
*Rumah ana
Saat Ana telah sampai dirumahnya, dia lansung masuk kamar dan mengurung dirinya, Ana begitu sangat ketakutan. karna ana hanya tinggal sendiri dirumah besar milik orang tuanya, karna dua orang tua ana bekerja disalah satu anak perusahaan keluarga Wijaya yang berada di Paris.
Ana : Bagaimana ini? tuan Wijaya pasti akan mencari tau siapa yang telah mencelakai gitta, aku telah bermain dengan orang yang salah, lirih ana ketakutan.
#flasback
Saat berada dikampung tempat kemah masyarakat mata ana sangat sakit melihat nando selalu mengekori gitta, seakan nando tak ingin kehilangan gitta.dan itu membuat ana sangat cemburu.
Ana : kau bisa memberekan wanita jalang ini? chat ana kepada orang bayarannya yang bernama Adit.
Adit adalah salah satu teman ana waktu mereka bersekolah di sekolah menengah. Adit menerima tawaran ana karna keterpasaa, karna Ayah nya sedang sakit keras, dan membutuhkan biaya pengobata yang besar.
Adit : Asal bayarannya sesuai!!! ucap adit dingin
Ana : jangan takut...aku akan transfer sekarang juga.
Adit memulai perintah ana, dia sengaja menunggu kedatangan gitta dan teman temannya, adit telah mengenal wajah gitta, karna ana telah mengirim foto gitt kepada adit.
#flasback and
*Rumah sakit
__ADS_1
Gitta tak sadarkan diri selama dua hari, selama itu pula nando tak pulang kerumh orang tuanya dan mengatakan kepada orang tuanya kalau dia ingin menani temannya yang sedang sakit di rumah salit XX. Begitu juga denga hendra dia tidak bekerja dan menemani gitta, rika hanya pulang sebentar mengambil keperluan pribadi hendra. sedangkan Ayu, Gina dan Ziko selalu bolak balik rumah sakit melihat keadaan gitta.
Rika : Nando....kamu belum makan, makanlah dulu nak, nanti kamu juga ikutan sakit. ujar rika.
Nando : iya tante....sebentar lagi aku akan makan, tante sama om makan duluan aja, setelah om dan tante selesai kita gantian menjaga gitta.
Rika : baiklah!!!
Orang tua nando sangat penasaran dengan sikap anaknya akhir akhir ini, sampai nando mau menunggui temannya yang sedang sakit, karna penasaran Helen dan Alfin memutuskan untuk kerumah sakit sambil melihat keadaan teman nando yang tidak tau siapa. setibanya dirumah sakit helen dan alfil terkejut melihat putranya menggui wanita cantik, dan sembari nando tidur sambil terduduk memegangi tangan teman wanitanya.
Alfin : Nando....ucap alfin mengejutkan nando.
Nando : papa.....mama.....? kalian kesini? ucap nando tak percaya melihat kedatangan orang tuanya.
Nando : namanya Gitta mah, ahh tunggu sebentar, biar aku panggil dulu orang tuanya. ucap nando lalu pergi memanggil rika dan hendra.
"om...tante....ada papa sama mamaku ingin bertemu kalian. ucap nando memberitahu rika dan hendra yang baru menyelesaikan makan malam mereka.
Hendra : baik lh nak...ucap hendra berdiri diikuti oleh rika.
Saat hendra dan rika muncul helen dan alfin tak kalah terkejut, karna kedua orang tua gitta ternyata adalah teman mereka saat masih dibngku kuliah, dan ternyata alfin dan hendra berteman akrab, setelah lulus kuliah hendra tak lagi mendapatkan kabar alfin. begitupun dengan rika, dia mengenal helen meski dulu tak akrab, karna rika tak semlat menyelesaikan kuliahnya karna telah hamil, dan memutuskan pergi hilang bak ditelan bumi.
Alfin : Hendra..... Rika.....terkejut karna orang tua yang ditunggui anaknya selama dua hari adalah anak dari temannya. Alfin mengetahui kalau dulu Rika mengandung anaknya hendra. tapi rika meninggalkan hendra karna permintaan mamanya hendra.
__ADS_1
Hendra : Alfin....
Hendra dan Alfin berpelukan, kau berhutang penjelasan kepadaku, bisik alfin pelan ditelingan hendra. hendra tersenyum kecil.
Nando hanya diam dan menyaksikan pertemuan yang tak sengaja antara kedua orang tua gitta dan kedua orang tuanya.
Hendra : kalau masih tampang seperti yang dlu sobat.
Alfin : Tentu....dan lihatlah foto copyku....sambil melirik kearah nando.
Hendra : kalau harus lihat juga foto copy ku, tapi dengan hendra versi perempuan ....melirik gitta yang belum sadarkan diri sambil tersenyum dipaksakan.
Helen mendekati rika, yang tak mau kalah dengan para suami mereka.
Helen : apa kabarmu? sudah lama kita tidak bertemu. ucap helen sambil memeluk rika.
Rika : seperti yang kau lihat sekarang lend!!! ucao rika mengembangkan bahunya.
Helen : pastas saja putra ku tidak mau pulang ternyata dia sedang menunggui putri mu yang sangat cantik bak putri raja ini. ucap helen sambil tersenyum.
Rika : maaf kalau putriku selalu merepotkan putramu. ucap rika basa basi.
malam itu dipenuhi oleh obrolan nostagia kedua pasang suami istri tersebut. sampai pembicaraan mereka terhenti mendengar teriakan nando yang memanggil mereka.
__ADS_1
#like dan komen ya teman#