
Subuh menjelang,Wilona segera bangun dan menjalankan kewajibanya.Setelah itu dia turun ke dapur untuk membantu para pekerja untuk menyiapkan sarapan buat keluarga Wijaya.
Saat Wilona mendekati dapur utama,ada 3 pekerja sedang menyiapkan sarapan di dapur lebih dulu."Selamat pagi semua."Sapa wilona pada ke 3 wanita yang ada di dapur.
Ketiga para pekerja itu seketika menghentikan aktifitasnya dan segera mendekat ke wilona sambil menundukkan kepalanya.Para pekerja di sana merasa bingung dengan Wanita di depanya.
Menurut desas desus yang beredar di para pekerja keluarga Wijaya,anak perempuan keluarga wijaya sudah meninggal,Tapi ada yang bilang juga Nona Amel sedang di rawat di rumasakit karna kecelakaan.
"Pagi nona Amel."Jawab para pekerja dengan nada serentak
"Lagi masak apa?Boleh saya bantu?"ucap wilona sambil melangkahkan kakinya mendekati kompor tempat masak.
Para pekerja bingung denga apa yang di lakukan Wilona.Yang dia tau Nona Amel adalah anak yang sangat manja dan tidak komunukatif terhadap orang sekitar.Tapi Nona amel yang di lihatnya sekarang berbeda 180°.
Nona Amel yang sekarang cendrung sopan,baik hati, dan kelihatan mandiri.
"Maaf nona,ini Tugas kami untuk menyiapkan sarapan buat keluarga Wijaya.Nona istirahat saja di kamar biar keadaan nona cepat pulih."Ucap salah satu pekerja untuk melarang Wilona melakukan pekerjaan dapur,Mereka takut di marahi jika anak kesayangan mereka berada di dapur.
Mendengar apa yang di kataka para pekerja,Wilona tersenyum dan menjelaskan bahwa dia baik-baik saja.Dan dia terus melakukan pekerjaan itu sampai selesai.
Kini jam menunjukkan waktu sarapan.Momy sarah dan papy Daniel mulai sarapan di ruang makan.Papy daniel sangat menyukai masakan yang di buat oleh Wilona.Saat di meja sarapan,Suasana kembali hidup saat Wilona datang ke keluarga ini.
__ADS_1
"Sayang,Kami telah mendaftarakanmu ke kampus terbaik di kota ini,Dion telah mengirim berkasmu beberapa waktu yang lalu.Jadi kalau kamu mau hari ini kamu boleh mulai kuliah."
Mendengar apa yang di ucapkan Momy Sarah,Wilona tersenyum dengan bahagia dan langsung memeluk momy sarah dengan erat.
"Mom,Trimakasih Mom,Aku sangat bahagia dengan semua ini."Wilona meneteskan air matanya sabai tanda bahagia.Melihat Wilona meneteskan air matanya,Momy sarah langsung mengusap air mata Wilona.
"Mulai sekarang jangan ada air mata di rumah ini,Kita semua harus bahagia."Ucap momy sarah untuk Wilona .
Acara sarapan pagi sudah selesai,Wilona memutuskan besok untuk memulai kuliahnya.Pagi ini Dia berencana mencari perlengkapan kuliah yang di butuhkan bersama momy Sarah.
Sebelum ke Mall yang di tuju,Momy sarah dan Wilona pergi ke panti asuhan yang di kelolah oleh keluarga Wijaya.
Keluarga Wijaya terkenal sangat Dermawan,Dia mempunya 2 Panti yang sangat besar.1 panti asuhan ada lebih 200 anak yatim piatu,Mulai Dari bayi sampai remaja.Biasanya anak yang sudah menikah di beri kebebasan untuk ikut bersama pasanganya atau tetap tinggal di situ.Dengan ada ketentuan yang berlaku.
"Pagi Nyonya Daniel,Semua baik-baik saja di sini."Jawab pengurus panti yang sangat ramah itu.
"Nona Amel?Lama tidak berjumpa?Senag sekali pagi ini bertemu putri dari keluarga Wijaya yang sangat manis ini."Ny meta menyapa Wilina dan memujinya.
Setelah mengobrol banyak hal,Momy sarah dan Wilona berpamit untuk pergi dari panti,Momy sarah dan Wiona melangkahkan kakinya menuju mobilnya.
🍌🍌🍌🍌🍌
__ADS_1
Pagi ini di Perusahaan WB.Nayna tampak gelisah.Dia harus mengambil keputusan tentang masadepan bayi yang ada di kandunganya.
Sudah hampir 1 bulan Nayna tidak bisa menghubungi Akio maupun David.Sedangkan usia kandunganya semakin lama semakin kelihatan.
Alex Datang ke kantor yang di pegang Nayna 1 minggu sekali,itu pun Alex selalu di kawal oleh asisten pribadinya sehingga Nayna tidak bisa menayakan hal pribadi tentang David.
Pagi ini jadwal Alex datang ke kantor yang di pegang oleh Nayna.Nayna pun segera menyiapkan semua dokumen yang harus di tanda tangani oleh Alex.
"Pagi nay....,Siapkan semua ke ruanganku!"Printah Alex denga nada tegas.Di dalam.pekerjaan Alex adalah tipe pemimpin yang tegas dan tidak suka denga hal-hal yang bertele-tele.Dia akan memanfaatkan jam kerja denga sangat maksimal.Dan beda lagi saat di luar jam kerja.Dia tipe yang penuh kasih sayang dan perhatian.
"Baik Tuan Alex."jawab Nayna singkat.
Kini Nayna sudah 1 ruangan dengan Alex.Nayna menyerahkan beberapa dokumen yang harus di tandatangani dan Nayna memperbaiki beberapa arsip yang peelu di Revisi.Tiap kedatangan Alex di kantor ini,Nayna akan seharian bersama Alex untuk melakukan tugasnya.
Saat Alex menjelaskan bagian kontrak yang harus di revisi oleh Nayna.Hp Alex berbunyi dan di layarnya tertera nama Momy sarah.
Dengan cepat Alex mengambil dan menggeser tanda hijau tang ada di hpnya.
Suara yang di dengar Alex perrama kali saat mengangkat telfon adalah suara tangisan momy katrin yang meraung-raung,sehingga membuat Alex panik.
"Mom,Momy apa yang terjadi?"Dengan suara yang sedikit panik Alex menjawab telfin dari mominya.
__ADS_1
Di balik suara telfon itu,suara momynya tiba-tiba menghilang dan di gantikan suara papy lois.
Papy lois menceritakan tentang kecelakaan yang sedang di alami oleh David.Seketika Alex meneteskan airmatanya untuk kakaknya itu.Alex merasa bersalah telah memusuhi dan menyalahkan David atas keadaan dan hilangnya Wilona tanpa memikirkan perasaan kakaknya itu.