KETIKA HATI DAN MULUT TAK SEJALAN

KETIKA HATI DAN MULUT TAK SEJALAN
#046


__ADS_3

Gitta bermimpi bertemu dengan Budi Hartono


"Princes Ayah kenpa jadi begini hmm? sambil mengelus lembut kepala Gitta.


"Ayah....apa yang Gitta lakukan telah benar?"


"Kenpa anak ayah menjadi keras kepala? apa ayah pernah mengajari Gitta seperti ini?.


"Gitta hanya punya satu ayah, yaitu ayah Budi Hartono". sambil berlinang air mata.


"Bagaimana pun dia tetap ayah kandung kamu, ayah percaya dan yakin, kamu tidak akan pernah melupakan ayah, ingat dia lah orang yang akan menggantikan ayah, orang yang selalu menyayangi Gitta, orang yang selalu menjadi pelindung Gitta, orang yang akan menjadi yang pertama membela Gitta meski Gitta salah.


"Tapi ayah!!!


"Anak ayah...jangan terlalu mengikuti keras hatimu, dulu anak ayah tidak begini, anak ayah dulunya adalah seorang putri yang penurut.


"Ayah....air mata yang sudah tidak terbendung lagi.

__ADS_1


"Jangan menangis anak ku....ayah tidak mau air mata berharga ini keluar dari mata indah princes ayah.


Ayah....Gitta terbangun dari mimpi dengan keringat yang bercucuran.


"non Gitta ada apa? tanya bik minah.


"Tidak bik, aku hanya bermimpi!! sambil tersenyum.


"baiklah non, kalau non Gitta butuh sesuatu, panggil bibik ya non, bibik ada ditaman belakang.


"Baik bik!!


Mas...apa Gitta masih hidup? tanya Rika dengan air mata yang sudah membasahi pipinya.


Sayang...tenang lah Gitta itu anak yang kuat, dia tidak mungkin mencelakai dirinya sendiri, mungkin dia pergi hanya ingin memengkan dirinya saja. jawab hendra menengakan istrinya, tapi hatinya juga sama berfikir dengan istrinya, takut terjadi seauatu dengan anaknya.


Tiba tiba Nando datang kekediaman Hendra dan Rika.

__ADS_1


Om, Tante, aku mau tanya, apa almarhum ayah Gitta punya villa atau Gitta punya tempat yang biasa ia kunjungi. Nando bertanya.


Budi tidak mempunyai villa setau tante nando, hubungan tante dengan budi terjalin baik hanya karna Gitta, Gitta lah yang mengetahui banyak tentang Ayahnya, kalau tante tidak pernah perduli dengan budi, benar apa yang dikatakan Gitta, kami bermesraan hanya didepan Gitta, dan sekarang Gitta membalaskan semuanya kepada ayah kandungnya.


Sudah aku bilang berulang kali Rika, berhentilah untuk menyalahkan putriku! kalau kau ingin marah, marahlah terhadapku, karna semua kelacauan ini adalah ulahku. suara hendra sudah setengah berteriak.


Tapi memang begitu kenyataannya Hendra, berhentilah untuk membela anak itu. suara Rika tak kalah meninggi.


Dia adalah anakku, dan yang boleh memarahinya hanya aku. teriak Hendra


Om, Tante, berhentilah untuk salinh menyalahkan, yang terpenting sekarang adalah kita harus mendapatkan tempat persembunyian Gitta. ucap nando mempertengahi.


Nando...tante ingat dulu Gitta sering dibawa ayahnya ke kota B, untuk melihat bisnis ayahnya disana, dulu Gitta sempat mengatakan kalau ayahnya mempunyai rumah kecil disana, tapi tante tidak pernah mendatangi rumah itu.


tante yakin? tanya nando dengan semangat.


Tante tidak begitu yakin, soalnya usaha ayah Gitta dikota itu sudah ditutup, dan sayangnya tante juga tidak mengetahui dimana lokasi rumah yang pernah dibicakan Gitta kepada tante.

__ADS_1


Aku akan menghubungi orang orangku untuk menggeledah kota itu. ucap hendra.


Tapi om, kalau seandainya Gitta tau om mengetahui tempatnya, dia pasti akan semakin marah, biar aku saja yang mencarinya kekota itu. ucap nando


__ADS_2