Kesempatan Kedua Putri Sakura

Kesempatan Kedua Putri Sakura
Alam bawah sadar Sakura


__ADS_3

Duke Valliant langsung terduduk lemas mendengar perkataan Pascal tentang Putri bungsunya.


"Apa yang kau katakan itu tidak bohong kan?? Kau tau kalau kenyataan ini bisa membuat Putri ku dalam bahaya?? " tanya Duke Valliant lagi dengan suara tercekat di tenggorokan nya.


"Apakah selama ini aku pernah berbohong padamu Val?? Aku bicara kebenarannya! Makanya aku meminta bicara empat mata saja dengan mu terkait apa yang aku ketahui! " jawab Pascal dengan duduk di depan sahabat nya itu.


Duke Valliant terdiam merenungi perkataan Pascal dengan akal pintarnya. Sementara itu di alam bawah sadar nya, Sakura terbangun di tengah-tengah padang rumput yang begitu luas sepanjang mata memandang.


Seorang perempuan cantik terbaring di tengah-tengah padang rumput hijau dengan mata terpejam. Kelopak matanya kemudian bergerak pelan hingga terbuka dengan sempurna. Ia terbangun dengan wajah kaget dan langsung duduk melihat di sekelilingnya yang hanya berupa padang rumput saja.


"Dimana ini?? Kenapa aku ada di sini?? Seingat ku tadi aku masih di pesta debutante ku! " gumamnya bingung sembari melihat pakaian nya yang ikut berubah.


Saat ini ia memakai gaun warna putih polos lengkap dengan sepatu flatshoes yang juga berwarna putih.


Tiba-tiba semilir angin berhembus mengelilingi nya hingga membuat rambut hitam panjang nya beterbangan dan kemudian muncul seorang perempuan cantik yang memakai baju yang berwarna sama tapi dengan model yang berbeda persis seperti jaman kuno. Wajah mereka begitu serupa hingga membuat Sakura terjengit kaget hingga mundur beberapa langkah.


"Si-siapa kau!! Kenapa wajah mu bisa mirip dengan ku?? Dimana ini?? Kenapa aku ada di sini?? " tanya Sakura dengan suara bergetar karena shock.


Perempuan itu tersenyum lebar hingga menampakkan lesung pipi di kedua pipinya membuat nya terlihat semakin cantik. Perlahan ia berjalan mendekati Sakura yang masih shock melihat wajah mereka yang sama persis.

__ADS_1


"Aku adalah dirimu di masa lalu Sakura! Aku Sakura De Airos! Apa kabar reinkarnasi ku Sakura Putri Dirgantara?? " jawab nya dengan suara yang begitu lembut di telinga.


"A-apa kau bilang?? " ucap Sakura dengan bertambah shock.


"Kenapa kau kaget begitu?? Aku adalah kau dan kau adalah aku! Saat ini dirimu berada di alam bawah sadar mu! Sudah lama aku ingin bertemu dengan reinkarnasi ku dari masa depan! Aku senang kita bisa bertemu sekarang! " sahut Sakura De Airos tanpa kebohongan.


"***Kenapa kau kaget begitu Sakura?? Kita ini adalah jiwa yang satu tapi dengan kehidupan yang berbeda ! Aku bereinkarnasi kembali di masa depan menjadi dirimu! Meskipun kehidupan masa lalu dan masa depan kita berbeda, tapi kita tetap satu jiwa ! " tambahnya lagi dengan menatap hangat kepada Sakura Putri Dirgantara sosok dirinya dari masa depan.


Sakura Putri Dirgantara tetap terdiam saat dirinya yang lain mendekat ke arah nya. Dengan gerakan lembut dan pelan, Dirinya di masa lalu menggenggam erat kedua tangan nya dengan tatapan sendu syarat akan kesedihan yang mendalam.


"Terimakasih sudah menerima panggilan dari ku Sakura! Rasanya aneh berbicara dengan diri sendiri meskipun sekarang kita tampak berbeda karena belum menyatu! Hehehehe... " ucap nya lagi dengan terkekeh kecil.


