
Setelah selesai pemakaman,Mereka segera pulang ke rumah Nayna dan Inez.Semenjak awal datang Wilona tampak pu at dan lemah.
Sebenarnya Wilona Harus di rawat dengan keadaan yang seperti itu,Tapi dia menolak karna tidak mau mempunya hutang budi pada keluarga Walson terutama Alex.
Padahal Alex ingin memebantu Wilona dengan ihlas dan tampa meminta imbalan.
tapi wilona merasa sudah terlalu banyak hutang budi pada alex. wilona tidak mau suatu saat nanti dia terperangkap karna hutang budinya itu.
"Cepatlah istiraha,Badanmu sudah terlalu capek!"Perintah Alex untuk Wilona.
Alex kemudian melangkahkan kakinya untuk mendekat ke tempat tidur Wilona,Kemudian Membantu Wilona membenahi selimutnya.
Setelah itu Alex segera keluar dari kamar Wilona.
"Apa kau baik-baik saja?"Tanya pada Inez.Saat keluar dari kamar Wilona,Alex berpapasan dengan Inez di depan kamar Wilona.
"Aku baik-baik saja,Walau ini berat di jalani,Tapi aku tidak punya pilihan lagi.Sekarang aku hanya mempunya kakak Nayana.Aku harap tuhan tidak memisahkan kami."Wilona berbicara dengan suara yang bergetar karna menahan tangisnya.
"Jangan bersedih,kamau bisa menggapku kakakmu,dan akau akan bersedia membangumu dalam gala apapun.Jangan merasa sendiri,masih banyak orang baik di sekitarmu.Jadi kamu harus Kuat dan semangat."Alex segera melangkahkan kakinya dan menyentuh kepala Inez untuk menenangkanya.
__ADS_1
"Apa au sudah makan?"Alex tidak ingin inez sakit karna kesedihan yang di rasakanya sekarang.
"Aku masih belum lapar,Aku ingin ke kamar ibu dulu."Jawab inez sambil melanvkahkan kakinya ke kamar ibunya.
Di dalam kamar,Wilotidak bisa memejamkan matanya karna beefikir tentang nasibnya.
Wulona berfikir jika dia keluar kerja dari keluarga Wilson,Bagaimana dengan pendikan inez.Sedangkan kalau Wilona tetep bekerja di keluarga itu,David pasti akan semaki menindasnya.
"Ya tuhan,berilah hambamu ini jalan terbaik.Ayah ibu,Maafkan anakmu yang belum bisa membahagiakan kalain."Tampa terasa air mata nayna membasahi pipi putihnya.
"tut.. tut... tut....tut..."Suara nada sambung telfon.
" aku baik sayangku, bagaimana keadaan mu di sana sayang,Dan bagaimana keadaan Wilona dan Inez?"Momy katrin memastikan mereka dalam keadaan baik-baik saja.
"Wilona sedang tidur karna tidak enak badan,Sedangkan Inez berada di kmar ibunya.Wilona harusnya di rawat di rumah sakit,tapu dia menolak mom,Dia bilang takut memebebani kita mom."
"Sayang,Momy nitip mereka padamu sayang,Merwka anak yanf manis dan baik,Momy sudah menyelidiki mereka,ayah mereka dulu adalah pekerja teladan di kantaor kita, tidak di pungkiri, kalu keberhasilan keluarga kita sumbangan dari ayah wilona dan inez."Momy menceritakan tentang asal usul wilona dan Inez,yang ternyata orang tua Wilona adalah salah satu pekerja di perusahaan Wison.
" tenang mom, percayakan padaku,sekarang aku mau istirahat dulu."Alex segera menutup telfonya, dan segera ke kamar mandi untuk mandi.
__ADS_1
🌽🌽🌽🌽🌽🌽🌽🌽🌽🌽
"Dav apa yang akan kau lakukan dengan benda dibtanganmu?"Nayna belum pernah melihat sebelumnya benda dibtangan david yang bebentuk seperti jagung itu.
Tapi David tetap berjalan ke arah Nayna dengan tatapn tek lepas dari inti Nayna.
sudah hampir satu jam Nayna dan david memainkan permainya,Tapi tampaknya david belum puas dan akan menunjukkan permainan baru lagi pada Nayna.
"Tenang sayang,Pasti kau kan menikmati mainan barumu."David tetap melangkah dan mengarahkan benda itu pada tempat bermainya.kemudian david menekan tombol yang ada di tanganya.
"Nayna memegangi sesuatu yang membuatnya merasakan seperti terbang ke lengit.
Nayan sangat menikmati permaina baeu david,Nayna pasrah dan selalu mengikuti permainn David yang begitu membuat nayna penasaran.
"biar hayalnya makin hot, aku kasih penampakan bang david ya."
__ADS_1
Dan setelah itu.