh Istriku


__ADS_3

Jiang Zhou keluar dari bangsal.


Dia langsung pergi ke ruang praktek dokter.


Setelah menemukan dokter yang merawat ayahnya, Jiang Zhou segera menyerahkan sebatang rokok.


"Oh! maksudmu Jiang Fuguo, yang berada di bangsal 36 dengan 3 tempat tidur?"


Dokter yang merawat berkata, "Dia telah berada di sini selama tiga atau empat hari dan kakinya remuk karena tertindih. Setelah di periksa, kami menemukan salah satu tulangnya patah. Dia harus memasang pen,mengeluarkan tulang yang patah. Kondisinya kurang kondusif sekarang, dan sudah tertunda cukup lama."


"Rumah sakit kami tidak memiliki teknologi dan tenaga ahli yang memandai. Dia harus melakukan oprasinya di provinsi."


"Tidak bisa di tunda lagi, kalau di tunda lagi, kakinya akan meradang dan infeksi, akhirnya harus di amputasi!"


"Biayanya agak mahal, diperkirakan biaya operasinya sekitar Rp.4.000.000"


Jiang zhou akhirnya merasa lega.


Biaya pengobatan sebesar Rp.4.000.000


Jangankan Rp.4.000.000 atau Rp.6.000.000 bahkan Rp.40.000.000 sekalipun, selama bisa di obati, bagi Jiangzhou ini adalah kabar yang baik!


Dia segera mengucapkan terima kasih kepada dokter.


Saat berjalan kembali, Jiang zhou baru menyadari bahwa telapak tangannya yang di kepal tadi, entah sejak kapan kulitnya terkelupas.


Lukanya sangat perih sekarang.


Jiang zhou melihat semua orang sedang bermain dengan kedua putrinya saat dia kembali.


Chloe dan Zoe segera berlari dan memeluk kaki Jiang zhou dengan gembira, saat melihatnya kembali.


“Ayah, kamu sudah kembali!”


“Ayah tidah membawa Zoe hem.. Zoe akan marah..."


Qi Aifen, Jiang Fuguo, Jiang Ming, ketiga orang itu merasa heran saat melihat keakraban yang spontan antara ayah dan kedua anak itu.


Apa yang sedang terjadi?


Bukankah biasanya kedua anak itu paling takut pada Jiang zhou, mengapa tiba-tiba menjadi dekat dan manja dengan Jiang zhou?


Selain itu.


Jiang Zhou tidak pergi?


Apa yang Jiangzhoy lakukan tadi?


Jiang Zhou membujuk kedua putrinya, kemudian berjalan mendekati Jiang Fuguo. Dia membungkuk dan berkata pada Jiang Fuguo "Ayah, aku sudah bertanya kepada dokter. Dia berkata kakimu hanya bisa di obati di kota provinsi, jika tidak, kakimu tidak bisa di selamatkan."


Raut wajah Jiang Fuguo berubah jelek.


Qi Aifen menutupi wajahnya dengan sedih dan mulai menangis.


Jiang Ming menggigit pipinya bagian dalam lagi dan lagi.


Untuk apa adiknya datang kesini sekarang!?


Saat Jiang Ming tidak bisa menahan kekesalannya dan akan meledak, kata-kata Jinag zhou selanjutnya membuatnya terpana.


"Kaki ayah harus di obati."


Jiang Zhou berkata, "Berangkatlah ke kota provinsi sore ini, naik bus jarak jauh dengan keberangkatan paling cepat."


Jiang Ming akhirnya tidak tahan lagi.


Dia berdiri dan menatap Jiang Zhou dengan mata merah, seperti seekor singa yang sedang mengamuk.

__ADS_1


“Kamu bisa bicara dengan sangat mudah. Apakah kamu tahu berapa biaya yang di perlukan ayah untuk pengobatannya?! Jika tidak punya uang, untuk apa pergi ke provinsi?"


Jiang Ming berkata dengan kesal “Kamu bisa apa selain menambah kekacauan?! Jangan datang kesini untuk membuat orang kesal."


Qi Aifen menangis lebih keras lagi.


“Sudah jngan bicara lagi, Jiang Ming, jangan bicara lagi."


Sambil berbicara, Qi Aifen bergegas membujuk Jiang Zhou.


“Kakakmu terlalu emosi karena terlalu cemas! Biaya pengobatan ayahmu tidak murah, dan memerlukan sekurang-kurangnya Rp.4.000.000! Meskipun kita mencuri dan merampok juga tidak bisa mengumpulkan uang ini."


Air mata membasahi wajah Qi Aifen.


Jiang Zhou tidak melawannya.


Jiangzhou mengeluarkan uang yang sudah di siapkan dari sakunya, tanpa berkata apa-apa.


"Di sini ada Rp.700.000"


Jiang Zhou berkata.


“Aku tahu itu tidak cukup, tapi aku akan mendapatkan sisanya dalam beberapa hari ini."


"Kaki ayah lebih penting, kakak, bawalah ayah kesana nanti sore, aku akan mengantarkan uangnya setelah terkumpul."


