
"Bug,"Katakan di mana wilona?Dion memberi pukulan di muka David secara tiba-tiba saat pintu apartemen itu teebuka.
"Apa maksudmu?David berusaha untuk bangun dan mengusap darah yang keluar dari mulutnya.
"Jangan berpura-pura,Wilona hilang dan mobilnya mengalami kecelakaan,petunjuknyang aku dapat Wilona di sini."
"Aku hanya sendiri di sini,Tunggu!"David segera membuka Hpnya dan melacak keberadaan istrinya,Dan setelah menemukan posisi Wilona David segera memberikan lokasi yang di temukanya pada Dion.
"Apa ini?"
"sory,aku tidak ingin kehilangan istriku ke 2 kalinya,Aku memasang GPS di cincin yang di pakek wilona."
"Apa maksudnya ini?Dion menunjukkan hpnya yang menjenjelaskan bahwa titik keberadaan Wilona.
"Apa ini yang kamu maksud."Sambil mengeluarkan sebelah anting dari saku yang di miliki Wilona.
"Ah sial,Kau punya hutang cerita padaku."Mereka berdua segera bergegas berlari mencari wilona ke titik yang di tunjukkan.
"Apa kau sudah jatuh miskin hingga kau masuk di dalam mobilku?"Dion bertanya pada David yang secara tiba-tiba ikut masuk di dalam mobilnya.
"Ayolah kawan,nanti saja marah-marahnya,kita cari istriku dulu."
"Dia adikku!"Dion tidak suka jika David menyebut Wilona adalah istrinya,
"Ok,Dia adikmu,tapi dia istriku."Dion berusaha menahan emosinya saat mendengar ucapan David,Dia segera menyalakan mobil dan memacu kendaraanya dengan kecepatan rata-rata.
hampir 1 jam mereka sampai di titik yang di tunjukan oleh GPS di Hp David.
Saat mereka mulau masuk di sebuah hutan,Dion menghentikan Mobilnya.Dion langsung turun dari mobil dan melihat kondisi sekitarnya.
"Ada yang tidak beres dengan ini semua."Dion memberi tau David saat Dion sadardavid mengikutinya.
David hanya menggukkan kepala,Dan segera menghubungi seseorang untuk mencari bantuan dan mencari informasi tentang lokasinya sekarang.
Dion juga mengikuti langkah david yang untuk mencari bantuan.
5 menit kemudian,Hp David berbunyi,seseorang memberi tahu tentang lokasi yang di tunjukkan David.
__ADS_1
"Ah sial."
"Apa yang kau dapat?"Dion mencari tau informasi yang di dapat David.
"Ini wilayah Mavia yang di miliki oleh Drak Anggel,walaupun ini bukan lokasi utama,tapi di sisni pengamananya tidak bisa di anggap remeh.
"Aku harus menyelamatkan Adikku,Jika kau takut kembalilah."
"Sial kau,Jangan menagis jika tanganmu tergores." balas David,David ingin sekali menonjok Dion karna meremehkanya,Tapi dia harus menahan untuk keselamatan Wilona.
Kini Dion Dan David segera melangkahkan kakinya masuk kedalam hutan tersebut.Mau tidak mau mereka harus kerja sama saling melindungi untuk menyelamatkan Wilona.
Saat samapi di sebuah Gedung tua yang sangat besar,Dion secara tiba-tiba di serang oleh 3 orang berbaju hitam,Ahirnya Dion dan David berkelahi untuk melumpuhkan sang musuh.
Dion hanya melirik ke arah David saat David memukul salah satu musuhnya yang berusaha melemahkan Dion.
"Dor,dor,dor."
"Sial,kelihatanya kita ketahuan."Suara tembakan mulai terdengar,Seorang pembisnis kelas kakap seperti David dan Dion pasti membekali dirinya dengan senjata api juaga.Ahirnya di tempat itu terjadi baku tembak.
Dengan susah payah ahirnya David dan Dion menemukan tempat Wilona di sekap oleh tante meta.
Saat Dion Dan David hendak melangkahkan kakinya,terdengar suara tepuk tangan.Dion dan Davidpun segera melihat ke arah sumber suara itu berasal.
