KESALAHANKU

KESALAHANKU
Ruang intensif


__ADS_3

Saat David mengglitkan tubuhnya,Tangan David mencari seseorang yang biasa jadi guling dan obat tidurnya.


"Wilona,Wilona Dimana kamu."David segera membuka matanya dan bangun mencari wilona dikamar mandi,Dilihatnya jam di dinding kamarnya menunjukkan jam 4 pagi.


"Dimana Wilona di jam sepagi ini."David hendak mencari istrinya itu ke Dapur,Tapi saat menoleh pandanganya tertuju pada warna merah di tempat tidurnya,Dan darah berceceran di lantai dekat dinding kamar.


Mata David membulat melihat darah berceceran di lantai,Pikiranya langsung ke arah kehamilan Wilona.


"Ah Sial,Apa yang aku lakukan,Maaf kan aku Wilona."David terduduk lemas di dekat kamar mandi saat mengingat perbuatanya beberapa jam yang lalu kepada istrinya.


David menghubungi seseorang yang biasa mengikuti istrinya itu,tapi Diapun tidak tau,Karna saat Wilona bersama David,tugasnya selesai.


David segera berganti baju ,Dan keluar kamarnya untuk mencari jejak istrinya.Usaha David menelfon nomor wilona tiada hasil,Dan itu membuat panik David.


Saat David hendak keluar lif,Dia berpapasan dengan salah satu satpam apartemenya.Dan satpam itu memberitahu David bahwa perempuan yang biasa dengan dirinya keluar apartemen sekitar jam 1 dini hari,Dia nampak pucat dan mukanya menahan sesuatu.


Mendengar penjelasan satpam itu,David langsung berfikir untuk mencari di Rumah sakit terdekat Dari tempat tinggalnya.

__ADS_1


David memacu kendaraanya dengan kecepatan di atas rata-rata.sehingga dia hanya butuh 20 menit untuk sampai di rumasakit terdekat.


David bertanya di bagian informasi tentang nama Wilona,Dan David pun Dengan mudah menemukanya.


"Pasien atasnama ibu Wilona,Sekarang berada di ruang pulih sadar setelah dilakukan tindakan kuretase dan tranfusi darah."ucap salah satu petugas ruang informasi.


"Deg,Hati David serasa berhenti berdetak saat menerima informasi tentang istrinya.David segera berlari sambil meneteskan air matanya,"Wilona sayang,Maafkan aku."


Saat mendekati ruangan yang di tunjukkan oleh petugas informasi tadi,mata David melihat Momy katrin yang sedang menagis di peluk oleh papy lois,sedangkan Alex berdiri di dekat pintu masuk ruang pulihsadar,Dan 1 lagi,Tak kalah mengejutkan,David melihat Dion sedang duduk tak jauh dari orang tuanya itu.


"Mom,Apa yang terjadi?"Suara David seketika menarik perhatian yang ada di tempat itu.Alex yang langsung lepas kontrol saat melihat muka David.Alex memberi David beberapa tinjuan di muka dan di perut,"Gila kamu kak,Apa salah Wilona padamu,kenapa kamu menyakitinya lagi,Jika kamu tidak menginginkan Wilona dan bayinya,serahkan mereka padaku,Jangan kamu membahayakan wanita yang ku cintai."Alex meluapkan kemarahanya dan di hatinya pada David.


"Alex,tenangkan dirimu,Wilona sedang membutuhkan kita,ingat itu."Lois berusaha mengalihkan pikiran Alex kepada Wilona,Dan usaha itu berhasil,Alex segera melangkahkan kakinya kembali ke pintu masuk ruang pulih sadar.


Kini giliran Dion mendekat pada David."Siapkan dirimu antara masuk penjara atau menceraikan istri kontrakmu."Ucap Dion tepat di telinga David.


Setelah mengucapkan itu,Dion pergi dari tempat itu untuk memberi ruang pada keluarga Walson untuk berbicara.

__ADS_1


Momy katrin menatap kecewa pada anak pertamanya."Mom,Ada apa ini,Apa yang terjadi pada istriku mom?"David berjalan kepada momy katrin.


"Dav,hentikan langkahmu,Saat ini momy sangat kecewa padamu,putra yang aku percaya dapat membahagiakan Wilona dan melindungi cucuku,putra itu juga yang membuat Wilona menderita,dan putra itu juga yang membunuh cucuku yang belum sempat melihat kakek neneknya."


"Mom,Maafkan aku."David tampak menatap momynya dengan tatapan penyesalan.


Saat David hendak melangkahkan kakinya ke momy katrin,Salah 1 perawat keluar memberikan informasi keadaan Wilona yang sedang dalam masa kritis karana perdarahan terlalu banyak saat sebelum di lakukan Kuret.Sehingga Wilona harus di pindahkan je ruang Intensif sekarang.


"saya butuh tanda tangan suami untuk tindakan tersebut,Tuan Alex mari ikut saya."Ucap perawat itu meminta tandatangan persetujuan.


David yang mendengar Alex yang di anggap sebagai suami dari istrinya itu,Merasa sakit hati,Tapi Dia hanya menahan semua.David tidak mau menambah masalah untuk saat ini.


Setelah semua persetujuan selesai di tanda tangani,Wilona Segera di pindahkan ke Ruang intensif.Wilona keluar dari ruangan pulih sadar dalam keadaan tak sadarkan diri,banyak alat terpasang ditubuhnya,dan tangan kanan dan kirinya terpasang infus dengan tetesan yang sangat cepat.


David segera berlari mendekat ke tubuh istrinya yang tak sadarkan diri itu."Sayang,Sayang,Bangun,Maafkan aku,aku terlalu cemburu saat kamu menerima telfon dari laki-laki lain,Aku takut kehilanganmu sayang,ayo bangun,lihat aku,aku janji tidak akan mengulanginya lagi,Wilona aku sangat mencintaimu,mari kita ulang dari awal tanpa ada perjanjian dan kita lakukan dengan cinta."David memegang tangan Wilona yang dingin dan pucat lalu menciumnya.


Alex kini berada di sisi lain hanya memegang tangan wilona untuk memeberinya kekuata."Bangunlah Wilona,Aku menunggumu."Alex mengucapkan kata tersebut,tanpa memperdulikan keberadaan David.

__ADS_1


Sekketika David mengarahkan pandanganya pada Alex."Jaga ucapanmu alex."David masih tidak rela jika wilona lepas darinya.Tapi Alex tidak memperdulikan ucapan dari David.


__ADS_2