Kesempatan Kedua Putri Sakura

Kesempatan Kedua Putri Sakura
Penolong misterius


__ADS_3

"Tuan Duke! Sepertinya kita harus kerjasama untuk membuka sihir pelindungan ini! " ucap Putra Mahkota Julian pada Duke Airos.


"Anda benar Yang Mulia! " jawab Duke Airos setuju.


Mereka berdua berdiri bersisian dengan telapak tangan menghadap pintu kamar Sir Niel.


"Tuan Duke, dalam hitungan ketiga keluar kan sihir kita secara bersamaan! " perintah Julian dengan mata fokus ke depan.


"Baik.. ! " jawab Duke Airos mengiyakan.


"1.. 2..3..." ucap Julian memulai aba-aba nya.


Duke Airos langsung mengeluarkan sihirnya bersamaan dengan Julian untuk menembus barier pelindungan yang di buat orang yang sekarang ini masih di dalam kamar tersebut.


Sakura masih tetap fokus memberikan sihir penyembuh nya pada Sir Niel yang sudah tidak berontak lagi seperti saat pertama. Ronan berdiri di samping Sakura dengan perasaan cemas, takut dan tegang karena suara mereka yang di luar terdengar jelas dari dalam kamar itu.


Krek.... Krek...


Barier perlindungan buatan Sakura mulai retak sedikit, hal itu membuat Julian dan Duke Airos semakin bersemangat untuk membuka sihir pelindung ini.


"Kerahkan semua kemampuan kita Yang Mulia.. ! Saya tidak mau kepala Ksatria saya kenapa-napa di dalam sana! " ucap Duke Airos dengan penuh semangat.


Julian hanya mengangguk, Freddy yang berdiri di belakang mereka bertanya-tanya siapakah gerangan yang memasang barier pelindung yang sekuat ini.


"Sepertinya yang memasang barier pelindung ini adalah orang yang hebat! Sampai-sampai Tuan Duke yang sihirnya tinggi dan Yang Mulia Putra Mahkota sampai bekerjasama hanya untuk menembus barier pelindung ini! Mudah-mudahan tidak terjadi apa-apa pada Sir Nathaniel di dalam sana! " ucap Freddy dalam hatinya dengan perasaan was-was.


Sementara itu di dalam kamar Sir Niel, Ronan mengeluarkan keringat dingin karena cemas pihak luar bisa menerobos barier pelindung yang di buat Nona nya. Sakura tahu jika barier pelindung nya sudah mulai retak dan ia tidak memperkuat lapisan nya karena tahap penyembuhan Sir Niel hampir selesai.


Krek... Krek...

__ADS_1


Sakura menarik napas lega karena proses penyembuhan Sir Niel telah selesai. Ia melihat barier pelindung nya hampir hancur.


"Ronan, bawa aku pergi melalui teleportasi karena tidak memungkinkan kabur dengan tenaga ku yang hampir terkuras ini! " ucap Sakura begitu melepaskan jempolnya dari dahi Sir Niel.


Ronan mengangguk, sebuah cahaya keluar dari telapak tangan Sakura saat ia menyentuh kertas di atas meja di sudut kamar Sir Niel sebelum Ronan melakukan sihir teleportasi.


Begitu mereka menghilang, barier pelindung buatan Sakura hancur berkeping-keping. Duke Airos, Julian dan Freddy bergegas masuk ke dalam kamar tersebut dan mereka bertiga terbelalak kaget melihat keadaan Sir Niel yang terbaring di atas tempat tidur dengan damai. Seluruh badannya terlebih mukanya mulus dan tidak ada lagi kulit melepuh yang memerah seperti kemarin.


"I-ini.... " ucap Duke Airos dengan pandangan tidak percaya.


"Tuanku.. ! Sir Nathaniel sudah sembuh! Terimakasih Dewa.. ! " ucap Freddy dengan menangis haru.


Julian mengamati di sekitar kamar tersebut dan ia bahkan membuka jendela untuk melihat jejak orang misterius yang telah menyembuhkan Ksatria Duke Airos. Matanya tidak sengaja melihat sebuah kertas yang ada di atas meja kecil sudut kamar itu.


"Tuan Duke.. ! Sepertinya ini pesan dari orang misterius itu! " ucap Julian dengan mengambil kertas tersebut dan membacanya.


Aku bukan orang jahat, aku hanya ingin menolong nya. Ia akan sadar dari tidur panjang nya setelah dua hari. Setelah ia sadar berikan ia minum air kelapa muda hijau selama tiga hari berturut-turut di samping makanan lainnya. Usahakan untuk memberikan air kelapa muda hijau itu selama tiga hari dan jangan berikan air lain agar kondisi nya kembali pulih.


Suasana di kamar itu terusik dengan kedatangan ajudan Julian yang datang dari wilayah timur.


"Yang Mulia, saya kembali dengan membawa dokter sihir milik Yang Mulia Grand Duke! " ucap Henry memberikan laporan nya.


Julian hanya mengangguk dan Henry kembali keluar untuk membawa dokter sihir tersebut ke dalam kamar itu. Begitu mereka masuk, Henry melotot kaget melihat Ksatria Duke Airos berbaring dengan damai dalam keadaan baik-baik saja tidak seperti saat ia tinggal tadi.


