
"apa kau suka bunga?" tanya alex pada wilona.
wilona tersenyum dan menganggukkan kepalanya membenarkan pertanyaan alex.
"iya tuan saya sangat suka bunga, bunga dapat membuatku jadi tenag", ucap wilona.
"jangan panggil aku tuan ,wilon. pangil aku alex saja".
"tidak tuan, anda adalah tuan saya, dan saya adalah pekerja anda, nanti membuat pekerja lainya jadi berprasangka buruk",ucapan wilona.
"hem, tapi kalau diluar, maukan panggil aku dengan namaku?"
"ayolah wilon, aku ingin mempunyai teman sepertimu".
ucapan alex.
"baik tuan, nanti saya pikirkan". jawapan wilona.
dari balkon kamar atas, ada sepasang mata yang memperhatikan kedekatan antara alex dan wilona.
mukanya tampak merah dan prasaanya gak bergemuruh.
ingin rasanya dia menarik alex supaya dia menjauh dari wilona.
waktu menunjukkan jam makan siang.
semua berkumpul di meja makan.
hari ini papy lois pulang lebih awal karna tidak ada pekerjaan.
wilona menata makanan di meja makan.
david terus memandang gadis itu.
dia teringat dengan kata- kata wilona tadi pagi.
bahwa dia adalah orang yang pertama mengambil c****n pertamanya.
david meraba bibirnya yang memar akibat gigitan wilona.
__ADS_1
dia tersenyum sendiri, dia tidak sadar bahwa kelakuanya di di perhatikan momy katrin dan papy lois.
wilona tidak mau memandang dan mendekat ke arah david,karna dia takut dengan perbuatan david.
gadis itu lebih mendekat ke alex saat menghidangkan makanan di meja.
"wilona", panggil momy katrin.
"ya nyonya katrin"
"papy lois dan momy ingin melihat kamu kuliah, kami mendaftarkan kamu di salah satu di universitas di kota ini, karna nilaimu yang bagus, kamu mendapatkan beasiswa selama 3 semester.nanti selanjutnya biar kami yang membiayai kamu".
"trimakasih sebelumnya nyonya,tapi bagaimana dengan pekerjaan saya di sini,
nanti kerjaan saya di sini terbengkalai".jawab wilona.
"tidak masalah wilon, asalkan kamu kuliah yang benar dan meraih cita citamu,
"untuk ibu dan adikmu tidak usah kawatir, kami tidak memotong gajimu sepeser pun, bahkan kita mengirimkan biaya lebih untuk pengobatan ibumu," ucap katrin.
"trimakasih nyonya, tuan semoga kebaikan kalian di balas oleh allah."
sore menjelang. mamy katrin menyuruh alex untuk mengantar wilona untuk membeli kebutuhan kuliahnya.
dengan senanghati alex mengantar wilona.
mengetahui itu, david merasa sakit hati.
david tidak trima jika wilona jalan dengan alex.
dia harus membuntuti alex dan wilona pergi.
"wilon jangan lupa, nanti jam 18.00 kita keluar mencari kebutuhan kuliahmu."ucap alex
"iya tuan muda."
" apa kamu tau,kalau nanti kita 1 kampus?
jadi nanti kita bisa berangkat bersama."
__ADS_1
"iya tuan,trimakasih."
saat hendak ke taman, wilona melihat david menuruni tangga.
wilona mempercepat jalanya supaya tidak terlihat oleh david.
tapi terlambat sudah, david sudah mengetahui keberadaan wilona. tunggu, "mau kemana kamu?" ucap david.
"mau menyiram di taman tuan", jawab wilona singkat dan segera meninggalkan david tanpa permisi.
setiap bertemu david, wilona akan terus menghindar sehingga david merasa kesulitan menemui wilona.
di dalam kamar gadis itu sudah berganti baju, dia siap pergi bersama alex untuk membeli perlengkapan kuliah.
alex dengan semangat mengatarkan gadis itu.
10 menit sebelum jam yang di tentukan, alex sudah siap di teras depan untuk menunggu wilona.
alex sangat tepesona dengan penampilan gadis itu.
"sudah sipa wilon?" tanya alex
"iya tuan, maaf lama menunggu."
david mengetahui itu semakin tidak tenang.
melihat wilona tertawa pada alex, dia gelisah,
jangankan ketawa padanya, bertemu dengan wilona aja dia sulit.
"kit sudah diluar, janga panggil aku tuan, ingat perjanjian kita."ucap alex
"baiklah tuah, maaf baiklah alex".dengan tersenym manis.
saat alex melihat wilona
__ADS_1
"mari kita berangkat tuan alex."