KESALAHANKU

KESALAHANKU
Melihatnya kedua kalinya


__ADS_3

Sepanjang perjalanan pulang Nayna tampak lebih diam dari biasanya,Dia hanya menjawab pertanyakan dari Akio seperlunya saja.


"Nay aku ke kantor dulu,hubungi aku jika memerlukan sesuatu." Pamit Akio pada kstrinya.Tapi tidak ada sepatah katapun jawaban dari Nayna saat Akio berpamitan denganya.


Melihat sikap Nayna yang aneh,Akio segera turun dari mobil dan mengikuti Nayna ke kamar.Sedangkan Alisia dan Omanya ke kamar Alisia.


"Apa lagi yang salah padaku Nay?Kenapa kamu diam?"Akio menutup pintu kamarnya dan mendekat ke arah Nayana.


"Tidak,Tidak ada yang salah,Semua baik-baik saja."Jawab Nayna dengan nada dingin.


"Nay,aku sudah sangat hafal dengan mu,kesalahan apa yang aku perbuat?"Akio memegang lengan Nayna yang selalu menghindarinya.


"Lepaskan tangamu Akio!"Nayna menatap tajam mata Akio,Mata Nayana merah karana menahan amarahnya yang terpendam.Dia sendiri juga tidak tau perasaan apa yang ada di dalam hatinya.


"Aku tidak akan melepaskanmu,Katakan apa yang salah apada ku?"Nayna segera memalingkan wajahnya untuk menghindari tatapan Akio.


"Memang aku sudah tidak semenarik wanita itu,memang aku bukan wanita baik-baik yang bisa mendampingimu,Aku tidak pantas seperti wanita lainya yang mempunyai keluarga bahagia."Ucap Nayna dengan suara yang pelan tapi masih bisa di dengar ke duanya.


"Apa maksudmu?"Akio menarik Nayana mendekat dan dan saling memndang.


"Dia kah wanita yang memberimu kebahagiaan?"


"Wanita,wanita mana?"


"Yang bersamamu hari ini."


Akio tiba-tiba tersenyum setelah mendengar dan melihat tingkah Nayana yang sangat aneh hari ini.

__ADS_1


"Hay,kamu cemburu?"Akio berusaya mendekatkan badan dan wajahnya ke pada Nyana.Tapi Nayana berusaha menghindar,Tapi Akio memegang pinggul Nayna yang tampak berisi.


Nayna tampak salah tingkah setelah mendengar yang di ucapkan Akio di hadapanya.


"Apa hak ku cemburu padamu?"


"Karna aku suamimu,dan kau istriku,Dan aku sangat suka jika itu terjadi."


Nayna berusaha melepas pelukan Akio,Tapi Akio memeper erat tubuh berisi Nayan dan menghimpitnya di dinding."


"Dia hanya masalaluku,Dan kau adalah masadepanku,Aku sudah punya kehidupan sendiri dengan anak dan istriku."Mata mereka saling memandang mencari arti dari sorot mata mereka masing masing.


"Apa kau mempercayaiku?"Akio melihat sorot mata ragu pada Nayna,Sorot mata yang pernah di lihatnya saat dia mengejar David.


"Aku tak tau."Nayana berusaha memalingkan wajahnya untuk menghindari tatap mata Akio.Dengan cepat Akuo menagkap wajah Nayan dan memberikan ciuman lembut di bibir Nayna.


"Aku sangat hafal sikapmu sayang."Ucap Akio di antara ciuman lembutnya dengan Nayna,Lidah Akio masuk ke dalam bibir nayna berusaha mencari sesuatu yang hangat dari bibir istrinya itu.Setelah di rasanya puas Akio melepaskan ciumnya dan menyatukan keningnya pada Nayana.


"Nanti kita lanjutkan lagi,aku harus ke kantor untuk menyelesaikan masalah,Tunggu aku di rumha."


"Cup."Akio mencium sekilas bibir mungil tersebut lalu keluar dari kamar itu.Senyum Akio selalu mengiasi wajahnya,Dan Nayna di buat semakin geram dengan sikap Akio tersebut.


Seharian Nayana tampak diam dan aneh.Momy Nayna menghawatirkan sikap Nayana yang sebelumnya tidak pernah seperti itu.


"Nay,apa kau baik-baik saja?Apa kau lelah?"


"Tidak mom,Aku baik-baik saja."

__ADS_1


"Sukurlah,Nay susu alisia dan beberapa bahan makanan di lemari habis,Aku keluar dulu untuk membelinya."Ucap Momy Nayna pada Nayana


"Biarkan aku saja mom,Momy jaga Alisia saja."


"Baiklah,kamu hati-hati sayang,jaga bayi dalam kandunganmu dengan baik."


"Baik mom."Setelah itu Nayna segera memesan taxi online dan berganti baju yang lebih pantas.


"Sesuai aplikasi ya nyonya?"Supir taxi online tersebut memastikan titik tujuan.


"Iya pak."


Tak lama taxi itu menuju titik tujuan,yaitu di suatu Mall tak jauh dari tempat tinggalnya.Saat melewati sebuah restoran jepang,mata Nayna menagkap sebuah tubuh tidak asing di matanya.Dia terus memastikan sosok tersebut bukanlah suaminya.Tapi kenyataan berkata sebaliknya,laki-laki yang dilihatnya adalah suaminya Akio bersama wanita yang di temuinya di Rumahsakit tadi.


Tampa sadar Air mata Nayna jatuh kembali melihat pemandangan itu."Jangan berharap Nayana,kamu memang wanita yang pantas menerima ini,Dia adalah laki-laki yang membelimu."Nayna berusaha menguatkan hatinyaKemudian melangkah ke tempat yang di tuju untuk berbelanja.


"Mom,Aku pulang."Sapa Nayna saat memasuki aparten yang di tinggali.Momy Nayna segera membantu anaknya yang membawa barang blanjaanya yang kelihatan sangat berat.


"Bagai mana Alisia mom?"


"Sudah tidak panas lagi.Minumnya juga sudag banyak,Istirahatlah, biar Momy yang menata dan menyiapkan makan malam untuk suamimu."


"Buak lah mom,Aku bersih-bersih dlu,Nanti waktu menyiapkan makan malam biarkan aku saja."


"baiklah."


Jam sudah menunjukkan ham 19.00,Semua sudah siap di meja mekan tinghal menunggu Akio pulang.Setelah pulang Akio segera membersihkan badanya dan menuju mejamakan seperti biasanya.

__ADS_1


Nayana melayani Akio seperti biasanya,Tapi sikapanya tidak seperti biasanya.Lebih diam dan menghindarai tatap mata dengan Akio.


Setelah selesai makan,Akio pamit langsung kembali ke runga kerja untuk menyelesaikan pekerjaanya yang kurang sedikit.Sedangkan Nayana membersihkan meja makan tersebut.


__ADS_2