
Saat di tengah perjalanan Hp Nayana tidak berhenti berdering karna panggilan dari Akio.
Akio segera menghubungi Nayan setelah menerima kotak makansiangnya dan mengetahui cerita bahwa Nayan bersama Lexa ke suatu ruanga.
Akio marah dan ingin sekali menghancurkan Lexa karena telah menyakiti istri tercintanya.Lexa tidak mau mengaku apa yang di lakukan pada Nayna.Tapi insting Akio mengatakan ada sesuatu yang tidak beres dengan ini semua.
Sudah 10 x panggilanya tidak mendapat respon dari Nayan,Ahirnya Akio menghubungi sopir kepercayaanya tersebut.
"Di mana kamu."Tanya Akio saat sopir tersebut mengangkat panggilanya.
"Dijalan menuju taman Raya tuan."
"Kembali ke kantor bersama istriku,Dan jangan sampai dia menyadari semua."
"Baik tuan."
Sopir itu segera mencari jalan lain yang yang menuju kantor Akio,Tampa sadar Nayana tau-tau sudah berhenti di depan kantor Akio.
"Maaf pak,bukankah ini kantor Tuan Akio,kenapa kamu membawaku kemari lagi?"
"Maaf Nyonya,saya hanya menjalankan perintah dari tuan."
Dan tak lama,Akio keluar dari gedung itu dan berjalan menuju ke arah Nayna.
"Sayang kenapa kau tidak menungguku."Sapa Akio setelah membuka pintu tempat Nayana duduk.
"Aku ingin segera ke taman,Aku sudah mengatarkan makan siangmu."Jawab Nayna dingin.
"Aku ingin makan dengan istriku,Tidak ada penolakan sayang."Akio tetap merayu istrinya itu,Akio mengerti,jika terjadi sesuatu antara Lexa dan Nayana.
Akio memegang tangan Nayna untuk mengajaknya ke dalam,Tapi dengan cepat tangan Nayna di tariknya kembali sehingga genggaman mereka terlepas.
"Sayang,Apa aku harus menggendongmu supaya kau mau ikut denganku,tapi saat sampai di ruangan aku meminta upah karna tenagaku yang kau gunakan?"Akio mendekatkan wajahnya dan berbisik di telinga Nayna dengan lembut dan mengecupi leher Nayan yang di tutupu syal untuk menyamarkan tanda merah hasil peebuatan Akio.
"Kio,"Panggil Nayana dengan suara paruhnya karna mendapat perlakuan itu,Sedangkan sopir Akio tetap berada di depan tapi tidak dapat melihat apa yang di lakukan tuan dan nyonyanya.
"Temani aku makan siang atau kamu menginginginkan sesuatu terjadi di mobil ini sayang."
"Hentikan Akio,Baik aku akan menemanimu makan siang,tapi hentikan ini semua."
Seketika Akio menghentikan ciumanya di leher Nayana,dan tersenyum penuh kemenagan di hadapan Nayana.
Sepanjang jalan,Akio menggenggam erat tangan istrinya tersebut,Saat tepat di depan Resepsionis Akio mengumumkan jika wanita yang bersamanya ini adalah istrinya.bahkan paras Resepsionis dinpanggil dan di suruh melihat dengan teliti wajah istrinya.
"Dia adalah Nyonaya pemilik kantor ini,Jika kalian ingin tetap bekerja di sini,Beri dia pelayanan yang istimewa."Akio memperingatkan semua kariawab yang hadir di tempat itu.
__ADS_1
Mendapat perlakuan seperti itu,Nayna malu tapi merasa bahagia karna begitu di istimewakan oleh Akio.
"Kio,sudah jangan seperti ini,aku ingin ke ruaanganmu."Bisik Nayana saat menghentikan sikap lebay suaminya.
Dengan segera Akio menuruti kemauna istrinya.Saat hendak memasuki ruangan, mata Nayna melihat sesosok wanita yang membuatnya sakit hati,yaitu Lexa.
Dengan tatapan tajam Lexa memandang Nayna yang sedang di gandeng mesra oleh Akio.
"Lexa,kenalkan ini istriku,Aku harap kau bisa memposisikan dirimu sebagaimana mestinya."Akio tau jika sorot mata Alexa menandakan ketidak sukaanya pada Nayna.
"Baik Tua."Dengan menahan amarahnya Lexa menjawab.
"Saat aku masuk ke dalam nanti,aku tidak mau siapapun mengganggu,reschedule semua jadwal saya hari ini.
"Baik Tuan."
