
"ehm..." wilona mulai sadar dari pinsanya. "di mana ini?" wilona tampak melihat di sekeliling tempat tidurn. di lihatnya icha yang sedang tertidur di kursi yang tidak jauh dari dirinya.
wilona mulai mengingat ingat lagi apa yang terjadi pada dirinya.
"tuan david"
gadis itu mengingat sosok yang di lihatnya sebelum dia pingsan. kini wilona mulai ketakutan.
"aku harus pergi dari sini, sebelum tuan david kembali!"
gadis itu segera melepas selang infus yang ada di tanganya dengan paksa.
"aww" rintih wilona saat selang infusnya berhasil di lepas, seketika darah keluar dari tangan yang bekas lubang jarum infus.
segera gadis itu menekan luka itu dengan tisu.
wilona dengan cepat turun dari tempat tidurnya. dia berjalan pelan mengarah pintu ruangan itu.
" ya tuhan, lindungilah aku, biarkan aku lolos dari laki-laki itu"
doa wilona dalam hati.
wilona segera meraih gagang pintu, dan kemudian di tariknya,dia segera pergi dari ruangan itu melaui tangga darurat.
dia takut kalau melalu i lif, dia akan tertangkap oleh david dan orang suruhanya.
dengan susah payah dan badan yang gemetar dia menuruni tangga,dari lantai 17 sampai lantai 1. segera gadis itu pergi dari gedung itu melalui pintu belakang, dengan penampilan yang pucat gadis itu mengarah ke tempat angkot terdekat.
__ADS_1
dia segera naik dan pulang ke rumahmya.
setelah pertemuanya dengan koleganya, david segera kembali ke tempat dia meninggalkan wilona. di perjalanan david tampak tidak tenang,dia lupa tidak memberi penjagaan pada ruangan itu.
"s**l"
"kenapa aku ceroboh sekali." grutu david pada dirinya sendiri.
"apa yang terjadi padamu dav?"
"sial, gue lupa sesuatu"
ucap david tampak sedikit emosi.
"siapa gadis itu?"
"hanya wanita biasa yang pernah menemani malamku."
david memberi penjelasan pada riko.
perjalanan yang harusnya 30 menit, kini jadi hampir 2 jam.
david mendapat laporan dari salahsatu anak buahnya yang baru datang di ruangan itu, bahwa wilona sudah tidak ada, hanya ada temanya yang tertidur di kursi.
"cari dia sekarang"
ucap david saat mendapat laporan tentang hilangnya wilona.
__ADS_1
di rumahnya wilona tampak cepat-cepat berkemas, dia ingin pergi dari kota ini, dia yakin pasti david akan dengan mudah menemukan rumahnya, wilona segera menghubungi inez, dia memberitahu jika dia ada pekerjaan luar kota, dan dia melarang inez pulang ke rumah sampai batas waktu yang belum di tukan.
segera gadis itu pergi ke terminal tempat pemberhentian bus antar provinsi.
wilona segera naik ke bus yang bertujuan ke kota kecil di jawatimur.
"pyar"
david melempar vas bungan ke meja kaca di ruanganya.
david tampak prustasi,
"wilona,di mana kamu?, tunggu hukumanmu gadis nakal."
ucap david dengan muka yang memerah.
dia meluapkan emosinya pada barang - barang yang ada di kantornya. david tidak sabar lagi menunggu kabar dari anak buahnya.
"dret, dret ,dret"
hp david bergetar tanda ada panggilan masuk.
dia segera menggeser tombol hijau di hpnya. dalam panggilan itu,anak buahnya menginformasikan bahwa wilona naik bus yang bertujuan ke jawatimur.
"hentikan busnya, dan bawa gadis itu kembali ke tempatku." perintah david pada anak buahnya . rico hanya diam dan merasa heran dengan perbuatan temanya itu. selama riko bersahabat dengan david, temanya ini adalah tipe yang tenag dan penuh perhitungan mengbil keputusan.
riko semakim penasaran, wanita seperti apa yang membuat seorang david panik dan bersikap peduli dengan perempua.
__ADS_1
"aku harus mencari tau tentang wanita itu, wanita yang mampu membuat david jadi seperti ini."