
***pagi hari
rika sudah bangun....dan berniat melihat keadaan gitta....dia kaget mendapati kamar gitta yang sudah kosong....
rika membngunkan hendra yang masih tidur.. mas bangun mas....gitta pergi dari rumah....sontak hendra lansung telonjak kaget mendengar perkataan istrinya....
apa....? hendra lansung keluar dari kamarnya dan turun kebawah menanyakan kepada pelayan rumahnya....apa kalian liat anakku....ucap hendra yang sudah panik.
maaf tuan....non gitta sudah pergi tadi pagi pagi sekali...katanya dia ada jadwal kuliah pagi hari ini....dan meninggalkan pesan kalau dia akan lansung kembali keapartemen...ucap pembantu yang membungkukkan kepala.
hendra mengusapa kasar wajahnya...menaiki tangga dan lansung masuk kemmar mandi....rika melihat tindakan suaminya hanya diam saja. setelah memakai pakain formalnya hendra meminta izin pergi kepada istrinya.
__ADS_1
apa kau tidak sarapan dulu....ucap rika.
tidak sayang....hari ini aku ada meeting penting, ucap hendra berbohong.
benarkah....kau tidak berniat menemui gittakan...? ucap rika dengan sorot mata yabg tidak percaya.
hendra hanya diam dan lansung memasuki mobilnya...didalam mobil hendra menelfon seseorang....kau cari gitta diapartemen dan dikampus ucapa hendra...kau harus cari gitta sampai ketemu...tapi ingat jangan mendekati gitta, dan jangan menyakiti anakku....ucap hendra dingin
hallo.....
tuan.....nona gitta tidak ada dikampus dan apartemennya tuan.....tapi anak buah saya mengatakan kalau nona gitta kepemakaman bapak budi....
__ADS_1
hendra mamatikan telfon secara sepihak...
"kita kepemakaman budi sekarang ucap hendra....
begitu samapai disebuah pemakaman yang luas....mata hendra melihat gitta dari kejauhan....hendra mendekati gitta dengan cara berpura pura ziarah kepemakan orang lain....
"ayahhh.....apa kabarmu ayah....aku datang menjengukku....kemaren aku sakit....biasanya aku kalau aku sakit untuk benar benar pulih membutuhkan waktu yang sangat lama...bukan berati aku tidak cepat sembuh, tapi dulu disaat aku sakit kau selalu menemaniku, memanjakanku, bahkan kau rela tidak bekerja hanya untuk menjagaku....tapi sakit kali ini aku berbeda ayah, aku sehat sebelum waktunya.....kau tau tidak....aku dibawa oleh ibu kerumah yang ibu tepati dengan om hendra yang tak lain adalah papa kandungku.....ayah.....kau tau....om hendra sangat baik kepadaku....dia mengantarkan makan malam kekamarku....dia membawakan makanan kesukaanku....kau sudah pasti tau bukan,? dia membawakan ikan bakar buatan ibu....dan disaat aku tidur dia mencium kepalaku sama hal nya dengan kebiasaan mu ayah...selalu suka mencium ku disaat aku sudah tertidur....ayah beristirahatlah dengan tenang....aku sudah bahagia....dan aku tidak pernah membenci ayah, bahkan aku semakin menyayangi ayah....karna ayah laki laki sempurna dan tak pernah serakah....kau mengembalikan ibuku kepada laki laki yang dia cintai, dan kau mengembalikan aku kepada papaku...ayah aku pergi kuliah dulu...terpaksa kau kutinggal lagi, aku janji akan sering melihatmu....gitta mengusap air matanya dan lalu pergi meninggalkan pemakaman budi....
setelah gitta benar benar pergi sambil mengendarai mobilnya...hendra berdiri dan menghampiri pemakaman budi....
"hay teman....terimakasih telah merawat putriku dengan penuh kasih sayang, terimakasih telah mendidik putriku menjadi wanita yang kuat.....aku hanya bisa mengucapkan banyak terimakasih kepadamu.....aku sebenarnya iri padamu....kau tau teman....awalnya aku sangat marah kepadamu karna kau telah mengambil rika dariku, tapi aku salah....ternyata aku marah padamu karena kau mengambil putriku....kau telah mengambil intisari hidupku....tapi sekarang aku bisa berfikir jernih....berkat kau anakku tumbuh menjadi gadia kuat....maaf kan aku....
__ADS_1
hendra pergi meninggalkan pemakaman.....dan mobil hendra sekarang melaju kearah kampus gitta.