KESALAHANKU

KESALAHANKU
Aku akan menghentikanya


__ADS_3

Kini acara fashion show di mulai,Dan wilona tampak tegang di blakang panggung. karna ini pengalaman pertamanya untuk memamerkan brand dan rancanganya sendiri secara tunggal.


Melihat Wilona David sebenarnya ingin memeluk untuk menenagkanya.Tapi apa daya sekarang posisinya tidak tepat untuk melakukan itu semua.


Saat acara mau selesai dan waktunya wilona berjalan di catwalk untuk memperkenalkan dirinya di hadapan ratusan pasang mata dari berbagai negara.Wilona berjalan tampak ragu untuk menuju catwalk.Tapi secara tiba-tiba panggulnya ada yang menarik untuk naik ke atas.


"Aku akan mendukungmu,pasti kamau bisa."Ucap David di telinga Wilona.


Setelah mendengar ucapan tersebut Wilona menoleh ke arah David,mereka saling memandang dan hanyut denga pikiran masing-masing.


"Ayo kita mulai!"Ucap david tepat di hadapan wilona.


Ahirnya Wilona berjalan di catwalk tersebut dengan percaya diri dan banyak mendapat dukungan oleh para penontonnya.


Brand yang di peragakan malam ini sudah 50% di pesan oleh beberapa orang.sehingga kesibukan sudah mulai terlihat di belakang panggung.


Setelah semua selesai,Wilona dan ke dua body guardnya (termasuk David) kembali ke kamarnya.Di hotel ini Wilona memesan 2 kamar.1 untuk penjaganya dan yang 1 untuk dirinya.


"Biar aku yang menjaganya malalam ini,Kamu beristirahatlah."Ucap David pada bodygur wilona.


"Klek"pintu kamar wilona terbuka,setelah masuk Wilona hendak menutup pintunya,tapi secara tiba-tiba pintunya tertahan dan masuklah David di kamar Wilona.


"Apa yang kamu lakukan di kamarku?"Ucap wilona sedikit gugup.


"Aku menjaga seseorang yang harus ku jaga."Ucap David santai sambil melangkahkan kakinya semakin kedalam ruangan.


"huf...sabar Wilona anggap saja dia angin."Ucap wilona di dalam hatinya untuk menambah kesabarannya.


Wilona segera melangkahkan kakinya menuju kamar utama untuk menghindari David dan membersihkan tubuhnya.Tampa sadar pergerakannya tidak lepas dari pantauan David.

__ADS_1


Dengan segera david mengikuti wilona kemana dia berjalan.


Saat hendak menutup pintu kamarnya kembali tertahan oleh tubuh david, dan itu membuat Wilona semakin ingin marah pada David.


"Ingat,seorang bodygurd di larang masuk ke kamar orang yang di jaganya kecuali dalam keadaan emergency,dan saat ini saya dalam keadaan aman dan baik-baik saja."Ucap wilona berusaha mengingatkan david tentang peraturan sebagai bodyguard.


"Peraturan itu tidak berlaku padaku."David masuk dan duduk di sofa di kamar Wilona.


Melihat itu wilona ingin sekali memukul dan mencakar wajah David.Wilona harus berfikir secara keras untuk untuk mengeluarkan david dari kamarnya dan mengunci pintu kamar untuk keamananya.


"Ok,terserah anda Tuan David yang terhormat."ucap Wilona sambil membersihkan mek up di wajahnya dengan menggunakan kapas dan cairan tertentu.Saat hampir selesai membersihkan Wilona memdapatkan ide tersebut.


"Tuan,bisakah anda menolongku mengambilkan tas di ruang depan?Ucap Wilona di buat setenang mungkin.


"Baiklah."David segera berjalan ke tempat yang di maksud oleh wilona.Saat David keluar dari kamar itu Wilona segera berlari dan menutup pintu kamarnya,Saat di hendak mengunci pintu itu,wilona tidak menemukan kunci pintunya.


