
" Baikkah saya setuju dengan peraturan anda, kalah atau menang kita akan menjadi sahabat " dia tidak mau kalah gertak dan jack juga memperlihatkan sifat ksatrianya.
" Baik ayo kita ke meja dan bermain" ajak Sabil sambil mengandeng Caroline dalam pelukannya, Caroline tidak mau ikut campur dia tahu ini menyangkut masalah harga diri, dia tidak mau mempermalukan Sabil dengan melarang bermain melawan Jack.
Dua pemuda tampan duduk di meja poker, semua uang kemenangan di letakan di atas meja, bandar mulai mengocok kartu dan membagikan kartu kepada kedua pemain itu.
Para penonton dan pemain di ruangan itu segera menghentikan semua aktifitas, mereka ingin meyaksikan pertarungan kedua pemuda tersebut, tertarik karena begitu banyak jumlah uang yang ada di atas meja.
Bandar mengeluarkan sekaligus lima kartu, di meja terlihat king keriting, queen jambu, sepuluh keriting, ace keriting dan empat diamond. Jack membidik kartunya dia merasa gembira dan langsung menghempaskan kartunya di atas meja, dia three of kind queen, penonton bersorak dan ikut gembira, mereka memuja muji Jack, Sabil dengan tenang mengambil kartunya tanpa melihat dia membuka kartunya queen dan jing keriting, semua penonton yang ribut seketika terdiam demikian juga dengan ekpresi tidak percaya yang terlihat dari mata Jack, kartu Sabil adalah yang terbesar yaitu Royal flush.
Caroline gemetaran ketika mengumpulkan seluruh uang yang ada di meja, Sabil memintanya mengambil uang di atas meja dan memasukan ke dalam tas yang dimiliki Caroline.
" Bravo..bravo, anda sangat hebat sekali " puji Jack memberi selamat kepada Sabil, dia kagum dengan rasa percaya yang dimiliki pemuda ini, Sabil juga senang dengan sportifitas yang dimiliki oleh Jack.
" Baiklah Jack, saya akan mentraktir anda makan malam nanti, izinkan saya dan Caroline kembali ke kamar untuk istirahat " kata Sabil sambil berusaha mencairkan suasana.
Jack segera menyetujui permintaan Sabil, dia juga tidak ada alasan untuk menahan Sabil, bagaimanapun perjanjian adalah perjanjian, uang bisa di cari tapi kalau sampai mengkhianati perjanjian dan kehilangan kehormatan itu tidak ada dalam kamusnya.
Di dalam kamar Caroline berteriak kesenangan, dia terus menerus memuji Sabil, bagaimana tidak hampir dua juta dollar ada di tangan, mereka saling canda satu sama lain yang membuat suasana di kamar menjadi hangat.
__ADS_1
Mereka tidur beberapa saat dan kemudian keluar kembali dari kamar, Sabil sudah berjanji mentraktir Jack makan malam tentu saja dia harus menepatinya.
" Hai Jack, ayo ikut bersama kami " sapa Sabil begitu melihat Jack yang masih ada diruangan judi, dengan segera Jack bangkit dan meningalkan meja judi sambil mengambil uang kemenangan yang mengunung di atas meja.
Mereka bertiga duduk dan menikmati makam malam dengan tenang, setelah puas menikmati masakan yang lezat di atas meja, mereka berbincang dengan akrab satu sama lain.
Caroline terkejut begitu tahu bahwa Jack juga keluarga bangsawan di Perancia yaitu Deux blois. Bangsawan Deux bois bergelut di bidang hiburan, bar, diskotik dan lainnya, dan Jack merupakan pangeran muda dari bangsawan Deux.
Jack melihat reaksi Sabil biasa biasa saja ketika dia menjelaskan identitas dirinya, hal ini menyebabkan rasa penasaran dalam diri Jack tentang siapa pemuda ini sebenarnya.
