
david,wilona dan inez,ahirnya sampai apartemen juga.mereka segera masuk ke kamarnya sendiri-sendiri untuk membersihkan badanya dan segera istirahat.
saat sampai kamar,david segera menarik tangan wilona dan menghimpitnya.david segera mencium bibir wilona dengan kasar dan ********** seolah olah besok tidak akan menikmati bibir itu lagi.
wilona yang mendapat perlakuan seperti itu,dia berusaha melawan dengan apa yang di lakukan david,namun apa daya,wilona yang berpostur kecil itu tidak bisa melawan yang di lakukan david.jadi mau tidak mau wilona membiarkan david memangut bibirnya dengan sesuka hatinya.
saat persediaan oksigen di tubuh wilona menipis,wilona segera mengigit bibir david,dan itu sukses membuat david melepaskan bibir wilona.
wilona segera mengambil oksigen sebanyak-banyaknya untuk mengisi paru-parunya.
"apa kau mau bermain-main denganku wilona?david memberi tekanan pada ucapanya tersebut."maksut tuan apa?"wilona menanyakan arti perkataan david padanya.
__ADS_1
"aku melihat semua."david berusaha menahan amarahnya."apa yang tuan lihat?"wilonapun tetap mencaritau apa maksud perkataan david.
"siapa laki-laki yang bersamamu tadi?"david memberitahu apa yang membuatnya panas.wilona tampak diam dan memikirkan kata-kata david.
david mengetahui apa yang di lakukan wilona dari mata-mata yang dibayar david untuk memantau wiloana.
"dia dion,dia yang menolong aku saat aku terjatuh dulu."wilona segera menjawab pertanyaan david.dia tidak mau memancing amarah david yang akan merugikanya.
"apa kamu masih ingat pasal 4?"suara penuh dengan penekanan,
"haruskan mengucapkan trimakasih dengan senyum mengodamu."david segera melahap bibir itu lagi dengan rakus.david serasa ingin mengambil senyum manis wilona yang di berikan pada laki-laki tadi.dia tidak rela jika wilona tersenyum di depan laki-laki lain.
__ADS_1
setelah puas mengambil sesuatu yang manis dari bibir wilona, david melepaskan bibir bengkak gadis itu,david tampak puas melihat bibir wilona yang semaki tebal,wilona pun pasrah dengan apa yang di lakukan david,karna dia tidak mau terjadi keributan jika dia melawan.dia takut inez tau tentang rumah tangganya yang rumit.
melihat wilona diam dan memejamkan matanya,david berusaha mengalihkan bibirnya pada leher wilona.
"hentikan tuan,atau kamu akan membayar pinaltinya."ancam wilona dengan nada menahan tangisnya.tapi david meneruskan aksinya dan meninggalkan 1 tanda yang cukup mencolok di leher putihnya.
"aku tidak perduli harus membayar pinalti,ingat jangan main main denganku."
david segera meninggalkan wilona dengan wajah dan baju brantakan.wilona tampak dian dan memrosotkan badanya kelantai."ya tuhan,cerita yang bagaimana yang hendak kamu berikan pada hambamu ini tuhan."wilona menagis dengan tumpuan lututnya.
sedangkan david segera berjalan ke kamar mandi untuk mendinginkan susana hatinya yang lagi terbakar.
__ADS_1
"kenapa aku begini,kenapa aku sakit melihat wanita itu tersenyum dengan laki-laki lain."david bertanya pada dirinya sendiri,dia merasa heran dengan sikapnya terhadap wilona.padahal dia sendiri yang tidak mau terikat dengan wilona,tapi mengapa dia sekarang protektif dengan wanita itu."apa ini suatu obsesi?"david tampak bingung dengan dirinya sendiri.
selesai dengan aktivitasnya di kamar mandi,david segera keluar dengan hanya mengunakan handuk, dan dia melihat keadan wilona yang duduk dan tertidur di bawah dengan lutut sebagai bantalanya.