Setelah itu Akio segera menarik tangan Nayna untuk masuk ke ruanganya.Akio segera mendudukan Nayna di pangkuanya saat sampai di dalam ruangan kerjanya.
"Kio,jangan seperti ini,aku malu."
"Aku merindukanmu sayang."
"Tapi ini kantor Kio."
"Ini ruangan pribadiku sayang,tidak ada yang berani masuk ruangan ini tampa seijinku."Tangan Akio mulai aktif menyentuh bagian tubuh favoritnya.
"Aku ingin memakanmu dulu sayang,aku menginginkanmu."
"Tidak,Tidak Akio,makanlah dulu atau aku akan marah padamu."Dengan seketika tangan Akio berhenti dari dada Nayna.
"Ok sayang,aku menurutimu sekarang,tapi tidak untuk nanti.Beri aku ciuman sayang,aku menginginkanya."
Akio memajukan wajahnya untuk mendapat yang dia inginkan,Nayna pasrah dengan apa yang di inginkan suaminya itu.
Dengan susah payah Nayna menyudahi pangutan Akio yang membuat bibirnya bengkak.Dan menyuruh akio memakan makan siangnya.
Setelah selesai makan,Akio segera mulai bekerja lagi karna ada 1 berkas yang tidak bisa di tunda lagi.
"Kio,Aku pulang dulu,Alisia menungguku di rumah."
"Sayang,Temanilah aku hari ini,Alisia sudah cukup banyak mendapat waktumu,Sedangkan aku?"
"Tapi Kio,kamu kan sedang bekerja."
"Kemarilah sayang!"
__ADS_1
Nayna berjalan ke arah Akio,Dan Akio pun menarik tubuh Nayna duduk di pangkuanya dengan posisi mereka saling berhadapan.
"Tetaplah dalam posisi ini."
Perintah Akio pada Nayna,Akio segera mematikan Cctv yang berada di ruanganya karna dia tidak mau kegiatanya terekam.
10 menit kemudian pekerjaan Akio selesai,selama 10 menit tersebut,Akio sering mencuri keuntungan dari tubuh istrinya yang membuatnya semakin menginginkan istrinya saat ini juga.
"Sayang,Aku menginginkanmu saat ini,dan di sini."
"Kio,kita lakukan di rumah."
"Tapi aku menginginkamu sekarang,Lihat "Dia",Dia sudah menginginkanmu saat bertemu denganmu,Dan aku sudah tidak bisa mengendalikanya."
Nayna menarik nafasnya dalam-dalam,Dia tau percuma menolak Akio karna dia punya 1001 cara mendapat yang dia inginkan.
Melihat wajah pasrah istrinya,Akio langsung melahap habis bibir istrinya,Dan melancarkan serangan untuk mendapatkan kenikmatan dari tubuh istrinya itu.
"Sayang ,apakah Aman dalam posisi ini?"Akio terus melancarkan seranganya pada tubuh polos istrinya di kursi kerjanya.
Nayna hanya menggukkan kepalanya karna dia sudah terbuai dengan permainan Akio.
"Tapi aku menghawatirkan "Dia."Sambil meraba perut buncit istrinya.
Dengan segera Akio mengendong tubuh polos istrinya dan tetap melakukan penyatuan, ke suatu ruangan di belakang meja kerja Akio.Dan Mereka melakukan penyatuan dengan gelora yang semakin panas.
hampir 1 jam Akio memainkan tubuh **** istrinya yang membuncit.Dan ahirnya dia mendapat pelepasan di dalam tubuh istrinya.
"Ach....Sayang,Aku selalu menginginkan di dalam tubuhmu."Ucap Akio saat pada puncaknya.
"Cup,cup,cup,Trimakasih sayang."
Nayna hanya diam dan dan tersenyum melihat kelakuan suaminya itu.Dan tak lama Akio menjatuhkan dirinya nya ke samping tubuh Nayna.
"Jangan memandangku seperti itu sayang,atau aku akan memakanmu kembali saat ini juga."
"Tidak,Jangan kio,sudah untuk saat ini,ini sudah lebih cukup."
"Tidak untukku."
Akio segera menarik tubuh polos istrinya dalam pelukanya.
"Nay..Boleh aku meminta sesuatu darimu?"
"Apa yang kamu inginkan dariku Kio?Jangan bilang kamu ingin bersama wanita itu?tidak,tidak,tidak untuk yang itu."Nayna melepaskan pelukan Akio yang meligkar di perut buncitnya.
__ADS_1
"Jangan berfikiran yang aneh-aneh sayang."