" Sabil bagaimana hubungan anda dengan Caroline " tanya Jack penasaran, bagaimana warga Perancis bisa bergaul dengan orang Asia.
Mana mau Sabil menjelaskan misinya, dia baru mengenal Jack, walau dia merasa Jack orang baik tapi belum tentu bisa dipercaya.
Tiba tiba sirene kapal berbunyi, semua penumpang merasa panik, mereka menduga duga apakah kapal mengalami kecelakaan ? segera setelah itu kapten kapal mengumumkan bahwa ada bajak laut yang mendekati kapal mereka, semua penumpang di harapkan kembali ke kamar, sedangkan kapten kapal mempersiapkan anak buahnya untuk menghadapi bajak laut.
Sabil menyuruh Caroline masuk ke dalam kamar dia sendiri bersama Jack akan membantu kapten kapal melawan bajak laut, mereka melihat sekitar lima kapal kecil mendekat ke kapal mereka. Lima kapal kecil penuh berisikan bajak laut dengan persenjataan berat.
Kapten tidak punya pilihan selain menyerang bajak laut ini atau dia dan penumpang lain akan dirampok dan dibuang ke laut, " Segera tembak " perintah kapten kepada anak buahnya,
__ADS_1
Tapi pengalaman memang tidak bisa di dustai, karena mereka jarang sekali dalam keadaan seperti ini, banyak anak buah kapal yang menembak sembarangan membuang peluru, tidak satupun bajak laut yang terluka atau tewas terkena tembakan.
Kapal bajak laut mengepung kapal besar di segala sisi, mereka akan merapatkan kapal dan berusaha naik ke atas, beberapa anak buah kapal sudah tewas terkena tembakan peluru, Jack segera megambil pistol anak buah kapal yang sudah tewas, dia menembak ke arah bajak laut yang berusaha naik ke kapal.
Melihat situasi begiti kacau, Sabil segera mengambil tindakan, badannya bergoyang dan bayangan putih bergerak dengan cepat ke arah musuh, dia mengunakan samurai kecil di tangan kanan dan kiri sebagai senjata, membabat semua musuh, bajak laut yang naik ke atas kapal tewas semuanya.
Kemudian Sabil turun dari kapal menuju ke laut, dia berlari di atas laut dan mendatangi satu persatu kapal bajak laut dan menghabisi semua bajak laut, habis satu berlari lagi ke kapal bajak laut lainnya.
Kapten berserta anak buah dan Jack yang melihat kejadian itu menjadi terkejut, bagaimana mungkin ada orang yang bisa berjalan dan berlari di atas air, dan merek melihat banyak bajak laut yang tewas dan jatuh ke laut
" Hentikan tembakan, hentikan " teriak kapten kepada anak buahnya, dia takut Sabil yang sedang membantu mereka terkena peluru nyasar.
Jack tidak menyangka dia bertemu dengan orang yang luar biasa, seketika daya tarik Sabil semakin tinggi di matanya, ya dia harus berteman denga pemuda ini.
Sudah empat kapal yang Sabil datangi dan seluruh bajak laut sudah tewas dan jatuh ke laut, sementara satu kapal lagi melarikan diri, mereka ketakutan melihat Sabil, mana ada orang yang bisa berjalan di atas air dan mampu bergerak seperti kilat, punya dua nyawa pun percuma kalau menghadapi orang seperti ini.
Mereka merasa sial kali ini, mereka sudah senang waktu melihat ada kapal pesiar besar yang tentu saja akan memberikan mereka banyak harta dan wanita, mereka mengerahkan semua bajak laut yang terbaik untuk merampok kapal itu. Mana tau mereka malah apes ketemu dengan iblis di atas kapal.
Banyak dari saudara, teman dan kerabat mereka yang mati di bantai oleh pemuda hebat itu, mereka tak mungkin menang dan kemudian memutuskan melarikan diri kembali ke pulau mereka dengan kecepatan tinggi
__ADS_1