"Pembayaran pengobatan di ibu kota provinsi tidak dibayarkan sekaligus, aku akan mengantarkannya sebagian-sebagian. Kamu harus menjadwalkan oprasinya terlebih dahulu. Kaki ayah tidak bisa ditunda lagi."


Jiang zhou berkata dengan tegas.


Setumpuk uang disusun dengan rapi.


Tiga tumpukan besar di ikat menjadi satu dengan karet gelang.


Uang ini diberikan oleh akuntan untuk pembayaran hasil penjualan di Koperasi Penyediaan dan Pemasaran Hasil Perairan hari ini.


masih ada uang di saku Jiang Zhou.


Namun, uang itu untuk dibayarkan pada penduduk desa hari ini


Uang ini.


Jiang zhou tidak boleh mengambilnya.


integritas sangat penting dalam berbisnis.


Selama Jiangzhou masih ingin menjadi pemasok belut, dia harus menyelesaikan pembayaran setiap hari.


Ketika tumpukan uang ini muncul di depan semua orang, seluruh bangsal menjadi hening.


Qi Aifen awalnya masih menangis.


Qi Aifen langsung tersedak saat melihat uang itu, bahkan sampai lupa menangis!


Ini, ini lebih dari setengah juta!


Dia belum pernah melihat uang sebanyak itu sepanjang hidupnya!


Jiang Fuguo tertegun sejenak, tetapi setelah itu, wajahnya langsung menjadi suram.


Wajahnya penuh amarah.


Menatap Jiang Zhou, dan memaki "Anak sialan! Apa yang telah kamu lakukan?! Apakah kamu ingin di tembak mati?! Meskipun kakiku patah dan nyawaku melayang, juga tidak akan menggunakan uangmu ini! Cepat kembalikan uangnya dan serahkan dirimu kekantor polisi! Cepat!"


Setelah Jiang Fuguo selesai memaki, dia berbalik melihat Jiang Ming.


“Jiang Ming awasi dia, kamu harus memastikan Jinag zhou menyerahkan diri!"

__ADS_1


“Uang sebanyak ini! Apakah kamu sudah bosan hidup, dasar keparat?! Kenapa aku bisa melahirkan anak sepertimu?!"


Jiang Ming juga mengerutkan kening.


Dia menatap uang itu, meskipun hatinya tergerak,rasionalitas tetap mengalahkan ketamakan.


dia tahu.


jika uang ini tidak dikembalikan, adiknya ini benar-benar akan ditembak mati.


Jiang Ming datang dan hendak membawa Jiang Zhou bersamanya Menyerahkan dirimu.


Tetapi Jiang Zhou berkata tidak daya "Ayah, aku mendapatkan uang ini dari bisnisku. Jangan khawatir uang ini bersih, aku tidak akan mempermalukan keluarga Jiang kita."


Jiang Fuguo menatapnya dengan dingin.


Jelas Jiang Fuguo tidak mempercayai kata-kata j


Jiang Zhou benar-benar tidak berdaya.


Dia melihat sekeliling.


Jiang zhou menyadari semua orang sedang menatapnya dengan curiga dan penasaran


Meskipun Jiang Zhou tidak peduli dengan apa yang orang lain pikirkan tentang dirinya.


Namun, jika Jiang zhou tidak menjelaskan asal usul uang ini kepada orang tua dan kakaknya, mereka pasti tidak akan menerima uang ini.


“kalau begitu."


Jiang Zhou berkata, “Kalian tidak percaya ucapanku, tetapi seharusnya kalian percaya pada ucapan Liu mengli kan?"


Jiang zhou menoleh ke arah Liu mengli, lalu diam-diam berjalan kesampingnya dan membawa anak-anaknya.


memang konyol jika dibicarakan.


Namun, itulah kenyataannya.


penjelasan Liu mengli tentang asal usul uang ini jauh lebih dapat di percaya daripada penjelasan Jiang zhou.


Liu mengli menceritakan semua yang terjadi dalam beberapa hari terakhir, di bawah tatapan heran Qi Aifen, Jiang Fuguo dan Jiang Ming.


Namun.


Mengenai penjualan belut sawah, seperti di jula kemana dan sebagainaya.


Dia tidak menjelaskannya dengan terperinci.


Bagaimanapun juga, ada orang luar di dalam bangsal.


Jika Liu mengli menjelaskan cara penjualan belut sawah dan membocorkan pada orang lain bahwa menjual belut sawah dapat menghasilkan uang, bisnis Jiang zhou pasti akan terganggu.


Liu Mengli adalah orang yang sangat waspada!


“Ayah, Ibu, meskipun kamu tidak percaya pada Jiang zhou, kalian seharusnya percaya denganku."


Liu Mengli berkata dengan lembut “Selain itu, tidak ada yang lebih berharap, Jiang zhou bisa bertobat daripada aku."


Setelah mengatakan ini, Qi Aifen dan Jiang Fuguo tiba-tiba berhenti berbicara.


Memang benar.


Liu mengli adalah istri Jiang zhou.


Liu mengli juga melahirkan putri kembar untuk Jinag zhou.


Liu mengli tidak perlu membohongi mereka.

__ADS_1


__ADS_2