"Apa maksud mu bicara seperti itu? Aku tidak mengerti! Kenapa aku bisa memasuki tubuh masa lalu ku tanpa mengingat kenangan itu semuanya? Kenapa ini seperti sebuah teka-teki?? " tanya Sakura Putri Dirgantara dengan wajah penasaran.


"Jadi itu alasan kenapa jiwa ku yang berusia 18 tahun masuk ke tubuh ku di masa lalu yang baru berumur 10 tahun? " tanya Sakura lagi.


"Benar sekali ! Aku ingin jiwa masa depan kita bisa melatih dan memperkuat tubuh lemah kita agar semakin kuat hingga tidak bisa di remehkan semua orang! Belajar lah dari masa lalu untuk tidak mempercayai orang lain selain diri kita sendiri dan keluarga kita! " jawab Sakura De Airos dengan tersenyum lembut.


"Lalu apa yang terjadi dengan jiwa mu yang sekarang jika aku menempati tubuh masa lalu kita? " tanya Sakura lagi pada jiwa masa lalu nya.

__ADS_1


"Aku akan menghilang menjadi angin setelah aku memberikan ingatan awal kita padamu hingga sampai kita meregang nyawa di tangan penjahat itu! " jawab Sakura De Airos sambil tersenyum.


Mendengar ucapan jiwa masa lalu nya, tanpa ia sadari air mata nya mengalir deras di pipinya.


"Apakah kau siap menerima ingatan ini jiwaku dari masa depan?? Ingatlah satu hal, jika kau sedang gundah atau kalut sentuh lah liontin kalung yang ada di leher mu maka kau akan terhubung dengan tempat ini dalam alam bawah sadar mu! " tanya Sakura De Airos sambil mengusap air mata di pipi Sakura Putri Dirgantara.


Sakura mengangguk paham dan jiwa masa lalunya pun menyentuh kening nya hingga tak lama keluarlah cahaya kuning yang sangat terang masuk ke dalam keningnya membuat ia menjerit kesakitan, tubuhnya bergetar hebat, air mata nya kembali mengalir di pipinya dengan mata terpejam.


Kilasan ingatan berseliweran di otaknya seperti sebuah film yang terus berputar silih berganti dari ia kecil hingga dewasa dan sampai saat ia meregang nyawa.


"Aku tidak pernah menganggap mu sebagai seorang sahabat Sakura! Oscar adalah milikku dari pertama hingga sekarang! Hanya aku lah yang pantas memiliki nya bukan diri mu yang bodoh dan lemah ini! "


"Sakura! Aku tidak pernah mencintaimu! Aku hanya mencintai Liliana! Kau hanya batu loncatan untuk ku agar bisa mencapai tujuan ku! Terimakasih sudah mau mencintaiku dan mengabulkan semua keinginanku hingga aku bisa di posisi tinggi seperti ini! Hahahaha... "


"Perempuan bodoh dan lemah seperti mu tidak pantas menyandang gelar Tuan Putri atau menjadi seorang Putri Mahkota sekalipun Sakura! Aku lah yang pantas menyandang gelar itu semua karena aku akan menjadikan Oscar seorang Raja dan aku menjadi Permaisuri nya! Hahahaha.. "


"Maafkan saya Tuan Putri! Saya terpaksa melakukan semua ini demi anak--anak saya! Maafkan saya Tuan Putri! Hu... Hu... Hu***... "


Reaksi alam bawah sadar Sakura membuat tubuh aslinya mengeluarkan air mata. Hal itu membuat seseorang yang bersimpuh di samping ranjangnya langsung menghapus air mata itu dari pipi Sakura.

__ADS_1


"Apa yang kau alami dalam mimpi mu hingga kau menangis seperti ini Sweetie?? Apakah ada yang menyakiti mu hingga kau menangis begini?? Aku mohon bangun lah! Aku menunggu mu dan mengawasi mu selalu Sweetie! " gumam seorang pria yang menggunakan topeng di wajahnya sambil mengusap air mata itu dari pipi Sakura.


Bersambung..


__ADS_2