"aaaaa"triak Wilona untuk melampiaskan kemarahanya.


Mata wilona membulat dan memanyunkan bibirnya,Dia sangat malu karna rencanaya sudah terbaca oleh David.Wulona segera melangkahkan kakinya menuju kamarmandi untuk mengindarinbpandangan David yang di anggapnya sangat menyebalkan.


"Ah,sial"Ucap wilona dengan suara yang pelan saat dia baru sadar di kamar mandinya tidak ada kuncinya.


Alahasil,Wilona kembali keluar dan mengancam David jika dia berani masuk ke kamar mandi,Wilona akan melaporkanya ke polisi.


David pun tersenyum manis saat mendengar ucapan wilona tersebut.David membiarkan Wiloma masuk ke kamar mandi dan menyelesaikan apa yang di inginkanya.


Setelah 30 menit


"klek"pintu kamar mandi terbuka,Wilona tidak melihat keberadaan David pada ruangan tersebut.Ahirnya dia keluar hanya mengenakan handuk melilit di tubuhnya dan 1 lembar handuk dikepalanya.

__ADS_1


Saat Wilo berjalan dengan santainya menuju meja riasnya untuk mengeringkan rambut,Dia melihat pantulan David di kaca tersebut.


"Aaaaaa,apa yang kamu lakukan di situ kak?"Ucap wilona sambil mengenggam handuk yang berada di tubuhnya.


"Aku hanya mencari angin dan memastikan keamanan ruangan ini."Ucap David santai sambil terus menatap tubub istrinya.


Wilona tampak semakin salah tingkah dengan pandangan David yang begitu tajam.David terus memajukan badanya untuk mendekati Wulona.


"Kak,Tuan,Tuan David tolong berhenti di situ!berhenti."Ucap Wilona berulang saat David sudah mendekatkan tubuh mereka.Tangan David mengelus dan menyingkirkan anak rambut yang menghalangi wajahnya.


David terus memandang wajah wilona yang begitu cantik dan mengoda.Saat merasakn tangan David menyentuh wajahnya,matanya secara seponta memandang mata David yang begitu lembut.


"Cup,David segera mengambil yang di inginkanya mulai tadi,bibir Wilona yang membuatnya tidak bisa bertahan untuk tidak merasakanya.


pada awalnya Wilona hanya diam mendapat ciuman dari David,Dengan pelan dan lembut david menggigit bibir bawah wilona untuk mendapatkan akses untuk menyusuri bibir dalam Wilona.


Stelah berhasil membuat bengakak bibir wilona,David mengakat tubuh kecil itu di atas tempat tidur.David memberikan sentuhan yang begitu halus dan lembut sehingga membuat pertahanan wilona runtuh.


Tangan David mulai membuka handuk yang melilit tubuh wilona,sedangkan bibirnya terus memberi sengatan-sengatan kenikmatan di leher wilona.


David menaiki tubuh kecil itu dengan lembut dan pelan.


"Maaf,Maafkan aku sayang,yang pernah menyakiti hati dan tubuhmu."Ucap David di sela-sela ciumanya.


David terus menciumi dada wilona sambil mengucapkan kata maaf sudah beberapa kali.Sontak saja air mata wilona menetes mendengarkan kata-kata David.


Wilona memegang kepla david yang sedang mencium perut Wilona yang rata tersebut.Wilina mengarahkan wajah David untuk menghadap wajahnya.


"Apa aku menyakitimu?Jangan kamu menagis lagi sayang,Aku akan menghentikanya jika kamu tidak menginginkanku."Ucap David dengan suara yang berat.

__ADS_1


"Aku belum siap dengan semua ini."Ucap Wilona dengan suara bebisik tapi masih bisa di dengar oleh David.


David segera menjatuhkan badanya di samping Wilona setelah mendengar ucapan tersebut.Dan David menarik selimut tebal itu untuk menutupi tubuh kecil Wilona yang sudah polos karna ulahnya.


__ADS_2