
sesampai dirumah sakit gitta lansung ditangani oleh dokter....
setelah dokter memperiksa kesehatan gitta, hendra lansung bertanya...
apa putri saya baik baik saja dok....? tanya hendra dengan panik.
anak bapak tidak apa apa....cuman kelelahan saja. sebentar lagi dia akan sadar kok. ucap dokter menjelaskan....
hendra hanya mengangguki perkataan dokter...
nando kau boleh pulang, biar saya yang menja gitta, ucap hendra
tapi om....ucap nando.
jangan banyak protes kamu....ucap hendra yang sudah membesarkan matanya kearah nando....
dengan terpaksa nando meninggalkan kamar yang huni oleh gitta.
kenapa aku jadi khawatir gini sih sama tu cewek aneh.....gerutu nando sambil menjalankan mobilnya.
hendra mengelua elua kepala gitta. dia sangat sedih melihat anaknya.
__ADS_1
maafin papa nak....papa memang berengsek..
kau pantas membenci papa....seandainya dulu papa tidak takut dengan ancaman nenek kamu, pasti kamu tidak akan membenci papa seperti sekarang, air mata hendra sudah membasahi pipi nya. betapa bodohnya papa waktu itu,, tapi itu semua bukan berati papa tidak menyayangi kamu dan ibumu nak....
gitta yang sebenarnya sudah bangun pura pura tidur. hati gitta sangat sakit melihat papanya menangis seperti ini, tapi apa boleh buat, hati dan pikiran gitta masih dikuasai oleh amarah yang besar terhadap hendra...
***pagi harinya dirumah sakit gitta sudah bangun dia mendapati papanya tidur dkursi sambil memegang tangan gitta.
.
terimaksih karna sudah menjagaku....guman hati gitta.
disaat gitta ingin duduk sontak hendra terbangun....
gitta tersenyum licik....sudah lah....tidak usah berpura2 baik kepada ku....harus berapa kali aku mengatakan pada mu tuan....aku adalah anak dari ayah BUDI HARTONO bukab anak dari HENDRA WIJAYA. ucap gita...
maaf gitta....saya adalah suami dari ibu kamu, dan kamu adalah anak dari istri saya, apa saya salah kalau mengaggap kamu anak walaupun kamu mengatakan saya bukan ayah kandung kamu....ucap hendra yang sudag terpancing emosi.
"maaf tuan saya rasa perkataan anda barusan sangat berlebihan, apa saya meminta anda untuk menjadi ayah saya. kau telah mendapatkan ibuku, jadi saran ku kau urus saja urusan mu dan jangan sok perduli dengan ku. ucap gitta sambil tersenyum menyeringai.
hendra hanya diam seribu bahasa msndengar perkataan putri nya
__ADS_1
mungkin ada baik nya anda pulang tuan....karna sudah dipastikan ibu saya sudah sangat menghawatirkan anda. ucap gita
hendra mengusap wajah kasarnya.
baiklah....saya permisi ucap hendra.
begitu hendra pergi gitta menangis dalam kesendiriannya....
hendra yang ternyata belum pergi masih mamantau gitta dari kejauhan, melihat putrinya menangis setelah diri nya pergi.
gitta......sifat mu sangat mirip dengan nenek mu....kau terlihat angkuh, tapi kau adalah orang yang sangat rapuh nak. guman hendra dan pergi dengan hati iba karna meninggalkan putrinya sendirian.
begitu sampai dirumah....hendra sudah disambut dengan banyak pertanyaan oleh istrinya.
mas kau dari mana, kenapa baru pulang, trus pergi kenapa nga bilang? pertanyaan rika yang bertubi tubi.
sayang....tenang lah.....aku akan menjelaskan padamu. jawab hendra.
kemaren saat kau lagi mandi hp mu berbunyi dan aku lihat tertera nama gitta, aku menggkatnya dan ternyata itu adalah nando teman gitta yang kita temui di danau kemaren...dia mengatakan kalau gitta demam karna panik aku lansung pergi tanpa mambawa hp ku, maafkan aku sayang, ucap hendra pada istri nya.
lalu bagaimana keadaan gitta sekarang mas? apa dia bersikap manis kepada mu? tanya rika
__ADS_1
dia sekarang dirumah sakit, tadi dia menuyuruhku untuk pulang sayang, dia sudah mulai bersikap baik pada ku....ucap hendra berbohong kepada istri nya agar gitta anak kesayngannya tidak dimarahi lagi oleh ibunya....bagi hendra cukup waktu rika menampar gitta di apartemen nya dulu dia melihat putri nya disakiti ibu nya sendiri.
tapi itu tidak membuat rika percaya, dia tau watak putrinya, rika meyakini kalau suami nya berbohong agar dia tidak memarahi gitta lagi.