
malam ini Nayna munggunakan dres yang cukup ****.dres yang hanya beryali 1 tipis di bahunya, berhasil memperlihatkan kulit mulusnya.
Melihat pemndangan itu, David sudah tidak mau diam.Dengan tidak sabaran david mulai melancarkan aksinya.
Tangan profesional itu tanpa aba,,-aba sudah berhasil masuk di dalam baju wanitanya.
tangan kirinya bergrilya di paha gadis itu untuk memberikan sengatan-sengatan pada tubuh nayna.
saat aksi david hampir menyentuh inti tubuh dari sang mantan,suara bell room berbunyi, menandakan ada seseorang di luar sana.
david langsung menghentikan aksinya. mukanya sangat merah menahan gejolak yang sudah bangkit,untung lampu remang-remang, jadi tidak terlihat oleh siapapun.
david segera mengambil jaket yang di lepas tadi dan menutup tubuh mantan kekasihnya.
bagaimanapun dia tidak rela jika tubuh mantan kekasihnya di lihat oleh oranglain.
tak lama, masuklah waiterss laki- laki mengantar minuman tambahan yang di pesan oleh david sebelum masuk tadi.
nayna tampak diam dan menutup tubuh yang hampir polos itu dengan jaket yang di berikan david padanya,david tampak melirik waiterss tersebut untuk memastikan dia tidak melihat wanitanya.
tak lama kemudian waiterss itu keluar setelah selesai melaksanakan tugasnya,tak lupa david memberi selembar uang berwarna merah sebagai tanda trimakash.
nayna tampak tersenyum bahagian melihat kelakuan david.
" kau tetap seperti dulu hony, posesif "ucap nayna pada david.
__ADS_1
david hanya diam dan memandang wanita yang ada di sebelahnya.
david sendiri juga tidak tau,mengapa dia tetap tidak rela jika tubuh mantanya di lihat dengan laki laki lain.
david menarik tangan nayna untuk mendekat padanya,wanita itupun menuruti permintaan david.
david menarik dan membuang sembarangan jaket yang di pakai oleh nayna.
"aow... sakit honiy, pelan sedikit sayang"
protes nayna saat david menggunakan gigi untuk menggigit ujung daging warna hitam pada tubuh gadis itu.
saat mendengar suara protes wanita itu, david teringat lagi atas penghianatan mantan kekasihnya ini.
dia menatap mata wanita itu."kenapa dav, apa aku mengecewakanmu?"tanya nayna pada david.
nayna berusaha mengembalikan mood david yang mulai menurun dengan cara nayna naik ke pangkuan david dengan posisi menghadap dan kaki menjepit tubuh david.
stop nayna.jangan lanjutkan lahgi, aku belum bisa melakukan lebih dari ini padamu.
nayna tampak kecewa, tapi dia menahan semua demi tidak kehilangan david.
ok hony, aku tau itu, karna kau masih sangat menyayangiku. ucap nayna dengan percaya diri.
david hanya diam,nayna segera memakai b*a yang tadi sudah terlepas dan jatuh di bawah sofa.
__ADS_1
setelah itu dia memakai dreesnya seperti semula.
tatanan rambut yang sudah brantakan karna ulah vadid sudah di rapikan kembali.
david meneguk minumanya dengan arah pandanganya tetap mengarah pada nayna, dan begitu jua nayna, dia tersenyum melihat kelakuan david.
" apakah aku masih mencintainya? dengan penghianatan yang pernah dia lakukan?"
david bertanya- tanya adalm hatinya.
nayna sudah rapi kembali,ada beberapa tanda merah pada leher nayna karna ulah david yang tidak bisa di tutupi karna bajunya yang terbuka.mereka mlanjutkan pertemuanya dengan mengorol dan meneguk beberapa minuman ber alkohol.
jam 03.00 tempat hiburan malam yang mereka kunjungi sudah mulai tutup.
david dan nayna keluar ruangan, david mengekori nayna jalan sampai parkiran mobil.
saat diparkiran, mata david melihat beberapa tanda merah di leher dan di dada karna ulahnya tadi.
segera dia melepas jaket yang dia kenakan dan memeberikanya pada nayna.
" tutupi tubuhmu dengan ini?"
nayna menerima jaket itu sambil tersenyu.
" ini adalah bukti kenakalanmu" ucapa nayna.
__ADS_1