
"Cup"David sudah tidak bisa lagi menahan ingin menikmati bibir yang sudah membuatnya kecanduan.
Dia terus ******* bibir manis Wilona seperti tiada hari untuk esok.Pada awalnya,Wulilona tidak merespon apa yang di lakukan David padanya sampai davit mulai menggigi kecil-kecil bibir bawah wilona.Dan ahirnya Wilona membuka bibirnya.
Saat ada kesempatan,lidah David Segera masuk dan meng explor rongga bibir dan memebelit lidah Wilon.Dengan keahlian David ahirnya Wilona hanyut dalam arus yang David buat.Wilona ahirnya membalas apa yang David lakukuan.
"ehcm"Lenguh Wilona sambil mendorong tubuh kekar David karna oksigen dalam tubuhnya sudah berkurang.
David melepaskan bibirnya dan menyatukan kening mereka.
"Maaf,maafkan aku sayang."Ucap David sambil terus memandang mata indah Wilona.
Wilona hanya memandang mata David dan mengatur nafasnya untuk mengisi paru-parunya dengan oksigen
"Maaf kan aku sayang,Aku telah menyakitimu."David memejamkan matanya dan terus meminta maaf pada Wilona.Kedua tangan David menagkup ke dua pipi Wilona untuk mendekatkan wajah mereka.
Davit terus meneteskan air matanya tanda rasa penyesalan telah menyakiti orang yang di cintainya.
Melihat itu semua,air mata Wilona juga ikut membasahi pipi mulusnya.Di dalam hatinya Dia juga sangat merindukan laki-laki di depanya.Tapi setiap Wilona berusaha untuk berdamai dengan masa lalunya,Bayangan anaknya yang telah tiada kembali pada ingatanya.Wilona merasa gagal menjaga nyawa anaknya.
Merasakan tanganya basah,David segera membuka matanya,mata mereka saling beradu.
"Jangan menagis sayang,Apa aku menakutimu,apa aku menyakitimu?"Tanya David dengan suara paruhnya.
Wilona Hanya menggeleng dan terus meneteskan airmatanya.
David kembali memajukan wajahnya untuk menyatukan bibir mereka lagi dan hal tersebut di sambut oleh Wilona.
Hanya suara kecapan bibir dan lengkuhan keduanya yang terdengar di kamar hotel Wilona.
David mulai mengangkat tubuh Wilona dalam pelukanya dengan posisi kaki wilona menjepit tubuh David.bibir mereka seakan enggan terlepas dan terus mencari rasa yang pernah ada pada keduanya.
Dengan sangat pelan dan hati-hati David meletakkan tubuh kecil Wilona di atas tempat tidur,Dan dengan cepat tubuh kekqr David berada di atas tubuh kecil Wilona.Tangan David mulai membuka bagian atas Dress yang Wilona kenakan.
__ADS_1
Saat kulit tangan David menyentuh kulit dada Wilona,secara tiba-tiba ingatan Wilona tentang penyatuan David yang begitu kasar dan menyakitkan serta wajah anaknya yang sudah tidak ada kembali.
"Tidak......"Triak Wilona tiba-tiba bagun yang membuat tubuh David terplanting ke samping.
Wilona menagis secara histeris dan ketakuta.
"Jangan kak,ini sakit sekali,jangan lakukan itu."Ucap wilona berulang-ulang sambil memeluk kaki dan menutup mukanya.Tubuh Wilona bergetar karna ketakutan.
Melihat itu semua,David segera memeluk tubuh mungil yang pernah di sakitinya.
"Maaf,Maaf ,maafkan aku sayang,Aku telah memberimu luka yang begitu dalam.Aku akan menyembuhkanya juga.Aku akan melakukan apapu demi menghilangkan traumamu Wilona."Ucap David sambil memeluk dan mencium kening Wilo.
David tidak menyaka jika apa yang dia perbuat membuat luka di hati Wilona begitu parah.
Hampir 20 menit David memeluk Wilona yang sedang menangis.lama-lama tangisan Wilona hilang digantikan dengan tarikan nafas yang lembut dan sedikit dengkuran.
Tubuh Wilona kini sepenuhnya sudah bertumpu pada David.
Saat hendak memindah kan kepala Wilona,Secara seponta Wilona menarik tubuh David di dalam pelukanya,Hal itu sontak membuat David tidak berani berkutik.
David sangat tersiksa dalam posisi ini.Sang junior yang mati suri setelah terjadi kecelakaan tiba-tiba bangun saat beedekatan dengan Wilona.
"Ach....."Suara David tampak prustasi dengan posisinya.
"Hai kamu,apa kau sangat menginginkanya?Jangan!tidak untuk sekarang,Kau dulu telah menyakitinya,Sekarang kau harus menunggunya siap."Ucap David untuk beenegosiasi pada sang junior.
jam sudah menunjukkan pukul 5 sore. 2 jam sudah Wilona tertidur dengan memeluk David.Bahkan David ingin ke kamar mandi untuk BAK saja tidak bisa.
Kini David mau tidak mau harus membangunkan Wilona.Karna 2 jam lagi acaranya peraggan busana Wilona mulai,Dan David sudah tidak tahan untuk pergi ke kamar mandi.
"Hai,Wilona,Sayang, bangun!Sebentar lagi acaramu mulai,Dan aku sudah tidak tahan menahanya lagi."ucap David tepat di telinga Wilona.
Mendengar suara laki-laki di telinganya,Wilona segera bangun dan melihat wajah yang sangat dekat di hadapanya.
__ADS_1
"Aaaaaa."Triak Wilona karena terkejut.
David segera menutup mulut wilona dengan bibirnya untuk menghentikan terikannya.
Wilona pun segera menutup bibirnya saat lidah david mulai membelitnya.Wilona tampa sengaja menekan kantung kemih David yang penuh dengan Cairan yang ditahanya dari tadi.
"aw....."David segera melepaskan bibir Wilona dan muka David berganti seperti menahan sesuatu dan menggeliyat.
Melihat exprwsi David,Wilona tampak bingung dan takut.
"Kak,Apa aku menyakitimu?"Tanya wilona panik.
David hanya menahan sesuatu dengan muka yang aneh.
"Aku sudah tidak tahan lagi,Dia ingin keluar."Ucap David dengan perkataan yang membuat Wilona Ambigu.
Secara otomatis mata Wilona langsung tertuju pada bagian sang junior David yang sedang terbangun.
Menyadari tatapan mata dan wajah Wilona yang aneh,membuat David harus meralat omonganya.
"Jangan berfikir yang aneh- aneh Wilona,Walaupun dia terbangun aku masih kuat menahanya sampai kamu siap.Aku sudah tidak bisa menahan untuk ke kamar mandi."Ucap David sambil berusaha berdiri dari tempat duduknya dan berjalan ke kamar mandi.
Mendengar perkataan David,muka Wilona langsung memereh.Dia memukul kepalanya sendiri, dan menyesali kenapa matanya langsung tertuju di titik sensitiv David.
Setelah 10 menit di kamar mandi untuk menuntaskan semua rasa yang ada,David keluar dengan mata terus tertuju pada Wilona.
"Maaf pikirannku menggunakanmu untuk menjinakkanya."Ucap David dengan suara paruhnya.
Mendengar perkataan David,tatapan Wilona membulat,Dia tidak bisa berkata apa-apa lagi pada David.
Wilona segera bangun dan melangkahkan kakinya ke kamarmandi untuk mandi.
__ADS_1