
Saat sampai di Rumah Sakit,David segera berlari menghampiri momy katrin,David melihat momynaya itu terus menagis dan tampak khawatir.
"Mom,bagaimana Wilona mom?"David memeluk Momy Katrin untuk menenangkanya.
"Dav,Wilonna tidak sadarkan diri lagi!"Tangis Mimy katrin saat berada di pelukan David,
"Apa yang terjadi sebenernyarnya mom."Momy katrin menceritakan dengan Detail apa yang terjadi pada Wilona,dan tentang yang di ucapkan wilona Saat dia tau tentang anaknya yang sudah tidak ada di rahimnya lagi.
David yang mendengar cerita momynya,semakin hancur hatinya,Dia takut Wilona tidak memaafkan dan meninggalkan dirinya.
"Mom,Bagai mana jika Wilona membenciku mom."David mempererat pelukanya saat menyampaikan apa yang di takutinya.
"Minta maaflah pada Wilona sayang,Dia wanita yang baik,Wanita pemaaf dan sangat kuat,Mungkin sekarang dia sedang ingin menenangkan pikiranya setelah mengetahui kenyataan tentang anaknya,jangan kau sakiti hati dan fisiknya lagi."
David menggukkan kepalanya saat mendengar ucapan momy katrin.Bersaman dengan itu,seorang dokter keluar dari ruangan Wilona,Dokter itu menjelaskan tentang keadaan wilona yang baik-baik saja,wilona kembali pingsan kerna terlalu lemah dan syok mendengar tentang kenyataanya.
"Besok,Nyonya Walson bisa pindah ke ruang biasa,Tapi dengan syarat,jaga emosinya,jangan sampai emosi membuat tubuhnya kembali syok,dan kembali ke ruang intensif lagi.Hibur Nyonya Walson,jangan biarkan Dia sendiri."Dokter itu menjelaskan tentang apa saja yang harus di jaga tentang pasienya,karna dia tidak ingin pasienya mengalami masa kritis lagi.Setelah menyampaikan yang perlu di sampaikan.dokter itu segera meninggalkan David dan momy katrin dengan sopan.
"Kak, David,Bagai mana keadaan kak Wilona?"Suara inez saat dia baru datang dan mengetahui keadaan kakaknya itu.
__ADS_1
"Hai inez,bagai mana kamu tau tentang ini semua,Aku tidak ingin membuatmu khawatir."David segera berjalan kepada adik iparnya itu dan memeluknya.
"Kak,di dunia ini aku hanya punya kak Wilona,Dia adalah satu-satunya yang di sisakan tuhan untukku,aku tidak ingin benar-benar sendiri di dunia ini kak."Tangis inez pecah saat di pelukan David.Yang inez tau David sangat menyayangi kakaknya itu.
"Hai tenanglah nez,Kakak mu sudah melewati masa kritisnya,Kita kehilangan calon bayi kami karna kelalaianku."
"Kak alex memberitahuku tadi malam,setelah pulang dari ujian aku langsung ke sini untuk bertemu kakak."setelah menceritakan keadaan wilona pada Inez,David dan Inez duduk di tempat yang di sediakan.
"Permisi,pasien ingin bertemu Nyonya katrin."Suara seorang perawat yang baru keluar dari ruanga Wiona.
Momy segera berjalan menuju ruang yang telah di tempati menantunya itu,Raut muka khawatir momy katrin berubah jadi senang saat mengetahui menantunya sudah sadar.
"Tunggu sayang,sabarlah dulu."ucap momy katrin untuk menenagkan David.Setelah memukuk David,momy segera memasuki ruang intensif yang wilona tempati.
"Sayang,Bagaiman keadaanmu?Maafin momy sayang,bukak maksud momy untuk membuatmu bersedih,Aku juga merasa kehilangan cucuku sayang,cucu yang sangat ku inginka"
Wilona segera memeluk tubuh Momy katrin."Maafkan aku mom,telah merepotkanmu,cobaan ini selesai,aku berjanji tidak akan merepotkan keluarga Wilson lagi.
"Maksudmu apa sayang?Wilona dengan jelas mengucapkan,"Aku tidak ingin bertemu Tn David lagi Mom,Aku akan mengajukan perceraian pada Tuan David.aku akan hidup jauh dari keluarga wilson."
__ADS_1
Momy tampak mengeluarkan air matanya,Hatinya sangat hancur mendengar perkataan Wilona.Wilona,apa kamu yakin?"Momy katrin berusaha membujuk Wilona dengan halus.
"maaf mom,keputusanku sudah bulat,Dan maafkan aku telah mengecewakan Momy."Ucap wilona dengan suara bergetar karna menahan air matanya.
Hari ini Wilona menolak untuk bertemu David,Wilona hanya mau di temani adiknya Inez.Wilona berusaha menjelaskan keadaan pernikahanya dengan alasan yang mudah di mengerti oleh Inez dan tetap menjaga nama baik David dan keluarganya,Dan Inezpyn mendukung keputusan kakaknya tersebut.
Subuh menjelang,Wilona yang terbiasa bangun pagi mulai membuka matanya.Wilona merasa ada seseorang sedang memegang tanganya.dengan segera Wilona mengarahkan pandanganya ke samping.Di lihatnya seseorang sedang tertidur dengan duduk dengan posisi kepalanya di letakkan di atas tempat tidurnya.
Wilona berusaha memfokuskan pandanganya ke arah laki-laki itu,Wilona ingin memastikan laki-laki yang tidur dengan menggengam tanganya itu benar sesuai dengan tebakanya
"Kak alex?"Panggil wilona untuk membangunkan Alex.Mendengar namanya di panggil oleh Wilona,Alex langsung membuka matanya.Dan dengan segera alex mengangkat kepalanya untuk melihat Wilona.
"Pagi Wilona!"Sapa alex dengan senyum mengembang di bibirnya.
"Pagi kak,Mulai kapan kakak di sini?,Inez di mana?"Wilona merasa heran karna sebelum tidur,Inezlah yang menemaninya,
"inez kembali ke tempat praktiknya tadi jam 03.00,Aku meminta supir rumah untuk mengantarnya sampai tujuan,Dan aku di sini menemanimu."Ucap alex dengan tatapan matanya tidak lepas dari mata bulat Wilona.
Melihat pandangan Alex semakin intenz,Wilona segera mengalihkan pandanganya dan dengan lembut melepas genggaman alex pada tanganya.
__ADS_1