Henry menatap bingung Putra Mahkota dan Duke Airos.


"Maaf Yang Mulia, mana pasien yang akan saya sembuhkan?? " tanya dokter sihir Grand Duke Leicester dengan sopan.


Julian menunjuk ke arah Sir Niel yang sedang tidur dengan damai di atas tempat tidur.

__ADS_1


Dokter sihir itu terkejut melihat orang akan ia obati dalam keadaan baik-baik saja. Ia menatap bingung semua orang termasuk kepada Duke Airos.


"Yang Mulia, Tuan Duke! Apa yang sebenarnya yang terjadi disini? Kenapa Sir Nathaniel bisa sembuh tiba-tiba?? Bukannya tadi ia sekarat?? " tanya Henry dengan bingung melihat ke arah Julian dan Duke Airos bergantian.


"Saat kami sedang makan malam di rumah kepala desa, tiba-tiba Yang Mulia Putra Mahkota menghentikan makannya dan berlari ke sini dengan teleportasi. Aku menyusulnya dengan teleportasi juga dan kami bukannya masuk ke dalam kamar ini tapi kami berdua hanya bisa berada di luar kamar. Kamar ini di lapisi barier pelindung oleh seseorang yang tidak kami ketahui. Karena tidak bisa di tembus, kami berdua menggabungkan kekuatan untuk menembus barier ini. Meskipun tidak mudah, saat barier ini hancur ternyata orang itu sudah pergi dan meninggalkan kertas ini dengan Niel yang sudah dalam keadaan sehat seperti ini! " jawab Duke Airos panjang lebar.


Mendengar penjelasan Duke Airos, dokter sihir wilayah timur mendekati Sir Niel dan memegang pergelangan tangannya untuk melihat keadaan denyut nadi nya.


"Sungguh luar biasa! Hanya penyihir tingkat tinggi yang bisa melakukan sihir penyembuh dalam sekali sihir! Ilmu sihir saya tidak ada apa-apa nya di bandingnya orang ini! Tuan Duke sungguh beruntung Ksatria nya di sembuh kan oleh dokter sihir misterius ini! Jika menurut seharusnya, orang yang terkena racun yang kuat hanya bisa sembuh setelah di berikan sihir penyembuh selama tiga hari karena tingkat penyembuhan nya sangat sulit apalagi ini sudah hampir tiga hari semenjak Ksatria Duke terkena racun! Tapi dokter misterius ini bisa menyembuhkan hanya dengan beberapa menit dalam sekali sihir! Sungguh hebat dan luar biasa! Dalam sepak terjang saya sebagai dokter sihir, ini pertama kalinya saya menemui dokter sihir hebat yang sungguh luar biasa! " ucap dokter sihir Grand Duke Leicester dengan penuh kekaguman.


Henry dan Freddy takjub dengan ucapan dokter sihir Grand Duke itu. Julian juga kagum tapi mereka tidak yang bisa melihat ekspresi wajahnya karena tertutup topeng.


"Tapi, darimana orang ini tahu jika Niel sedang sekarat?? Tidak mungkin jika ia kebetulan lewat di desa ini?? Lagi pula setau saya dokter sihir yang memiliki sihir penyembuh tingkat tinggi hanya mendiang pendeta agung dari menara sihir yaitu pendeta agung Beatrix De Thompson! Beliau sudah meninggal dan keturunan nya pun tidak ada yang memiliki sihir penyembuh seperti dia! " ucap Duke Airos dengan kening berkerut.


"Anda benar Duke! Hanya saja mungkin kita tidak tahu kalau sebenarnya ada seseorang yang memiliki sihir penyembuh tingkat tinggi tapi ia menyembunyikan nya dari khalayak ramai! " sahut Julian dengan dugaannya.


"Apa yang di katakan Yang Mulia Putra Mahkota masuk di akal! Orang ini mungkin tidak mau mendapat perhatian yang mencolok hingga memilih bersembunyi dan mengobati orang secara diam-diam! Hanya saja yang membuat saya bingung adalah kenapa baru muncul sekarang?? Kemana ia selama ini?? Saya sudah hidup selama 40 tahun lebih dan ini pertama kali nya muncul dokter sihir penyembuh tingkat tinggi setelah pendeta agung yang meninggal 30 tahun lalu! " ucap Duke Airos dengan kening berkerut.


Semua orang tampak berpikir dengan ucapan Duke Airos yang masuk di akal. Tapi lagi-lagi mereka tidak menemukan jawabannya karena tidak seorang pun yang bisa menjawab teka-teki ini.


"Sepertinya firasat saya mengatakan ia akan terus muncul saat ada yang membutuhkan pertolongan seperti ini! Hanya saja kita tidak tau dimana dan kapan ia akan muncul lagi! " sahut Dokter sihir Grand Duke Leicester.


Duke Airos hanya bisa mangut-mangut mendengar ucapan dokter sihir Grand Duke Leicester.


Sementara itu di tempat yang berbeda, tepatnya di ujung desa itu, Sakura memuntahkan darah segar saat Ronan membawa dengan sihir teleportasi.


Uhuk....


"Nona.... ! " pekik Ronan dengan wajah cemas.

__ADS_1


Bersambung..


__ADS_2