KESALAHANKU

KESALAHANKU
Sandiwara Dion Dan Wilina


__ADS_3

Setelah dirawat 2 hari di ruang biasa,ahirnya Wilona di perbolehkan pulang oleh dokter yang merawatnya.


Sebenarnya Wilona ingin langsung pulang di rumah orangtuanya,Tapi,Momy katrin membujuk Wilona untuk tinggal di rumah utama walson.


Wiloma Menuruti kemauan momy katrin,karna dia juga sangat menyayangi momy katrin.


Selama tinggal di rumah walson,Wilona punya persyaratan yang harus di turuti oleh momy katrin,persyaratan itu adalah tidak mau sekamar dengan david dan tidak boleh ada kontak fisik dalam bentuk apapu dengan David.Jika persyaratan itu di langgar,Wilona akan pergi saat itu juga.


Momy menyetujui persyaratan itu,Karna momy tau trauma yang di alami Wilona karna anaknya.


Satu minggu sudah Wilona di rumah kelurga Walson,sebenarnya momy katrin menyuruh Wilona tinggal di rumah Walson mempunyai tujuan tertentu.Yaitu ingin menyatukan kembali David dan Wilona dalam ikatan pernikahan sesungguhnya.


Tapi hati Wilona seakan sudah tertutup dengan usaha yang di lakukan David dan keluarganya.Proses perceraian tetap berjalan dengan bantuan Dion.


Selama wilona di rumah utama Walson,David juga selalu pulang ke rumah itu juga.Dia hanya mampu melihat Wilona saat sarapan pagi dan makan malam,Selain itu Wilona berdiam diri di kamar dan David bekerja.


David sering mengirimkan bunga tiap pagi dan sore,Bunga itu bentuk penyesalanha dan minta maafnya kepada istrinya itu.


Pagi-pagi saat sarapan,Wilona sudah tampak rapi dan cantik,Karna hari ini wilona punya janji dengan Dion untuk mengurus perpisahanya dengan David.


"Pagi sayang,pagi ini rapi sekali,mau kemana?"Tanya momy katrin saat di mejamakan.


David hanya memandang Wilona denga tampang yang menyelidik.Dia ingin tau apa yang akan di lakukan Wilona,Jika berhubungan dengan peeceraian David berencana untuk menggagalkanya.


Dengan tenang dan santai Wilona menjawab pertanyaan momy katrin.


"Pagi ini,Aku akan menemani inez ke salah satu Mall untuk beli kostum untuk perpisahan di sekolahnya!"Ucap Wilona dengan nada yang di buat sesantai mungkin.

__ADS_1


David sebenarnya ingin melarang istrinya itu,karna di matanya,pagi ini wilona sungguh mempesona.Ia takut jika istrinya itu akan jadi pusat perhatian banyak laki-laki di luaran sana.


"Bolehkah aku mengantarmu sayang."Ucap David dengan suara di buat selembut mungkin.


"Maaf tuan,Saya tidak ingin mengganggu waktu tuan,Saya hanya ingin bersama adik saya."


Mendapat jawaban yang tidak sesuai ke inginanya,David segera mengambil Hp untuk mengirim pesan ke seseorang.


David tidak berani membantah atau memaksa istrinya itu,karna saat ini Davidlah yang menyulut api.


Sarapan sudah selesai,Wilona segera pamit dan bersalaman pada momy katrin,Sedangkan pada David,Dia hanya memandang sekilas mata yang kini masih bersetatus suaminya.


Melihat prilaku wilona ,David hanya melhat dengan tatapan yang sulit di artikan.Melihat tubuh kecil istrinya dari belakang,membuat David ingin sekali menarik tubuh itu,dan mengurungnya di kamar untuk menikmatinya inci demi invi tubuh Wilona.


Kini Wilona sudah duduk dalam taxi on line yang di pesanya lewat aplikasi.Wilona segera menelfon Dion.


"Iya wilona,Berkas yang kamu butuhkan sudah di tanganku,masalah perpisahanmu dengan David,tinggal tanda tanganmu saja,habis itu aku akan mengirim di rumah utama keluarga Walson."


"terimakasih kak,Maaf selalu merepotkanmu,Aku yak tau harus membalasmu bagaiman."Setelah mengucapkan itu,Wilona segera menutup telfonya.


45 menit kemudian Wilona sampai ke tempat yang telah di sepakati dengan Dion.Wanita itu langsungbturun dan menuju tempat duduk yang sudah di pesan oleh Dion.


Tak lama kemudian Dion datang dan segera duduk di kursibtepat di hadapan Wilona.


"Hai kak,buat kaget saja."


"maaf mengagetkanmu,sudah pesan makanan atau minum?"Ucap Dion sambil mengeluarkan beberapa berkas yang ada di dalam tasnya."

__ADS_1


"Belum kak,aku juga baru datang kok,mana yang perlu aku tanda tangani?"Wilona mengambil beberapa amplop ciklatbyang ada di atas meja.


"ceklek,ceklek,ceklek."Seseorang telah mengambil foto lewat telfon pintarnya dan mengirimkan ke seseorang.


Merasa ada yang mengawasinya,Dion segera mengambil map yang baru di tandatangani oleh Wilona dan segera menyembunyikanya di bawah kolong sofa yang di dudukinya.dan tak lupa memberi kode mata pada Wilona.


Wilona yang tidak tau kode dari Dion,tampak hanya diam karna berusaha mengerti dengan maksud kode teraebut.


Dion ahirnya menyerah memberi kode pada Wilona,Dan mulai mencari cara lain untuk memberi tahu Wilona.


"Wilona,Inez kapan sampai?"


"Bukankah,Dia mau mencaru kostum untuk perpisahan?"Dion mengucapkan kata-kata itu sedikit lebih keras untuk mengkaburkan alibi mereka berdua bertemu.


Wilona yang mulai paham dengan keadaan,Segera menggapi perkataan Dion dengan suara yang sedikit dibuat keras juga.


"ohya,Inez masih di jalan,Senang kak bertemu denganmu di sini!"


Mereka membuat drama seolah olah mereka bertemu tidak sengaja di situ.


Tak berapa lama tangan yang kekar dan besar menyentuh pundak wilona yang sedang duduk.


"Hay sayang,lagi apa di sini?"


"Inez di mana sayang,aku tidak melihatnya?"David segera duduk di sebelah wilona dan memeluk pinggulnya.Tangan David tampak posesif menarik tubuh kecil itu mendekati tubuh kekarnya.


__ADS_1



__ADS_2