
setelah 2 minggu di negri orang, ahirnya david pulang ke rumah momy katrin.
papy menayakan hasil pekerjaanya waktu di singapor.
" david, kolega kita sangat puas dengan kerjaan mu, yang mampu bernegosiasi dengan para pekerja"
" walau kerjamu sedikit lama"
ucap papy lois menyanjung sekaligus menyindir kelakuan anaknya.
david tampak diam dan memasang wajah tanpa dosa.
"ya pi, memang ini tidak sesuai dengan kita rencanakan, tapi aku sudah menyelesaikanya,"
pukul 09.00 pagi tadi david sudah ada di rumah, dia sengaja memakai penerbangan pagi, biar segera bertemu dengan wilona.
dia tau klu wilona sudah tidak kuliah lagi, tapi dia tidak tau kalau gadia itu sudah keluar dari rumah.
david menyuruh orang untuk mengawasi gadis itu saat hanya di kampus saja.
dia sengaja hari ini tidak ke kantor ingin merilexkan dirinya, yang habis kerja 2 minggu nonstop sendiri.
"mom, makan siang hari ini menunya beda dengan sebelumnya?"
" rasanya terllalu biasa"
ucap david yang sepontan saat merasakan hidanga di hadapanya mempunyai rasa dan hidangan yang berbeda.
" wilona yang biasa yang memeberi arahan para koki untuk memasak, sekarang sudah mengundurkan dari rumah ini"
"dia minta pulang karna untukn jaga adiknya.
hampir 15 hari yang lalu ibu wilona meningalkan dia untuk selamnya,
jawab momy katrin kepada david.
david tampak terdiam dengan perkataan momy katrin.
__ADS_1
" apakah dia akan kembali lagi ke sini"
tanya david menyelidik .
"momy kurang tahu, momy menawarkan kalau butuh bantuan bisa menemui ku."
ucap momy.
swtelag makan siang, david segera menganmbil hpnya dalam saku, dan menghubungi seseorang.
"tut....tut....tutt"
"dasar b***h, kenapa kau bisa kehilangan jejak gadis itu,"
"cepat cari, atau nyawamu akan jadi taruhanay"
ucap david, memaki seseorang di balik hpnya.
segera dia menutup telfonya dan david membaringkan badanya.
malam menjelang.
ucap wilona saat selesai makan malam.
" kakak dapat uang dari mana?"
"apa kakak pinjam uang ke rentenir?"
pertanyaan inez dengan nada khawatir.
" jangan mhawatir nez, aku akan kerja keras untuk membayar semua,
"tetap konsentrasi belajar, demi cita citamu"
" sekarang sudah malam, mari kita tidu"
ucap wilona untuk menenangkan adiknya.
__ADS_1
di dalam kamar, wilona tidak dapat memejamkan matanya, dia berfikir untuk mencari pekerjaan baru demi sekolah adiknya.dia tidak mau sekolah adiknya terbengkalai karna dirinya.
" huf..."
"apa aku harus merantau lagi?"
" tapi bagaimana inez,dia kan hidup sendiri, kasian dia"
" tapi klu aku tetap di desa, aku tidak akan mambu membayar sekolahnya inez, di tambah lagi aku punya hutang pada rentenir"
" ah..."
"besok aku akan mencoba melamar pekerjaan dengan ijazahku ke kantor deket deket sini saja"
ucap wilona di dlam hati.
saat pagi menjelang, ke 2 gadis itu segera sarapan dan melakukan aktifitasnya,
inez dengan sekolahnya, dan wilona dengan rencanaya melamar pekerjaan ke kantor kantor.
"kak, inez brangkat sekolah dulu ya, nanti inez pulang malam, di sekolahan ada persiapan praktik dan kita semua akan langsung ke tempat praktiknya"
inez berpamitan pada kakaknya sambil minta ijin untuk kegiatan hari ini.
" iya, hati hati ya nez"
jawab wilona dengan singkat.
seteh inez brangkat, wilona swgwra mengerjakan pemerjaan rumah, mencuci, mengepel, setlika dan merapikan kamar.
" selesai juga ahirnya"
"sekarang aku kan siapkan Cv untuk melamar kerja"
" semoga ini awal baik bagiku"
doa wilona dalam hati
__ADS_1
dia segera berjalan ke kamar, mengambil ijazah dan menyiapkan apa yang dia butuhkan.