KETIKA HATI DAN MULUT TAK SEJALAN

KETIKA HATI DAN MULUT TAK SEJALAN
#028


__ADS_3

Saat Gitta dan teman temannya telah sampai ditempat lokasi yang kemah masyarakat, gitta dan teman teman kampus mendata penduduk kampung tersebut, hari sudah sore dan mahasiswa sudah berkumpul dibalai desa tempat mereka kemah masyarakat untuk memberikan kenang kenangan dan sedikit bantuan kepada masyarakat kurang mampu yang ada disana.


mereka telah kembali dari lokasi perkampungan dan kembali berkumpul dikampus mereka, saat mahasiswa hendak pulang kerumah masing masing, yang saat bersamaan hendra juga masih berada dikampus menunggu putrinya datang, meski hanya bisa melihat dari kejauahan, dan tiba tiba ada mobil yang melaju dengan kencang dan tiba tiba...


brrruuukkkk....suara tabrakan terdengar...


Hendra, Ayu, Gina, Ziko dan Nando : Gitta......berteriak secara bersamaan.


Hendra lansung berlari kearah gitta, dengan muka panik hendra lansung memeluk gita yang sudah berlumuran darah dan tak sadarkan diri.


Hendra : Apa yang kalian lihat? cepat selamatkan putriku? cari tau siapa yang telah berani menabrak putriku dan pergi betu saja teriak hensdra kepada pengawal pribadinya.


Sontak orang orang yang masih berada disana dibuat kaget, pasalnya yang mereka tau Hendra Wijaya baru menikah dan belum memiliki anak. orang orang berbisik bisik kecil melihat Hendra dan Gitta.


Saat Gitta sudah dibawa kerumah sakit dengan mobil pribadi Hendra. Ayu dan Gina melihat orang orang pada keheranan sekaligus terkejut mendengar ucapan hendra termasuk Ana dan Romi.


Ayu : Apa....kalian bisik bisik apa ha? apa kalian mau dikeluarkan dari kampus ini dan tidak bisa diterima dikampus mana pun, karna telah berani beraninya membisikkan hal yang tidak tidak terhadap putri pemilik kampus dan orang terkaya dinegara ini. pergi kalian teriak Ayu.

__ADS_1


Sontak semua orang lansung pergi, ada yang berlari lari kecil menuju mobil masing masing, ada yang lansung berlari meninggalkan kampus.


Ziko : Gin....apa loe bisa jelasin ke gue? ucap Ziko dengan penuh tanda tanya, karna ziko juga tak kalah kaget mendengar ucapan hendra.


Gina : iya zik...tapi nanti.


Nando : Woi....apa kalian bertiga masih ingin berdiri mematung disana? Nando sudah membuka pintu mobilnya yang dari pagi sengaja dititipkan dikampus.


Sontak Ayu, Gina dan Ziko lansung berlari kearah mobil Nando.


*Rumah sakit.


Dokter : baiklah tuan, silahkan tuan tunggu diluar dulu. ucap dokter yang sudah masuk keruang UGD.


tak lama setelah gitta tiba dirumah sakit, nando, ziko, ayu dan gina juga sudah sampai dirumah sakit milik keluarga hendra.


Ayu melihat hendra duduk diruang tunggu, dan keempat teman gitta menghampiri hendra.

__ADS_1


Gina : pak....apa bapak baik baik saja?


Hendra : bagaimana aku baik baik saja, sedangkan anakku tak sadarkan diri didalam sana. lirih hendra yang sudah hampir mau menangis.


Nando : om....saya yakin gitta pasti akan baik baik saja, karna dia adalah gadis yang sangat kuat. ucap nando menenangkan hendra.


Hendra : Nando....saya takut nando...saya takut kalau sampai terjadi apa apa dengan gitta nando. ucap hendra dengan air mata yang sudah membasahi pipinya.


Ayu dan Gina sudah memberitahu kabar buruk ini kepada rika saat mereka menuju rumah sakit menyusul gitta.


Rika : mas ada apa ini? kenapa dengan gitta? ucap rika tiba tiba.


Hendra : maafkan aku....aku memang tidak becus, dari dulu sampai sekarang aku tidak pernah bisa menjaga anak kita. ucap hendra yang sudah memeluk rika.


tak beberapa lama dokter sudah keluar dan memberi tahu keadaan gitta.


Dokter : tuan, anak anda mengeluarkan banyak darah, dan kebetulan stok darah AB juga sedang kosong dirumah sakit kita tuan.

__ADS_1


Hendra : Dokter, golongan darah saya AB dok, dokter bisa ambil darah saya.


#LIKE, DAN KOMEN YA SOBAT#


__ADS_2