Kembar Yang Tidak Dianggap

Kembar Yang Tidak Dianggap
chapter 39


__ADS_3

"Mah. Mama! " Panggil wahyu dari arah luar


Livina yang mendengar suara suaminya pun dengan segera berjalan keluar dan menghampiri.


"Kenapa si pah. Dateng dateng kok malah teriak nggak jelas gitu"ucap livina menghampiri suaminya


" Nggak jelas... Nggak jelas! Enak banget sih kamu santai santai dirumah, nggak tau suaminya lagi pusing bukannya bantu mikir dia malah enak enakan santai dirumah, "ucap wahyu jalan sambil memasuki rumahnya


" Tadi teriak teriak. Sekarang suruh bantu mikir, emangnya apa sih yang mau dibantu buat mikir, "jawab livina juga mengikuti suaminya


" Tadi willy nelpon aku. Trus dia narik semua dana yang udah dia kasih ke saham aku, sekarang perusahaan aku bangkrut total dan para karyawan juga udah pada berenti semua, "ucap wahyu memijit keningnya


" Ap-apaaa! Willy narik semua dana yang udah dia kasih, "ucap livina kaget


" Iyaa, sekarang aku bingung harus gimana lagi. Kita juga terlilit hutang dimana mana, aku rasa rumah dan harta kita yang lainnya juga akan disita oleh orang bank, "jawab wahyu


Livina kembali Terbelalak dengan mata yang membola besar. Apakah ia tak salah mendengar dengan ucapan suaminya tersebut


" Kamu ngomong apa tadi? Rumah dan harta kita yang lainnya akan disita! Nggak ya pah. pokoknya mama nggak mau kalo harus hidup miskin, "ucap livina yang tak Terima dengan keadaan


" Mama kira mama aja yang nggak mau hidup miskin. Aku juga mah, tapi mau bagaimana lagi kita sekarang sudah nggak punya apa apa lagi. Perusahaan bangkrut uang habis. Apa lagi yang kita miliki, "ucap wahyu juga tak Terima dengan keadaan yang ia hadapi


" Ini semua salah willy, aku nggak tau dimana letak kesalahan aku, tapi dengan gampangnya dia malah narik semua uang yang udah dia kasih. Bahkan dia juga udah tau siast kita untuk menjebaknya dengan menikahkan Erwin pada putrinya agar kita bisa mengambil setengah dari hartanya, "lanjutnya


Livina terdiam dengan kalimat yang dilontarkan oleh suaminya itu. Ia terlihat berpikir dan menyambungkan semua kejadian yang ada


" Apa jangan jangan ini tentang Erwin yang menculik putrinya? Berarti apa yang dia katakan tadi, itu memang benar kalo Erwin udah nyulik putrinya, "gumam livina pelan namun masih dapat didengar jelas oleh wahyu.


" Apa! Kamu tadi bilang apa? Coba ulangi lagi kalimat kamu yang tadi"perintah wahyu agar livina menurutinya


"Jadi gini pah. Tadi itu willy ada dateng kesini, trus dia ngomong kalo Erwin udah menculik putrinya. Katanya kalo memang benar Erwin pelaku dari penculikan tersebut, maka Erwin akan dijebloskan ke penjara dan kita juga akan!" Kalimat livina terhenti saat ia telah menyadari sesuatu


"Apa kamu udah coba hubungi Erwin? " Tanya livina


"Aku sudah menghubunginya berulang kali tapi tetap aja nggak ada jawabannya, " Jawab wahyu


"Berarti dugaan ku benar pah. Erwin sekarang pasti ada dipenjara, sial! Sial! Sial! Huh! Kenapa anak itu harus mencari masalah yang membuat orang tuanya juga ikut rugi, " Ucap livina

__ADS_1


"Di penjara? Maksudnya apa? Siapa yang di penjara, " Jawab wahyu


"Si Erwin lah pah siapa lagi coba. Berarti dengan bangkrut nya kamu dan dana yang ditarik oleh willy itu semua ada sangkut pautnya dengan yang Erwin lakuin pah" Ucap livina pada wahyu


"Anak sialan! Kenapa ia melakukan hal bodoh seperti ini, " Ucap wahyu yang baru sadar dengan kejadian ini


"Terus kita harus gimana dong ini pah, " Ucap livina


"Kita harus ke penjara sekarang, kita harus jenguk Erwin, " Ucap wahyu dan langsung saja menuju mobilnya dan membawanya menuju kantor polisi terdekat


****


"Gimana pah, makanan disini enak kan. " Ucap bulan bertanya


"Iya enak sekali. Papa malah baru tau kalo ada restoran yang nyediain masakan rumah seperti ini, " Jawab willy yang begitu lahap dengan makanan yang ada dihadapan nya


"Kenapa makanan ini mirip sekali rasanya dengan masakan riana ya. Rasanya benar benar sama persis, sudah lama juga riana tidak masak semenjak dia melahirkan. Kayanya lain waktu aku harus nyuruh dia masak makanan kaya gini deh, rindu banget sama masakan dia, " Batin willy


"Resto ini baru buka ya. Gue baru tau malah ini adalah makanan yang paling enak yang pernah gue coba" Ucap bintang


"Wah iyakah. Fiks ini sih bakal jadi tempat favorit gue, " Ucap tirta


Mereka semua pun bercanda suka ria, menikmati suasana yang begitu jarang mereka rasakan. Terutama para inti black diamond yang baru merasakan hal seperti ini. Mereka semua hanya bisa merasakan kehangatan sebuah keluarga diluar saat berkumpul bersama teman teman. Kehidupan mereka berubah saat sudah kembali kerumah masing masing. Karna ada diantara mereka yang keluar nya utuh dan terlihat begitu harmonis ketika diluar rumah, namun ketika sudah kembali maka semua kembali seperti asing dan terlihat seperti tidak saling kenal satu sama lainnya..


