
*DIRUNGAN HENDRA
gitta telah masuk ruangan yang diantarkan oleh sekretarisnya hendra...
kau boleh keluar ucap hendra kepada sekretarisnya.
baik pak!!! sskretarisnya pun pergi meninggalkan ruangan hendra.
gitta.....ada apa kamu ingin menemui ayah nak? dan kenapa kamu tau kalau ayah ada disini? tanya hendra
yaaa tuhan.....aku ingin sekali memeluk purtiku....guman hendra dalam hati nya....
"tuan hendra wijaya yang terhormat, berhentilah untuk menyebut dirimu ayah kepadaku, karna sampai kapan pun aku hanya memiliki satu orang ayah yaitu BUDI HARTONO!!!! ucap gitta dengan nada yang mematikan.
"hendra hanya diam....dia sudah tidak bisa berkata apa apa lagi....
dan satu lagi...ini cek karna aku mau mengembalikan uang yang kemaren kau transfer kerekeningku. ucap gitta"
"hendra kanget....kenapa....kenapa gitta bisa tau kalau aku mentransfer uang kerekeningnya? guman hati hendra.
"kau tak perlu berfikir sekeras itu tuan, karna kau berhadapan dengan orang yang salah...kay bisa membunuh ayah ku dengan cara mendekati ibu ku, kau bisa mengambil ibu ku seutuhnya tanpa aku merusak kebahagian kaliam...tapi tahuilah tuan hendra, kau tak akan bisa mengambil posisi ayahku dari hatiku....dan kau tak perlu repot repot untuk memberiku uang jajan, karna harta yang ditinggalkan ayah untuk ku tidak akan habis olehku....ucap gitta dengan angkuh.
"hendra menghela nafas berat....tidak tau apa yang harus dia katakan.
"ok aku rasa sudah cukup lama aku disini, aku permisi....pamit gitta.
gitttttaaaaa......
gitta menoleh kearah hendra.
hendra menghampiri gitta....dan lansung memeluk tubuh gitta....maafkan aku....aku terlalu serakah gitta....maafkan aku, jika kamu beranggapan aku adalah penyebab kematian ayahmu....ucap hendra sambil memeluk putrinya....
__ADS_1
gitta hanya diam, dan berusaha untuk menahan air matanya agar tidak tumpah...
"apakah sudah selesai drama mu tuan? ucap gitta."
hendra melepaskan pelukannya secara perlahan, dan mengusap air matanya.
kalau sudah aku permisi" ucap gitta yang berlalau pergi.
***dikuar
begitu keluar dari ruangan itu gitta berlari memasuki mobilnya....didalam mobil dia menangis sejadi jadinya....
"maafkan aku papa....maaffkan gitta.....gitta hanya kecewa dengan papa.....hik hik hik...kenapa pah kenapa?
**flasback
pada saat kepulangan rika dan hendra, dan perginya nando meninggalkan gitta yang tengah menangis.
"gitta membuka pintu.....pak gunawan....?
ada apa bapak datang ketempat saya pak? apa ada hal penting? tanya gitta kepada pengacara mendiang ayahnya.
"maaf nona, mengganggu istrahat anda malam ini, tapi kedatangan saya kesini untuk memberikan surat wasiat dan amplop ini....semua sudah dipersiapkan oleh tuan budi ayah anda saat beliau sedang sakit. ucap gunawan.
"saya permisi nona, maaf menggnggu istrahat anda ucap gunawan.
gitta pun menganggukinya.
setelah kepergin gunawan, gitta membuka amplop coklat itu.
** gitta hartono anakku sayang
__ADS_1
maafkan ayah nak, setelah menbaca isi surat ini berjanji lah untuk tetap menyayangi ayah meski ayah telah pergi meninggalkan mu untuk selamanya.
maafkan ayah yang telah menyimpan rahasia besar ini...karna ayah takut kamu akan membenci ayah....dan tidak menyayangi ayah lagi nak.....
maafkan atas keegoisan ayah...karna ayah telah memisahkan mu dengab ayah kandungmu....
semua itu ayah lakukan karna ayah begitu mencintai ibu mu rika...
awalnya ayah hanya ingin mendapatkan ibumu saja, tetapi setelah kamu lahir, kmu mengubah hidup ayah...
semua kebencian ayah kepada ayah kandungmu hilang karna kamu nak...
ayah kandung mu adalah HENDRA WIJAYA
jangan pernah membenci ayah kandung mu...karna dia lah yang akan menjagamu setelah ayah pergi.
kamu pasti bertanya kenapa ayah yang menikah dengan ibumu kenapa bukan hendra ayah kandung mu bukan?
nenek dari ayah kandungmu tidak menyukai ibumu...dan dia mengancam ayahmu akan kehilangan harta warisan jika menikahi ibumu.
tapi jangan membenci ayah kandung mu, berjanji lah kepada ayah...karna setiap orang memiliki kesalahan, dan setiap orang memiliki kesempatan, maafkan lah ayahmu ini nak, karna disaat ayah sudah pergi baru mengatakan hal yang sebenarnya...
jangan menangis....tetaplah kuat seperti putri ayah yang dulu ayah kenal....
*ayahmu BUDI HARTONO
setelah membaca surat itu gitta menangis sejadi jadinya.....
ayahh.....datanglah ayahhh....katakan kalau semua itu tidak benar ayahhh.....kenapa ayah kenapa...kenapa aku harus memiliki ayah kandung yang lebih memilih harta dari pada aku dan ibu ayahhhhh.....katakan kalau om hendra bukan ayah kandung ku ayahh.... katakan kalau kau adalah ayah kandung ku....tangis gitta pecah dan menjadi jadi...
**onflasback***
__ADS_1