KESALAHANKU

KESALAHANKU
terulang lagi


__ADS_3

wilona sudah tidak bisa berfikir lagi.


dia langsung tidur saat si david turun dari tubuhnya.


dengan kaki wilona yang masih terbuka sempurna.


david tersenyum puas atas apa yang dia lakukan.


kepalanya menoleh ke arah gadis di sebelahnya.


dia mengamati tubuh mungil yang penuh tanda merah akibat ulahnya,


saat david mau menylimuti tubuh polos wilona, di lihatnya bercak darah pada paha dan seprai pada sekitar tempat tidurnya .dengan cekatan david mengambil tisu basah untuk membeesihkan darah dan sisa sisa cairan yang di hasilkanya.


pagi menjelang,


wilona mulai terbangun, dia merasa sesuatu melingkar di perutny, badannya terasa sakit semua.


apa lagi di daerahnya itu yang sangat perih dan terasa bengkak, dilihat di tubuhnya ada tanda merah merah yang cukup banyak.


dia tau kalau itu ulah david, dengan sangat hati hati gadis itu memindahkan tangan david, dia tidak mau davit terbangun karna pergerakanya.


wilona menarik sedikit badanya untuk menjauh dari david dan berusaha turun dari tempat tidur.


saat menggerakkan sedikit kakinya, timbulah rasa yang sangat nyeri.gadis itu menarik slimut untukenutupi badanya dan mulai turun dari tempat tidur.


"awwww, ya tuhan ini sakit sekali"


ucap wilona dengan sura pelan,


air mata seketika keluar dari matanya saat mengingat perbuatan yang di lakukan david.


dia menoleh ke arah laki laki yang ada di sampingnya.


" kamu jahat tuan david, bagaimana aku akan menata hidupku."


ucap wilona saat melihat david.


dengan sekut tenaga wilona berusaha berdiri dengan tumpuhan tangan kanan memegang meja dan tangan kirinya memegang slimut.


kakinya seperti tak bertulang saat di paksanya beediri.

__ADS_1


ahirnya wilona jatuh di lantai. dan itu membuat david bangun.


" apa yang kamu lakukan wilona?"


dengan suara khas bangun tidur david bertanya pada wilona.


gadis itu hanya diam dan berusaha bangun dari lantai.


melihat gadisnya tampak kesusahan bangun dan mukanya pucat menahan sakit.


david segera bangun dan memakai boxer yang ada di lantai.


dia segera memnggendong ala pengantin baru dan berjalan ke kamar mandi.


wilona hanya diam mendapatkan perlakuan seperti itu dari david .


saat sampai di dalam kamar mandi, david mendudukkan gadis itu pada kloset.


david tau kalau gadis itu pengen BAK.


"cepet selesaikan urusanmu"


ucap david yang masih tetap di samping wilona.


ucap wilona singkat tampa melihat ke arah david.


" kenapa aku harus keluar, apa kau masih malu padaku?"


david memberi jeda pada pertanyaanya.


" aku sudah tau semua dari tubuhmu, aku sudah merasakan juga!" ucap david dengan nada yang tak kalah dingin.


karna wilona sudah tak kuat menahan ingin BAK ahirnya dia tidak memperdulikan keberadaan david.


saat air pipis mengenai intinya, dia menahan kesakitan pada daerahnya, david memegang bahu gadis itu, dan secara sepontan wilona meremas tangan itu untuk pelampiasan rasa yang timbul pada daerahnya.


melihat pegangan tangan wilona yang begitu erat,


david mulai kasihan pada gadis itu.


"apa sakit sekali?"

__ADS_1


tanya david dengan suara yang melunak.


dengan expresi kesakitan dan memejamkan mata. dia mengagung dengan pertanyaan david.


"apa mau aku bantu untuk mengurangi rasa sakitnya?"


seketika wilona membuka matanya dan melihat muka david.


" aku akan membantu mengurangi rasa sakitnya, percayalah padaku.


wilona diam.


dan kemudian dia memegang intinya guna membasuh sisa sisa air kencing yang ada.


saat memegangnya wilona tampak kaget karna keadaan yang di bawah sana sangat bengkak dan tebal.


wilona langsung mengeluarkan air mata dan menarik tanganya, karna dia terlalu takut dengan keadaanya.


melihat expresinwilona david mengerti dengan yang di takutinya.


david segera menggendong wilona dan ditaruhnya di pinghir tempat tidur .


dia segera membuka slimut bagian bawah dan membuaka kaki wilona.


awalnya wilona menolak, karna bujuk rayu david ahirnya dia mau,


melihat pemandangan di depan matanya yang begitu merah dan bengakak, david bergumam dalam hati.


" apa yang aku lakukan semalam, kenapa samapai seperti ini?"


dengan pasti bibir david mendekati daerah sensitif itu.


dia memberi pelembab alami pada bagian tubuh wilona.


david tampak menikmati aksinya di bawah sana.


dan benar saja, sakitnya mulai menghilang, dan di gantika nikmat.


saat .melihat expresi wilona yang begitu mengoda, david tidak bisa menahanya untuk berbuat yang lebih.


ahirnya david dan wilona melakukan lagi di kamar mandi, di bawah sower.

__ADS_1


tapi kali ini david tidak sekasar tadi malam sehingga wilona tidak sesakit tadi malam.


__ADS_2