Kesatria Dua Dimensi Episode 1 " PRAHARA Di RANAH MINANG

Kesatria Dua Dimensi Episode 1 " PRAHARA Di RANAH MINANG
Chapter 44 " Delapan penyamun Padang berdarah "


__ADS_3

Delapan sosok bertopeng layaknya ninja itu mengurung Sinto dan Dewi kipas perak dari delapan penjuru . Salah seorang yang berdiri paling tengah berteriak sambil menunjuk kearah Sinto dan agaknya ia adalah pemimpin dari delapan ninja itu . Sinto dan Dewi kipas perak langsung saja menyiapkan kuda - kuda bertahan untuk mengantisipasi serangan mendadak . Dewi kipas perak yang mulai jengkel langsung berteriak marah .


" Siapa kalian dan ada perlu apa kalian menghadang kami ? " tanyanya


Orang yang berdiri di posisi paling tengah langsung menjawab dan juga dengan nada setengah berteriak .


" Cepat serahkan barang bawaan kalian !" Teriaknya mengancam


Sinto yang dari tadi hanya diam langsung menggumam dalam hati .


" Hmm ternyata mereka hanya Rampok " gumamnya


Hati sinto agak sedikit lega karena tadi ia sempat mengira kalau delapan ninja itu adalah orang - orang suruhan dewi lembah tengkorak yang menginginkan Pedang Naga Salju .


" Maaf tuan tuan , kami berdua hanyalah pengembara yang tidak memiliki harta berharga untuk diserahkan kepada kalian " Jawab sinto sopan


" Jangan banyak bicara bocah , coba periksa isi buntalan yang dibawa oleh gadis itu " Perintah pemimpin Ninja .


Dewi kipas perak tampak agak kaget dengan perintah yang diberikan itu . Ia langsung mengikatkan tali buntalan itu lebih erat karena buntalan itu berisi pakaian gantinya serta perbekalan makanan mereka .


" Buntalan itu hanya berisi bekal makanan dan persediaan pakaian luar dalam perempuan itu " jawab sinto sengaja untuk balas mengerjai Dewi kipas perak .


Muka dewi kipas tampak bersemu merah mendengar ucapan Sinto namun ia tetap diam sambil menatap lawan didepan . Sinto sangat geli menahan tawa melihat ekspresi wajah Dewi kipas perak yang dari tadi terus terusan menggodanya . Ia sangat puas karena bisa membalas keisengan perempuan cantik itu .

__ADS_1


" Jangan bercanda bocah brengsek !!! " Hardik pemimpin Ninja


Mendengar pemimpinnya sudah mulai marah ketujuh ninja yang lain tampak bersiap dengan posisi menyerang . Sinto langsung membetulkan posisi kuda - kudanya . Pemimpin ninja langsung saja memerintahkan pasukan nya untuk maju menyerang Sinto dan Jane . Ketujuh prajurit ninja itu langsung melesat dengan kecepatan tinggi menyerang Sinto dan Jane dengan senjata berupa pisau pendek . Sinto dan Jane yang sudah tahu arah serangan musuh langsung saja melompat keudara setinggi sepuluh meter dan sambil bersalto tiga kali diudara mereka mendarat tepat diluar lingkaran kepungan para ninja . Para ninja itu tampak sangat marah karena serangan serentak mereka tidak mngenai sasaran .


" Kurang ajar kalian berdua , apakah kalian tidak tahu tengah berhadapan dengan siapa ? " Teriak si pemimpin ninja


" Lekas sebutkan siapa kalian ? " jawab dewi lembah tengkorak


" kami adalah Delapan Penyamun Padang Berdarah , Setiap orang yang melintasi kawasan ini harus meninggalkan sebagian barang bawaan berharga mereka !!!! " teriaknya


" Untuk apa ? " Tanya Dewi kipas perak


" Tidak perlu banyak tanya , cepat serahkan saja dan kalian boleh pergi dari sini " teriaknya


" Dewi , sepertinya ada yang aneh dengan orang - orang ini " Bisik sinto


Dewi kipas perak akhirnya menemukan sebuah ide untuk memancing apa yang sebenarnya terjadi dengan orang - orang itu . Ia mengambil dompet kecil didalam buntalan kain yang digendongnya .


" Dengarkan baik - baik !!! Aku punya puluhan keping koin emas didompetku ini , aku akan memberikan sebagian kepada kalian jika kalian bersedia menceritakan apa yang sebenarnya terjadi disini " ujar Dewi kipas


Mendengar puluhan koin emas itu para Ninja itu tampak saling berpandangan dan tidak berapa lama kemudian mereka saling mengangguk satu sama lain seolah sedang menyepakati sesuatu . Dan setelah itu sipemimpin penyamun nampak menundukkan badan memberi hormat kepada Dewi kipas perak .


