KESALAHANKU

KESALAHANKU
coba saja kalau kau bisa


__ADS_3

jam sudah menunjukkan pukul 14.30, waktunya wilona dan teman temanya pulang dari aktifitas di kampus.


"dret... dret, dret.. dret" hp wilona bergetar.


di layar hpnya tertera nomor yang tak bernaman, dan wilona pun terus melangkah tanpa mengangkat hpnya.


sampai di depan gerbang pintu kampus.


hapnya bergetar lagi tanda panggilan masuk, dan di lihat nomor itu lagi.


" halo.. siapa ini?" tanya wilona dengan nada malas.


"berani sekali kau tidak mengangkat telfonku!"


ucap pria yang dalam telfon.


wilona mengingat ngingat suara itu, tampak tidak asing di telinganya.


"ah tuan david?" ucap wilona tampak panik.


" memang siapa saja laki- laki yang menelfonmu selain aku?" ucap david dengan geram.


" maaf tuan, saya tidak mengenali suara tuan.


"tunggu saya di depan restoran dekat kampusmu, jangan ke mana - mana!" ucap david singkat.



sambil menunggu david, wilona melihat pemandangan di sekeliling tempat itu.


wilona melihat penjual minuman di sebrang jalan, dia terasa haus karna lebih 30 menit menunggu david yang tidak kunjung tiba.


dengan suasana gerimis wilona berlari menyebrangi jalan untuk membeli minuman.


tampa sengaja dia terpleset dan jatuh di jalan.

__ADS_1


" aw.. sakit"


gadis itu melihat lututnya yang berdarah.


" kamu tidak apa- apa nona?" ucap laki- laki yang berusaha menolongnya.


laki- laki itu menolong wilona untuk berdiri dan membatu berjalan ke tempat untuk berteduh.


dilihatnya kaki wilona itu berdarah,


"nona, kakimu berdarah" sambil mengeluarkan saputanganya buat wilona.


" trimakasih tuan, cuma luka ringan"


ucap wilona kepada laki - laki itu.


kemudian wilona duduk di bangku yang tidak jauh dari tempat dia berteduh dengan di bantu laki laki itu untuk berjalan.


dari jauh sepasang mata mengamati mreka berdua.


dia segera turun dan berjalan ke arah wilona


tampa bosa basi david menarik tubuh wilona dan menyeretnya ke arah mobil.


gadis itu tampak kesakitan saat berjalan mengikuti langkah david.


" tuan, sakit tuan"


"tolong lepas tuan, kaki dan tangan saya sakit"


wilona memohon pada david dengan mata yang berkaca-kaca.


davjd tidak memperdulikan ucapan wilona, dia tetap menyeret gadis itu ke mobil.


david mendorong wilona untuk masuk ke mobil bagian depan.

__ADS_1


dan david segera masuk dan duduk di blakang kemudi.


dilihatnya keadaan gadis di sebelahnya dengan menunduk dan memegangi kaki yang terbungkus saputangan pemberian laki - laki tadi.


david segera menarik saputangan itu dengan kasar.


" aw tuan. sakit tuan"


wilona sudah tidak dapat menahan semua perlakuan david.


segera tangan gadis itu membuka pintu mobil dan berusaha melarikan diri dari david.


mengetahui niat wilona, david langsung menarik tangan wilona dengan kasar dari arah tempat duduk kemudi.


alhasil tubuh gadis itu menempel di dada david,


wilona menagis dan meronta dengan sikap david.


tapi david tetap diam dan memeluk erat badan wilona.


setelah gadis itu tenang, david secara perlahan melepaskan pelukan itu,


di lihatnya muka wilona yang penuh dengan air mata dan sembab.


" apa salah saya tuan pada anda, apa aku pernah merusak hidup anda, apa aku pernah menyakiti hidup anda, apa saya pernah mengusik hidup anada?"


"kenapa anda selalu memperlakukan saya seperti ini?"


" saya tau, kalau saya hanyalah seorang pembantu di rumah anda, saya juga tau diri."


" klau keberadaan saya mengganggu anda. saya akan peegi tuan."


ucap wilona dengan bergetar karna menahan tangis dan amarah.


"coba saja kalau kau bisa pergi dariku"

__ADS_1


ucap dafid dengan muka datar dan dingin.


__ADS_2