Mata Dion membulat saat melihat wanita yang bertepuk tangan dan berjalan ke arah Wilona.
"Tante metta?
"Selamat datang Tn muda Dion Sanjaya ,kelihatanya kita sudah lama tidak bertemu dan mengobrol."Sapa tante meta kepada manta tuan mudanya. dan kemudian pandanganya melihat sekilas ke arah David.
"Lepaskan adikku!"
"Hahahahahahhha"
"Tidak akan,karna dia semua rencanaku hancur,karna dia aku tidak mendapatkan kekayaan keluarga sanjaya."
"Apa maksudmu?"
__ADS_1
Ahirnya metta menceritakan rencana pembunuhan Amel sanjaya yang di anggapnya gagal 3 tahun yang lalu.Tanpa di ketahui oleh metta yang di depanya adalah wanita lain yang sangat mirip dengan Amel sanjaya.
"Sialan kau metta,tidak akan aku lepaskan kau!"Dion tampak emosi setelah mendengar cerita tante metta tentang kematian adiknya yang memang sengaja di bunuh,Saat Dion hendak melangkahkan kakinya,beberapa orang menodongkan senjata api di kepalanya sehingga Dion tidak bisa berkutik.
Melihat itu semua,tante metta dan beberapa anak buahnya membawa Wilona keluar dari ruangan itu dan membawanya pergi,metta sudah mempersiapkan semua untuk melarikan diri dari negaranya dan Wilona yang di anggapnya sebagai Amel Sanjaya di jadikan sandra saat perjalananya.
Saat tante metta hendak keluar dari hutan,Seseorang telah menembak kendaraanya,Dan itu sukses membuat mobil yang di kendarai tante metta dan Wilona berhenti.
Dan taknlama terdengar baku tembak antara anak buah David dan orang-orang Drak Anggel.
Sedangka David Dan Dion berhasil melumpuhkan orang-orang yang menyandranya dengan cara permainan licik David.
David mengajak Dion bersandiwara seolah-oleh mereka bertengkar dan melakukan sedikit atraksi saling memukul.Dan usahanya berhasil,Walaupun Dion sedikit memar pada bibir dan matanya.
"Sepertinya kau punya dendam padaku."Ucap Dion pada David sambil mengusap darah pada bibirnya,Sedangkan David hanya tersenyum tipis dan mengacungkan ke dua jempolnya pada Dion.
Setelah mereka mengendarai mobil kurang lebih 2 km,mereka mendengar baku tembak.
Dan Dari jauh,David melihat Wilona berada dalam sandra tante metta dengan senjata api tepat di kepala Wilona.
"Hentikan!Atau aku akan membunuh wanita ini."Tante meta mulai menekan platuk di tanganya,
David segera turun dari mobil dan berteriak pada anak buahnya."Hentikan,taruh senjata kalian."Triak David tampak panik.
"Kak...Aku takut kak."Ucap Wilona saat melihat David.
"Tenaglah sayanng,Pasti aku akan menyelamatkanmu." David mulai emosi saat melihat penampakan wilona yang berlumur darah di wajah dan tubuhnya.
"Dan kau,yang di tanganmu bukanlah Amel Sanjaya,Dia adalah Wilona,Dia istriku."Ucap David dengan suara di buat setenang mungkin.
David mulai menjelaskan siapa sebenarnya Wilona,Dan Dion juga menjelaskan bahwa sebenarnya Amel sudah tidak ada di dunia ini karna perbuatanya.
Mendengar itu semua,tante metta merasa di bohongi,Dan membuatnya semakin murka.Dia merasa dijebak oleh keluarga Sanjaya.
Saat melihat Tante Metta lengah,David segera berlari dan berusaha merebut senjata yang di pegang oleh Tante metta.Dan saat itu juga Wilona terjatuh ke tanah dan berusaha berlari ke arah Dion.
Anak buah David sudah mengepung dan menahlukkan orang-orang Drak Anggel.
__ADS_1
Dengan tubuhbyang bergetar,Wilona berlari dan segera memeluk tubuh Dion yang akan melindunginya.
"Dor."Suara tembakan terdengar dari arah pergulatan antara David Dan Tante Metta.