" Maafkan kami karena menghalangi perjalanan kalian berdua , tetapi semua ini kami lakukan hanyalah karena terpaksa , beberapa bulan yang lalu desa kami yang terletak dibelakang lembah ini mengalami kelaparan yang sangat hebat , kemiskinan merajalela ditambah lagi dengan wabah penyakit menular " Ujar Sang Ninja

__ADS_1


" Para penduduk laki - laki tidak bisa lagi bekerja karena harus membantu merawat para korban kelaparan dan penyakit menular itu " Sambungnya


Sinto dan dewi kipas perak sejenak saling pandang dan kemudian sinto tampak berbicara .


" Hal apakah kira - kira yang menjadi penyebab malapetaka itu ? " Tanya sinto


" Malapetaka itu terjadi semenjak Raja kami menjalin hubungan dengan seorang dukun sakti yang bernama Batara Karsa , awalnya sang Raja melakukan semua itu hanya untuk kemajuan negeri namun lama kelamaan syarat yang diminta sang dukun semakin berat dan akhirnya harta benda dan kekayaan istana menjadi habis dan akhirnya rakyat kami lah yang harus menanggung beban itu , setiap minggu kami harus menyediakan empat puluh ekor kerbau dan empat puluh karung beras dan jika syarat itu tidak bisa dipenuhi harus diganti dengan Empat orang perawan desa " ujarnya sedih


Sinto dan Dewi kipas perak nampak sangat kaget mendengar cerita mereka dan setelah berbisik sebentar kemudian Dewi kipas perak berkata .


" Sesungguhnya kami telah menempuh perjalanan jauh dan kami sangat butuh istirahat , bagaimana jika malam ini kami diperkenankan menginap didesa kalian dan sebagai gantinya sebagian uang emas ini akan aku sumbangkan " ucap Dewi kipas perak .


Setelah beberapa saat mereka berdiskusi akhirnya mereka mengizinkan Sinto dan Dewi kipas perak untuk menginap satu malam didesa mereka .


***


Malam itu garang tidur sangat pulas karena sudah dua malam ia tidur dihutan tanpa selimut dan kasur . malam itu ia tidur diatas sebuah tempat tidur yang empuk dan didalam sebuah ruangan yang sangat mewah layaknya istana para raja . Saat ia terbangun hari sudah menunjuk kan pukul sepuluh pagi . Ia langsung berlari menuju kamar mandi untuk segera membersihkan diri karena ia merasa sangat malu karena bangun Kesiangan . Didalam kamar mandi ia langsung melihat kedalam bak air dan hatinya menjadi lega karena air yang dipakai adalah air biasa bukan api .


Setelah mandi garang merasa tubuhnya sangat segar dan kekuatannya pulih kembali dan ia langsung melihat diatas tempat tidurnya telah terdapat seonggok pakaian mewah layaknya palaian keluarga kerajaaan . Ia melihat jubah yang tadi ia pakai sudah sangat kotor dan banyak sobekan disana sini . Setelah memastikan jika pakaian itu memang sengaja disediakan untuknya ia pun segera memakai pakaian dan langsung berjalan bergegas keluar kamar .


Saat garang sampai diluar kamar garang langsung menuruni anak tangga dan ia sampai diruangan tengah istana dan disana tampak makanan lezat yang sudah disediakan diatas meja makan dan dia langsung dipersilahkan menyantap makanan oleh pelayan istana . Setelah makan secukupnya garang langsung minta izin berjalan - jalan keluar istana dan setelah diluar ia tampak sangat takjub melihat sebuah negeri yang begitu indah dan permai dan anehnya semua keindahan ini selama ini tersembunyi dibalik sebuah sungai dan air terjun yang terbuat dari api . Garang langsung berjalan - jalan ke desa untuk lebih menikmati pemandangan negeri yang sangat indah itu . Sesaat Ia coba layangkan pandangan ke sekelilingnya namun ia tidak menemui apa yang dicarinya. Saat itu ia sedang mencari gadis cantik berambut merah yang telah menyelamatkannya dan mengizinkannya menginap di istana . Namun saat matanya terus mencari cari mendadak dibelakangnya terdengar suara orang memanggilnya dan ternyata itu adalah suara seruni si Ratu api . Gadis itu tersenyum dan memandang lekat kearah pakaian yang dikenakan garang . Gadis itu merasa Garang sangat cocok mamakainya . Saat ini garang terlihat bagaikan seorang pangeran berwajah tampan dan entah mengapa pipi gadis itu tampak merona saat melihat ketampanan Garang . Begitupun Garang yang merasa sangat terpesona dengan kecantukan Gadis berjuluk Ratu Api itu . Namun Sebelum salah satu dari mereka mulai berbicara sebuah suara yang sangat keras terdengar dari menara tertinggi di negeri itu .


" Sang Kaisar Api telah Kembali !!!! "

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2