
"Mau ke mana Wilona?"Tanya Dion saat melihat Wilona hendak turun Dari bed pasien."Mau ke kamar mandi kak,aku ingin buang air kecil."
"Wilona,kamu masih ingat pesan dokter kan,kalau kamu tidak boleh turun dari tempat tidur karna kehamilanmu,makan,minum,Buang air besar maupun kecil tetap di atas tempat tidur.Dion mengingatkan kembali pesan Dokter.
Wilona tampak diam setelah menjelaskan perkataan Dion."Tapi kak,aku tak bisa melakukanya jika di atas tempat tidur."
"Ingat wilona Demi bayimu,akan aku panggilkan perawat untuk membantumu."Dion segera mencari perawat perempuan untuk membantu wilona.
Wilona kembali membaringkan badanya dan menutup matanya untuk menunggu perawat yang di panggilkan Dion.
Tak lama terdengar suara langkah kaki mendekat ke tempat tidurnya."Kak Dion,sudah adakah perawat yang bantu aku untuk BAK?"Tanya wilona tampak melihat siapa yang Datang ke ruanganya.
Mendengar yang di ucapkan Wilona,David semakin Emosi.Pertama David melihat istrinya berpelukan dengam laki-laki lain,Kedua Dia memanggil laki-laki lain Di hadapannya,Dan ke tiga saat David bertanya tentang Wilona,Salah seorang perawat memanggil Wilona dengan sebutany nyonya Dion.
"Buka matamu Wilona,Terlalu nyamankah pelukan pria itu sehingga kamu enggan membuka matamu saat berbicara?"Suara David penuh dengan penekanan karna menahan emosinya.
Mendengar suara David,seketika Wilona langsung membuka matanya dan melihat ke arah suara itu."Kak David,Apa yang kamu lakukan di sini."Wilona bertanya dengan suara Dinginya.
__ADS_1
"Apa kedatanganku mengganggu ke romantisan kalian?"ucap David sambil mendudukkan dirinya di kursi dekat tempat tidur Wilona.
"Wilona,tunggu sebentar para perawat sedang menagani pasien yang sedang berhenti nafas,jika suda tidak tahan aku bisa membantumu."Ucap Dion tampa melihat adanya David di ruangan itu.
David langsung mengarahkan pandanganya Pada Dion,David mengepal tanganya dan hendak berdiri dari duduknya.Wilona yang tau apa yang akan di lakukan David segera memegang tangan David.
"Jangan membuat kekacauan di sini kak,Kak Dion hanya membantuku."David mendudukka tubuhnya kembali,dan pandanganya David menatap tajam ke arah Wilona.
"O,ternyata Tn David sudah ada di sini,Jadi sudah ada yang membantu dan menemani Wilona saat ini,Atau Tn David sedang sibuk?"Dion sengaja bertingkah biasa untuk melindungi Wilona,Sebenarnya di dalam hati Dion ingin sekali menghajar David,karna menyaiti dan mempermainkan orang yang disayanginya.
"Trimakasih atas bantuanmu kepada Istrisaya,saya ucapkan banyak trimakasih,Dan sekarang tolong tinggal kan tenpat ini,karna saya mau membantu istri saya untuk ke kamar mandi."Ucap David dengan suara dinginya karna menutupi emosinya.
Setelah Dion keluar Dari kamar perawatan Wilona,Wilona memejamkan matanya kembali,Wilona serasa malas melihat David karna perbuatanya tadi.
"Wilona,ayo aku bantu ke kamar mandi."Tawar David pada Wilona,
"Trimakasih Tn David,saya menunggu perawat,saya tidak mau merepotkan tuan."
__ADS_1
David mengerti,sekarang wilona sedang marah padanya karna kejadian di kantor tadi siang.David segera mengangkat tubuh mungil itu dan membawanya ke kamar mandi,Wilonapun hanya diam dengan apa yang di lakukan David,David mendudukkan Wilona di atas closed.
"Kluarlah tuan David,Atau aku akan tetap diam di atas closed ini sampai menunggu seseorang membantuku."Mendengar ucapan Wilona,David segera keluar dari kamar mandi itu."Panggil aku kalau sudah selesai".
Saat David sudah menutup pintu kamar mandi,Wilona menagis kembali mengingat apa yang di lakukan David di kantor,David,kamu sangat jahat padaku."
Setelah darama kamarmandi selesai,Wilona kembali berbaring di tempatidurnya,david merusaha menyuapi Wilona,tapi Wilona menolaknya.Tak lama,masuklah dua orang perawat laki-laki dan perempuan masuk ke kamar perawat Wilona.
Perawat laki-laki sedang mengukur tekanan darah dan memperbaiki infus ditangan Wilona,Secara otomatis tangan perawat itu menyentuh kulit Wilona.
"Selamat malam nyonya Dion,apa malam ini masih ada keluhan?"sapa salah suster untuk menanyakan keluhan Wilona.
Seketika mata David membulat sempurna,tatapan tajam di arahkan suster itu itu.Wilona melihat expresi David hanya diam.Dia tidak mau berkomentar apapun.
Mendapat tatapan tajam Dari David,ke dua perawat itu jadi salah tingkah,saat ke dua nya hendak keluar dari ruanga wilona David segera memanggil ke 2 perawat itu.
"Hai,kali berdua,samapikan pada atasan kalia,Aku minta perawat perempuan yang merawat istriku,aku Tidak mengijinkan perawat laki-laki masuk ruanga istriku,Dan yang ke dua,Jangan panggil nama istriku dengan nama bajingan itu,karna dia adalah istri David Walson."David mengucapkan kata katanya penuh dengan penekanan.
__ADS_1
Mendengar nama kata-kata walson,kedua perawat itu seketika janntungnya berdetak kencang,dan kakinya terasa lemas,keluarga Walson adalah pemilik saham terbesar Di Rumasakit Ini.