
***panti asuhan
saat hendra mendatangi panti asuhan tempat dia mendonasikan sedikit hartanya kepada orang yang kurang beruntung.
"tuan hendra....anda sudah datang....tanya kepala panti asuhan lalu menghampiri hendra....mari pak silahkan duduk.
"maaf sebelumnya buk....sepertinya saya tidak bisa berlama lama, karna saya masih ada urusan....ini ada sedikit bantuan dari saya, tolong diterima buk....ucap hendra sambil menyodorkan amplop berwarna coklat.
terimakasih pak....semoga dengan bantuan bapak ini menjadi berkah untuk bapak dan juga berkah bagi kami yang menerima. ucap kepala panti asuhan.
"amin buk....ucap hendra sambil tersenyum
saat kepala panti asuhan membuka buku daftar donatur....tak sengaja hendra melihat nama gitta angelya hartono. tanpa berfikir panjang hendra lansung bertanya kepada kepala panti asuhan, maaf buk saya mau tanya, atas nama gitta angelya apa dia menjadi donatur tetap tempat ini? tanya hendra penuh dengan penasaran.
"kepala panti asuhan tersenyum, iya pak, sudah beberapa bulan ini gitta gadis kecil ini selalu menjadi donatur dipanti ini, tadi pagi dia datang kesini menyisihkan kembali sedikit hartanya, dia mengatakan kalau hari ini papa tercintanya sedang ulangtahun, dan dia meminta doa kepada anak anak panti agar papanya diberikesehatan oleh yang maha kuasa. jelas kepala panti asuhan.
"hendra hanya tertegun mendengar penjelasan kepala panti asuhan.
"pak hendra....apa bapak sedang sakit...tanya kepala panti dengan sedikit panik.
"hendra tersenyum, tidak bu...saya tidak apa apa.
__ADS_1
apa bapak mengenal gitta? tanya kepala panti. hendra tersenyum, dia adalah salah satu mahasiswi dikampus saya buk.kalau begitu saya permisi buk.ucap hendra.
dan kepala panti menganggukan kepalanya.
"didalam mobil hendra termenung, dan mobilpun berjalan kearah rumahnya.
"apa benar yang dikatakan oleh kepala panti. kalau gitta datang kesana dan menyisihkan uangnya, dan mengatakan kalau papa tercintanya sedang ulangtahun, gitta meskipun kamu tidak memberi ucapan selamat ulangtahun kepada papa...tapi papa sangat senang mendengar kata kata ibu kepala panti tadi...terimakasih sayang...setidaknya kau menunjukkan rasa sayanh mu kepada papa dengan cara yang berbeda. guman hati hendra.
sesampai dirumah hendra dikagetkan oleh ibunya yang sedang duduk disova sembari menunggunya pulang.
"mama....kenapa mama ada disini.ucap hendra keheranan...
"apa mama tidak boleh datang dan memberi ucapan selamat ulangtahun kepada anak mama? tanya desi
"sudah sudah...mari kita kemeja makan...istrimu sudah memasak banyak untuk kita malam ini. ujar desi sambil berjalan menuju meja makan.
"saat hendra dan desi sudah duduk dimeja makan....rika datang dari arah dapur....sudah lapar yaa....? tunggu sebentar...masih ada dua orang lagi yang ditunggu ujar rika kepada suami dan mertuanya.
"siapa?? tanya desi dengan menaikan alisnya.
tok tok tok......
__ADS_1
"ahhhhh itu dia sudah datang ujar rika sambil tersenyum kearah desi. dan rika membuka pintu.
"gitta sayang.....nak nando....ujar rika dengan senyum.
"iya tante apa kita terlambat? tanya nando.
"tidak....kalian datang tepat waktu.jawab rika. melihat gitta yang hanya diam saja, rika merangkul gitta. ayoo sayang kita makan ibu masak masakan kesukaan kamu. ujar rika sambil merangkul anaknya.
"melihat gitta dan nando datang hendra tersenyum kearah gitta meski dicuekin oleh anaknya sendiri. desi melihat gitta hanya tersenyum menyeringai tanpa bicara. nando yang melihat gitta gelisah merasa tidak enak karna dia telah memaksa gitta untuk menghadiri acara makan malam dirumah rika, ibunya gitta.
kecanggungan terjadi dimeja makan. sampai makan malam selesai rika mengambil kue yang sudah disiapkan dilemari pendingin..nah mas waktunya acara potong kue ujar rika kepada hendra suaminya.
"wahhh om....potongan pertamanya dikasih sama aku aja om...ujar nando, hendra hanya tersenyum, iyaa nando...kamu pasti dapat bagian ucap hendra. gitta hanya diam, begitu pun desi neneknya gitta.
"potongan pertama buat aku kan mas ujar rika tersenyum. hendra hanya diam dan menjawab dengan senyuman saja.
"gitta membesarkan matanya saat hendra memberikan kue potongan pertama untuk putrinya. ambil lah dan jangan menolak...ucap hendra kepada gitta.
"gitta pun mengambil kue tersebut dan mengambil sesuatu dari dalam tasnya. maaf ini ada sedikit hadiah dari saya....mungkin ini tidak sebetapa bagi anda. ucap gitta sambil memberikan kado kepada hendra. rika, desi, dan nando tidak percaya dengan yang diberikan dan diucapkan gitta kepada ayahnya.
"terimakasih ujar hendra, sambil memeluk gitta. gitta pun membalas pelukan hendra.
__ADS_1
"tak lama setelah itu nando berpamintan kepada desi, hendra dan rika untuk pulang, tapi berbeda dengan gitta dia hanya diam seribu bahasa.