
" pagi wilona"
sapa icha saat icha baru masuk di lantai 17.
"pagi juga icha,"
jawab wilona sambil mengelap meja di depanya.
"maaf ya aku kesiangan datangnya, aku tadi malam gak bisa tidur, gara-gara lihat drama korea"
"lihat opa -opa yang ganteng bertubi -tubi"
icha menceritakan penyeban dia bangun kesiangan.
"aku juga baru datang kok, tenang"
jawab wilona.
dengan segera icha mengikuti wilona untuk mulai bersih-bersih di ruangan yang sama.
dan tampa sengaja icha melihat wajah wilona yang tampak pucat dan nampak kringat pada keningnya.
"wilona, kamu gak papa kan?"
kamu kok pucat sekali, masuk angin ya?"
sambil icha mendekat ke arah temanya itu, kemudian dia memegang kening wilona.
" wilon, badan kamu panas! kamu sakit?"
icha tampak panil melihat penampakan sahabatnya itu yang tampak pucat dan berkringat dingin.
"gak papa kok cha, aku cuma sedikit pusing aja, setelah ini aku kan minum obat.
jam pulang kerja tiba.wilona merasakan pusingnya sudah banyak berkurang.
dia pulang seperti biasa.
pada pagi berikutnya, kini dia merasakan mual mutah,
__ADS_1
gadis itu mengaggap ini karna kecapekan atau masuk angin biasa.
sudah 7 hari wilona merasakan keluhan yang sama. dia mulai ingat apa yang di lakukan david padanya 2 bulan lalu.
"sebenarnya ada apa aku ini"
tanya wilona dindalam hati.
wilona segera berlari ke arah kalender yang ada di dinding kamarnya, karna gadis itu selalu menandai saat dia datang bulan.
"apa?"
"aku sudah terlambat 3 minggu?"
wilona tampak terduduk lemas saat mengetahui dia terlambat datang bulan.
pikiranya sudah ke hal- hal yang tidak ia inginkan.
"ya tuhan, cobaan apa yang mau kamu berikan padaku?"
tangis gadis itu di dalam hati.
dengan badan yang lemas dan muka yang pucat, wilona memaksakan dirinya tetap bekerja,
"hari ini kamu ijin saja ke bu ita, untuk pulang cepat,"
"aku lihat ahir-ahir ini mukamu tampak pucat dan kamu kelihatan lemah!"
"ada apa dengan mu wilona"
tanya icha mulai hawatir dengan keadaan temanya itu.
"gak tau, sudah 1 minggu ini aku terus- terusan mual mutah,"
"aku juga selalu ingin makan yang asam -asam"
wilona menceritakan keadaanya pada teman satu satunya temanya ini,
"kamu tidak hamil kan?"
__ADS_1
"kamu belum menikah kan"
icha seponta menanyakan peetanyaan yang sebenarnya tidak pantas di ucapkan.
"dhek"
hati wilona seketika bwrdetak kencang mendengar perkataan temenya itu.
"ngaco kamu cha,aku kan belum punya suami"
jawab wilona menyangkal kecurigaan temnya ini.
waktu sudah menunjukkan waktu istirahat, mereka berdua segera pergi ke tempat makan kariawan yang tersedia di kantor itu,
dengan segera mereka masuk ke dalan lif yang tersedia.
"ting"
pintu lif terbuka di lantai 10, ada 2 orang pria masuk ke lif itu.
wilona serasa tidak asing dengan parfum pria di depanya, dia juga femeliar dengan postur tubuh laki laki itu.
jantung wilona tiba-tiba berdebar dengan cepat, saat dia mengingat ciri-ciri orang yang ada di depanya.
melihat expresi wilona yang tampak aneh dan ketakutan, icha tampak terheran.
"ada apa denganmu wilona?"
"apa kepalamu masih pusing?"
icha bertanya pada sahabatnya itu dengan panik.
"mendengar nama wilona, laki laki yang ada di depan wilona segera menoleh ke belakang dan ahirnya mata mereka bertemu.
benar, lak-laki yang di depanya adalah david wilson.
dia datang ke perusahanyan WB untuk menyelesaikan permasalahn yang ada di kantor ini.
david terus memandang wajah dan tubuh wanita di depanya.
__ADS_1
dia mulai tersenyum licik melihat wanita di depanya ini ketakuta.
"apa anda melihat hantu nona?