KETIKA HATI DAN MULUT TAK SEJALAN

KETIKA HATI DAN MULUT TAK SEJALAN
#018


__ADS_3

saat gitta mendengar nama lengkapnya dipanggil hendra. gitta menoleh dengan tatapan tak suka.


"gitta....aku tidak pernah melupakan kamu dan ibumu...setiap hari aku selalu memikirkan kalian...saat aku mendengar kau dan keluargamu balik kekota ini, aku sudah ingin mememui kamu dan ibumu, tapi melihat kamu menyayangi budi aku tidak tega melihat putriku sedih dan menghancurkan kebahagian putriku....kalau kau tidak menyukaiku dan tidak mau menggapku ayah kandangmu....aku hanya bisa pasrah gitta...setidaknya selama ini budi sudah merawatmu dengan kasih sayang....ucap hendra menjelaskan kepada gitta.


"gitta tersenyum menyeringai....aku tidak menerima alasanmu....kalau kau ingin melihatu bahagia, berhentilah untuk mencariku, dan berhentilah untuk mengganggu ketenangan hidupku....


"hendra mengusap kasar wajahnya....baiklah...tapi biarkan aku memelukmu sekali ini saja....setidaknya hatiku terobati karna selama ini hal terbesar bagiku adalah hanya ingin memeluk, melihat putri ku hidup bahagia...


"hanya itu permintaan mu? gitta menaikan alisnya.baiklah kau bisa memelukku tapi tidak lama.


"hendra lansung memeluk putri kesayangannya itu....terimakasih anakku....terimakasih kau sudah mengizinkan aku memelukmu....hendra memeluk putrinya dengan penuh kerinduan.


"apa sudah selesai... kalau sudah aku akan pergi, karna masih banyak urusan yang harus aku selesaikan....ucap gitta dingin


"hendra melepaskan pelukannya dari anaknya itu. gitta pun pergi menggalkan hendra.


"diluar....gitta sudah berliang air mata....saat gitta mendekati mobilnya untuk pergi...ada tangan yang menarik tangan gitta...ikut gue ujar nando yang menarik tangan gitta kearah mobilnya.


"gitta hanya diam...saat gitta sudah memasuki mobil nando...dan nando sudah melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang.

__ADS_1


"nando...kita mau kemana? ujar gitta


"kita kesuatu tempat....nando menjawab tanpa melihat gitta.


"gitta hanya diam, dan melihat kearah jendela....hati dan pikiran gitta sudah tidak singkron lagi.


"papa.....aku sangat senang saat papa memelukku tadi....tapi aku belum bisa menerima kahadiranmu pah...aku harap kau bisa mengeri....guman hati gitta


"loe lagi mikirin apa...? ujar nando


"kepo banget sih loe...udah sekarang bilang loe mau bawa gue kemana?


"apa kita akan ke kedai eskrim? ucap gitta yang tersenyum sambil melihat kearah nando..


"haaduuuuhhhh otak loe itu cuman eskrim aja yaa....nando mengendus kesal.


"lalu kita mau kemana....gitta sudah meninggikan suaranya karna sedari tadi nando tidak menjawab perkataannya.


"nando hanya diam dan fokus mengemudikan mobilnya, melihat nando yang tidak menggubris ucapannya gitta hanya mengendus kesal.

__ADS_1


"kita sudah sampai....ujar nando dan lansung keluar dari mobil...gitta hanya terpana melihat keindahan kota jakarta dari tempat yang tinggi....gitta keluar mobil sambil tersenyum senang....waahhhh apa loe sering kesini...ujar gitta tanpa melihat nando.


"hheemmmmm.....


"apa loe sering bawa cewek loe kemari?


"tidak pernah....loe satu satunya cewek yang gue bawa kesini.


mendengar perkataan nando barusan gitta menoleh dengan tidak percaya....loe pasti boong, loe kan cowok palayboy kampus....


"jdi loe fikir cowok playboy itu harus ngebawa setiap cewek yang dikejar ketempat favotinya..ujar nando dengan menaikan alisnya.


gitta tidak lagi menanggapi omongan nando....dia berjalan kedepan sambil tersenyum, seakan akan masalah yang sedang dihadapi gitta lenyap seketika....gitta dikagetkan dengan benda hanyat yang menyelimuti tubuhnya.


"ini udah mau malam....sebentar lagi akan terasa sangat dingin...dan ini gue beli makan ini buat loe....nando memberikan minuman hangat kepada gitta.


"nando....


"iyaaa...

__ADS_1


"makasih loe udah ngebawa gue kesini....gitta menyandarkan kepalanya dibahu nando, seolah jantung nando mau ledak saat melihat tingkah gitta.


__ADS_2