"Bu. Ibu nggak papa? " Tanya merry istrinya ridho


"Ya bu, ibu dari tadi terlihat melamun dan terus saja memandangi mereka. Kalo ibu rindu dan udah nggak sanggup lagi, lebih baik ibu samperin mereka dan kasih tau semua kebenarannya bu. Kita berdua bakal nemenin dan bantu ibu untuk menjelaskan semuanya bu, " Sambung Riska istri dari kiki


Ya merry dan Riska adalah istri ridho danjuga kiki, yang berarti adalah menantu dari riana. Merry dan Riska memang sudah mengetahui semua cerita tentang kiki, ridho dan juga riana. Dan mereka menerima semuanya dengan hati yang ikhlas.


"Nggak nak, ibu ngeliat mereka dari jarak yang seperti ini aja ibu sudah bahagia sekali rasanya. Ini bukan waktu yang tepat untuk membongkar semuanya nak. Kita hanya perlu menunggu waktu yang tepat saja, " Jawab riana sambil terus melirik kearah dimana willy dan juga yang lainnya berkumpul.


Riana yang mengetahui bahwa willy dan juga anak anaknya datang. Ia sengaja menyiapkan semua makanan yang akan disajikannya khusus buatan tangan nya sendiri. Ia begitu rindu memasakan suaminya makanan yang disukai oleh willy. Riana juga sengaja memasakan makanan yang ia sajikan tersebut agar willy dapat merasakan masakan nya


"Ibu selalu berkata seperti itu. Tapi udah berapa bulan ini ibu sama sekali nggak ngelakuin apapun selain mantau mereka dari kejauhan bu, " Ucap Riska


"Iya ibu tau, tapi memang ini bukan waktunya, udah ah ibu mau ngerjain pekerjaan yang lain lagi. Kalian berdua ingat jangan lupa jemput anak anak sekolah ya, " Ucap riana yang langsung pergi menuju ruangan

__ADS_1


Sedangkan Riska dan juga merry hanya menarik nafas lelah. Mereka sebenarnya kasihan melihat ibu mertuanya merasakan hal seperti ini namun mau bagaimana lagi, ingin membantu pun mereka tidak bisa sebab dilarang oleh ibunya, jadi mereka hanya bisa mengikuti alur yang sudah direncanakan oleh riana


"Saudara Erwin. Ada tamu yang ingin bertemu dengan anda, " Ucap penjaga tersebut dan langsung saja membukakan pintu


"Mama, papah! " Ucap Erwin saat melihat kedua orang tuanyalah yang datang untuk melihatnya


"Waktu besuk hanya 15 menit, " Ucap sipenjaga tersebut kemudian pergi dari sana.


"Ya ampun sayang! Jadi kamu beneran dipenjarakan sama si willy beneran jebloskan kamu disini.  Bener bener keterlaluan! " Ucap livina


"Apa yang kamu lakukan sampai kamu bisa berada disini erwin," Tanya wahyu pada sang putra


"Erwin nyulik bintang pah. Itu semua Erwin lakuin agar kita bisa meminta uang tebusan dengan jumlah yang besar pah, mah pah tolong bebasin Erwin dari sini. Erwin nggak betah berada disini pah, " Ucapnya


"Bodoh, kamu benar benar bodoh. Lihatlah karna ulah mu itu sekarang kamu harus berada disini. Sekarang apa yang bisa mama dan papa bantu? Willy juga telah menarik seluruh dana yang udah dia kasih. Sekarang bisnis papa udah bangkrut, dan ini semua gara gara kamu Erwin. Kenapa kamu malah ceroboh dan melakukan hal rendahan seperti ini. "Maki wahyu pada Erwin


" Apaaaa! Papa bangkrut! Lalu bagaimana dengan Erwin pah, Erwin nggak mau berada disini"jawabnya


"Kenapa kamu bisa menculik bintang nak. Apa yang kamu lakukan, " Tanya livina tak habis pikir dengan tingkah putra semata wayangnya ini


"Huft! Erwin ketauan karna telah selingkuh darinya mah, " Ucap Erwin mengusap wajahnya dengan kasar.


"Kamu ini sudah berapa kali mama bilang, stop main perempuan. Sekarang lihat akibat dari ulah kamu, " Ucap livina.


"Pokoknya Erwin nggak mau tau mah pah! Mama sama papa harus bisa keluarin Erwin dari sini. Erwin nggak mau ada disini lama lama, " Ucap Erwin


"Kamu pikir menyewa pengacara itu murah. Kita harus menyediakan uang dengan jumlah yang besar. Kita mana ada uang sebanyak itu, ini juga karna kesalahan kamu yang terlalu ceroboh dan lihat karna ulah mu. Kita semua yang terkena imbasnya, " Ucap wahyu pada Erwin


"Maaf waktu besuk sudah habis." Ucap sipenjaga


"Kasih waktu 5menit lagi pak, " Jawab Erwin


"Maaf tidak bisa. " Ucap sipenjaga


Erwin pun mau tak menurut dan kembali ketempatnya sedangkan wahyu dan livina pulang.


"Huh, papa akan berusaha untuk melepaskan kamu dari sini, " Ucap wahyu sebelum keluar dari sana. Erwin mengangguk kemudian pergi dari sana diikuti oleh sipenjaga.

__ADS_1


__ADS_2