
Sakura berjalan memasuki hutan sambil menuntun kuda putihnya dengan wajah pucat. Ia melepaskan penutup kepala nya hingga rambut hitam nya yang indah tergerai dan melambai-lambai karena angin yang berhembus.
"Rasanya tubuh ku benar-benar lemas dan tidak bertenaga! Aku tidak tau jika efek menggunakan sihir penyembuh tingkat tinggi seperti ini! Aku sungguh tidak tahan lagi! " ucap Sakura lirih dengan tubuh yang sudah banjir keringat.
Kepala Sakura tiba-tiba berputar hebat, matanya berkunang-kunang, perutnya mual, tubuh nya mengeluarkan keringat dingin hingga membuatnya tidak tahan lagi dan akhirnya ia jatuh pingsan.
Bruk....
Tubuh Sakura tergeletak di atas rerumputan dengan kuda putih yang sedang mengendus-endus tubuhnya seakan-akan tau jika tuannya dalam keadaan yang tidak baik.
Sementara itu di desa Hime, Duke Airos sedang berada di tanah yang kering dan tandus bersama ajudan nya Freddy dan Menteri Pertanian Count Leonard. Mereka masih mencari cara agar bisa membuat tanah yang mereka pijak kembali gembur dan subur seperti dahulu sebelum kekeringan datang.
"Apa yang harus kita lakukan untuk mengatasi masalah ini Tuan Duke! Saya benar-benar putus asa saat ini! Pikiran saya buntu dan tidak bisa berpikir lagi! Semua cara sudah saya coba untuk mengembalikan tanah tandus ini seperti sediakala, tapi tetap saja tidak ada hasil nya! Penyihir dari menara sihir juga sudah turun tangan namun tidak ada juga hasilnya! Semua sihir tidak mempan di gunakan di tanah ini! Bahkan sihir tumbuhan saya pun tidak bekerja di tanah ini! Tanaman yang saya tanam seketika mati saat di masukkan ke dalam tanah ini! " keluh Count Leonard dengan wajah gusar.
Tidak hanya Count Leonard yang gusar, Duke Airos juga gusar dalam menghadapi masalah yang begitu pelik ini.
"Tuan, apakah mungkin tanah ini kering dan tandus bukan karena kehendak Dewa? Tapi ini perbuatan manusia yang ingin menghancurkan Kekaisaran ini? " tanya Freddy dengan tiba-tiba.
Duke Airos dan Count Leonard menoleh ke arah Freddy dengan tatapan bingung.
__ADS_1
"Apa maksud perkataan mu itu Fred? Bagaimana bisa kau berpikiran seperti itu? Selama ini juga kita tidak pernah punya masalah dengan Kerajaan lain hingga membuat mereka berniat menghancurkan kita melalui hal ini! Sungguh tidak masuk akal! " ucap Duke Airos dengan tegas membantah ucapan ajudannya itu.
"Benar itu Sir Freddy! Orang jahat mana yang berani melakukan semua ini kepada Kekaisaran kita! Seperti kata Tuan Duke, kita juga tidak bermusuhan dengan Kekaisaran lain sehingga membuat mereka berani melakukan hal serendah ini untuk menghancurkan kita! " sahut Count Leonard ikut menyanggah nya.
"Itu hanya dugaan saya saja Tuan Duke dan Tuan Count! Karena hal ini begitu aneh menurut pengamatan saya pribadi! Tuan Duke sudah melakukan segala cara sesuai pengalaman nya di bidang tersebut, Tuan Count juga melakukan nya sesuai pengalaman di bidang pertanian selama ini, bahkan para Penyihir dari menara sihir juga tidak berhasil mengatasi nya dengan sihir mereka! Seharusnya kan jika ini kehendak Dewa yang memang sudah hukum alam, pasti sekarang ini tanah ini sudah gembur dan subur seperti dulu! Itu hanya pengamatan pribadi saya Tuan-tuan! " ucap Freddy lagi dengan mengemukakan analisa nya.
Duke tampak termangu, begitu juga dengan Count Leonard yang juga mencerna semua perkataan ajudan Duke Airos.
"Kalau semua itu memang benar, siapa yang tega melakukan semua ini kepada Kekaisaran kita? Tidak kah ia tau jika hal ini sudah terjadi selama hampir enam bulan, dan jika di biarkan secara terus menerus maka Kekaisaran kita akan hancur karena kekurangan pasokan obat-obatan dan bahan pokok makanan! Rakyat akan menjerit karena harus membeli makanan pokok dan obat-obatan ke luar Kekaisaran yang harganya sangat mahal! " ucap Count Leonard dengan penuh tanda tanya.
"Jika dugaan mu memang benar Fred! Maka orang ini memang berniat menghancurkan Kekaisaran kita! Kita tidak bisa tinggal diam, kita harus bisa mencari apa penyebab tanah yang dulunya subur menjadi kering dan tandus seperti sekarang ini! " sahut Duke Airos dengan penuh tekad.
🌱🌱🌱
"Uh... Kenapa kepala ku sakit sekali? Apa ini yang menyenggol tubuhku! " gumam Sakura pelan sambil membuka matanya.
"Aaaaakkkkkhhhhhh... " jerit Sakura sedikit menjauh saat menyadari ada seekor kuda hitam yang menyenggol bahunya.
Kuda hitam itu merengus karena mendengar jeritan Sakura yang begitu kencang.
__ADS_1
"Jangan takut! Pegasus tidak akan menyakitimu, justru ia begitu menyukai mu! " ucap seseorang yang tiba-tiba saja sudah berdiri di samping Sakura.
"Astaga Naga... ! Si-siapa kau?? " ucap Sakura kembali terkejut sambil memegang dadanya yang berdebar kencang.
"Hahahaha.. ! Kau lucu sekali! Aku Zenos, Dewa kehidupan! Bagaimana bisa gadis imut seperti mu mengemban tugas sebesar ini! Aku kira Zeta membual jika orang yang di berikan anugerah Dewa adalah gadis yang lucu! Ternyata hal itu memang benar, kau tidak hanya lucu tapi juga imut! " ucap seorang anak kecil yang tampan sambil terkekeh dan mencubit pipi gembul Sakura.
"Singkirkan tangan mu dariku! Bagaimana bisa ada Dewa sekecil ini?? " jawab Sakura dengan ketus pada anak kecil di depannya ini.
"Hei.. ! Aku ini Dewa, bukan anak kecil! Ctak... ! " sahut Dewa itu sewot sambil menyentil kening Sakura dengan kencang.
"Aawww... Sakit.. ! " sungut Sakura sambil mengusap keningnya yang tidak terlalu sakit.
"Berhentilah mengganggunya Zenos! Kalau kau masih mengganggunya maka aku tidak akan mau mengajakmu lagi turun ke bumi! " tegur seseorang yang berjalan dengan anggun mendekati mereka.
Kibaran angin membuat rambut panjang dan pakaian orang itu melambai-lambai hingga rambut nya menutupi sebagian wajahnya. Sakura menautkan alisnya karena agak familiar dengan suara tersebut, tapi begitu angin menerpa wajahnya, rambutnya kembali berkibar hingga wajah kembali terlihat secara keseluruhan.
"Dewa Zeta... ! " ucap Sakura dengan pandangan sangat tidak percaya.
Bersambung..
__ADS_1